NOT CONSIDERED

NOT CONSIDERED
Melepaskan


__ADS_3

"Maafin aku, Gan karena udah buat kamu harus merasa tertekan selama ini. Karena keegoisan aku yang menginginkan kamu." Ujar Elina lagi.


Sungguh gadis itu merasa bersalah atas apa yang selama ini dirinya lakukan pada Morgan. Memaksakan kehendaknya sendiri tanpa memikirkan perasaan Morgan. Egois sekali dirinya. Padahal pria itu sudah selalu baik kepada dirinya.


Morgan masih diam menyimak apa yang Elina katakan. Dirinya sejujurnya juga bingung untuk menanggapi nya seperti apa. Karena sejujurnya tak ada lagi rasa marah atas pemaksaan yang Elina lakukan selama ini.


Namun untuk mengakui hal itu rasanya Morgan masih enggan. Gengsi nya terlalu tinggi untuk mengakuinya. Apalagi dirinya baru saja melakukan tindakan gegabah. Dengan memeluk Elina dengan spontan.


Elina yang semula menunduk merasa bersalah. Kemudian mengangkat kepalanya untuk melihat wajah tampan Morgan. Didapatinya pria itu juga tengah menatapnya dengan tatapan intens.


Elina tak tahu arti tatapan yang kekasihnya itu berikan. Namun pikiran nya menyimpulkan. Mungkin saja Morgan tengah mengingat banyaknya hal-hal di luar keinginan pria itu yang mesti dilakukan. Karena dirinya.

__ADS_1


Elina terdiam membisu saking menatap lekat dengan Morgan. Detik detik berlalu, Elina memutus kontak mata diantara mereka. Elina sudah mantap dengan keputusan yang akan diambilnya. Morgan berhak bahagia dengan pilihan nya sendiri.


"Aku mau hubungan kita sampai di sini. Aku lepasin kamu untuk mencari kebahagiaan yang memang kamu inginkan, Gan. Kalau memang yang kamu cintai adalah Shella. Silahkan raih kebahagiaan kamu. Aku rela lepasin kamu untuk wanita manapun, asalkan kamu bahagia." Jelas Elina dengan menunduk.


Elina tak kuasa untuk menatap wajah Morgan. Terlalu berat untuk melepaskan pria itu. Karena rasa cinta nya begitu dalam dan besar untuk Morgan. Namun dirinya tak bisa egois terus menerus. Morgan juga memiliki kuasa atas dirinya sendiri.


Deg


Morgan terkejut mendengar perkataan wanita di hadapannya itu. Entah mengapa ada rasa tak nyaman yang bersemayam di hatinya setelah mendengar kalimat panjang Elina.


Tapi mengapa perasaan nya mendadak terselip rasa tak rela mengakhiri hubungan diantara mereka. Apalagi kala Elina menyebut nama Shella, justru membuat Morgan rasanya muak dengan wanita itu.

__ADS_1


Elina yang menyaksikan keterdiaman Morgan atas apa yang dirinya ucapkan. Berpikir bahwa pria itu kemungkinan merasa bahagia. Bisa jadi karena saking bahagianya membuat pria itu sampai syok.


Hingga tanpa banyak kata, Elina langsung menubruknya dirinya pada tubuh kekar mantan kekasihnya. Ya, mereka baru saja putus. Jadi kini sudah mantan kekasih.


"Please untuk terakhir kali, biarin aku peluk kamu sepuasnya, Gan." Ujar Elina terisak pelan.


Ternyata tak semudah itu melepaskan pria yang sudah berhasil memenuhi hatinya itu. Karena nyatanya menyakitkan mengakhiri hubungan mereka seperti ini.


Morgan yang tak tega pun membalas pelukan Elina. "Lo boleh peluk gue sepuas yang lo mau." Ujar Morgan menanggapi. Dan diangguki oleh Elina yang tampak semakin erat memeluk pria itu.


Cukup lama mereka saling berpelukan, dan sama-sama menikmatinya. Elina pun akhirnya melepaskan pelukan nya itu. "Makasih Gan, semoga kamu bisa menemukan kebahagiaan yang sebenarnya." Ujar Elina dengan wajah sembabnya, disertai senyuman.

__ADS_1


Elina kemudian melangkah pergi meninggalkan Morgan di tempat itu sendiri.


Next .......


__ADS_2