
Membesuk Una sang bulanku.
Disudut gedung tinggi nan mewah berdirilah seseorang yang gagah dan juga tampan, ia sedang menatap langit malam yang begitu indah dengan taburan bintang yang berkelap-kelip serta rembulan bersinar menerang bumi. malam yang indah untuk jiwa yang juga kesepian.
Disaat itu sang pemuda menatap bintang jatuh dilangit pemuda itu langsung berdoa meminta keajaiban bertemu seseorang dimasa lalunya. selintas bayangan seseorang gadis kecil yang lama ia rindukan melintas dibenaknya, entah kenapa ia sangat merindukan gadis kecil yang pernah menolongnya disaat ia babak belur akibat ia mengikuti tawuran antar sekolah lain.
'Kemana lagi aku mencarimu bulanku, sang malam merindukanmu. dimana lagi tempat harus kucari untuk mendapatkanmu lagi, aku ingin bertemu denganmu karna aku sangat merindukan semua yang ada padamu' gumam pemuda dalam hatinya.
"Aaaarrrrrgggghh arrghh" jeritan pemuda itu terdengar nyaring.
brughh prang tarr..pyaar..
(Suara barang-barang dimeja berhamburan sampai pecah)
Pemuda itu marah dengan dirinya sendiri karna ia tak tau saat sang gadis itu pergi, bulannya pergi tanpa berpamitan kepadanya entah bagai mana rasa kecewanya saat itu.
"Tunggu aku, aku akan mencarimu kemanapun kamu pergi gadis nakalku" jeritan pemuda itu berulang-ulang kali.
Pemuda itu beranjak dari tempatnya berlalu keluar dari ruangan kebanggaannya, ia berjalan kearah lift dam masuk kedalam ruangan lift khusus untuk para petinggi kantor. sampai dilobi kantor ia berjalan kembali kearah pakiran mobilnya, ia masuk kedalam mobil sportnya. mobil lamborgini melaju cepat meninggalkan area parkiran kantor.
Mobil sport mewah itu melaju kencang membelah jalanan kota dan berhenti digedung club malam yang terkenal, ia keluar dari mobilnya dan berjalan masuk dengan memasang raut wajah yang mengerikan.
bugh duk aaarrgghh..
Perempuan itu tersungkur saat bertabrakan seorang pemuda, ia berdiri dari duduknya dan berkat.
"Minta maaf, tidak" seru lancang gadis itu.
"Tidak" jawab dingin pemuda yang bernama raja adi gawa.
"Apa kamu tidak mau,kamu tau aku siapa? Aku ratu alisa toda anak pembisnis nomor 1 diluar negri sana, minta maaf tidak kalu tidak perusahaan kau hancur ditanganku" gertak sang gadis itu.
"Aku tidak takut ******" ucapan pemuda itu menusuk hati gadis yang ada dihadapannya itu.
"Apa beraninya kau" seru gadis itu sambil mengayunkan tangannya untuk menampar pipi pemuda sombong dihadapannya ini.
"Bos raja ,bos datang kemari" ujar laki-laki yang bertubuh kekar yang mendekati pemuda yang ada dihadapan gadis itu.
'Siapa lelaki ini? kenapa juga dia dipanggil bos? sebenarnya siapa dia?' gumam didalam hati gadis itu.
"Mari bos masuk kedalam" seru lelaki berotot itu.
Pemuda tampan nan gagah itu bernama raja adi gawa anak dari yones adi gawa pemilik perusahaan adi gawa groub yang terkenal dimanca negara tetapi kejayaannya hanya dinomor kedua karna teratas masi dipegang oleh perusahaan atalyan.
Raja berjalan mengikuti roni dari belakang, suara keras dari alunan musik mulai terdengar nyaring ditelinga raja, ia terus berjalan membelah lautan manusia yang sedang asik berjoget ria yang ada didalam gedung itu. diruangan elit milik raja, para gadis belia sudah berjejer memberi hormat kepada bos besar mereka.
Mata elang yang tajam mampu membuat para gadis itu ketakutan, raja berjalan tanpa melihat para gadis-gadis disampingnya sesampainya disofa ia duduk dan menatap para gadis.
"Kamu kemari" tunjuk raja kearah gadis berbaju seksi berwarna toska.
"Aa-aku tuan" jawab gugup rasya.
"Iya kamu, kamu kemari dan yang lain pergi dari hadapanku" ucap raja dingin.
Raja pun menarik tangan rasya kedalam pangkuannya dan memberi perintah untuk menuangkan Diamond is forever martini yang dipesan oleh raja. yah minuman mahal didunia ini agak terlihat biasa, namun, koktail berwarna abu-abu angsa dan jeruk nipis serta berlian 3 karat sebagai sentuhan ekstra terakhir dari minuman yang dipesan khusus dari kota ritz-carlton ditokyo.
__ADS_1
Raja memeluk erat pinggul ramping serta mencium leher jenjang rasya, ia menyambut minuman dari rasya dan meminum minuman mewahnya itu sampai habis 2botol Diamond is forever martini. bayangin semabuk apa sih raja, outor pun bingung sama raja kenapa bisa ngehabisin minuman mewah itu, tega kali raja gak ninggalin minuman mewahnya untuk outor kan outor bisa kaya kalau minumanya dijual wkwkw.
"Bulan kenapa kamu ninggalin aku, kenapa? Tega kamu bulan" ucap rJa memeluk erat tubuh rasya.
"Tuan, tuan sudah mabuk? Tuan mari aku tuntun kedalam kamar" seru rasya.
Rasya pun menekan tombol alaram, seketika segerombolan laki-laki kekar memasuki ruangan yang sama dengannya.
"Tuan tolong bantu aku memindakan tuan besar kedalam kamar" seru nyaring rasya.
Bersamaan itu pula segerombolan laki-laki kekar itu memindahkan tuan besarnya kedalam kamar yang ada diruangan khusus milik bosnya itu.
"Baby jangan tinggalin aku, kamu kesini saja" ucap raja tanpa kesadarannya.
"Nona tolong tetap disini untuk menghibur tuan muda kami" seru salah satu laki-laki kekar itu.
"Baikalah aku akan menemaninya" jawab rasya dingin.
rasya yang ingin menggantikan baju bos dan melepaskan sepatu bosnya pun terhenti karena tangannya digenggam dan ditarik kuat sampai membentur dada bidang sang bos cakepnya itu.
"Bulan jangan kau tinggalkan aku karna sang malam sangat membutuhkanmu sayang" gumam raja terbawa halu alkohol dari minuman.
"Aku takan meninggalkanmu tuan" seru rasya sambil mencium pipi tuannya tanpa malu-malu.
Malam itu rasya membuka pakaiannya dengan daster tipis berwarna toska. disaat raja aktif dengan sentuhan lembut dibagian kenyal milik rasya, disaat itulah rasya mendesah, ******* rasya begitu merdu ditelinga raja. semangat raja bekobar bersemangat untuk menyantap bayangan alunanya.
Raja masi terpengaruh oleh alkoholnya karna ia tak henti-hentinya meminum diamond is forever martini sehingga ia merasakan sakit kepala seperti pusing dan rasa mabok bukan kepalang.
Malam itu adalah malam panas buat kedua pasangan yang baru bertemu, semua aman damai yang tadi sepi sekarang rame karna ******* mereka berdua sampai pagi menjelang.
Dring dring dring
(Ponsel genggam raja berbunyi)
"Hallo ,ada apa pagi-pagi menelfonku" seru raja dengan nada marah.
"Maa-maaf bos, saya hanya diperintahkan oleh seketaris leo untuk memberi kabar kepada bos" jawab soni ketakutan.
"Apa itu" seru raja.
"Boo-bos karyawan baru itu masuk rumah sakit karna mendapatkan tembakan dari orang yang tak dikenalnya dan ciri-ciri gadis itu juga sama persis dengan bos cari selama ini" ucap soni gugup.
"Apa ,apa itu nyata son" ujar raja nampak kegirangan.
"Benar bos, gadis itu mempunyai tato bulan dibelakang tengkuk lehernya bos" jawab soni.
"Rumah sakit" tanya raja.
"Mawar sena bos" jawab soni.
"Parsel buah serta cencel agenda hari ini" titah raja kepada soni.
"Baik bos" jawab soni.
"10 menit dihotel" perintah raja sekali lagi.
__ADS_1
"Baik bos" jawab soni lagi.
Raja pun berdiri dari kasurnya dan ia menoleh kearah sosok gadis yang tak ia kenal, ia pun tersenyum miring melihat bercak darah diseprei kasurnya.
"Bodoh" gumam raja kepada gadis yang tertidur lelap dikasurnya.
Raja pun berjalan menuju kamar mandi, ia membersihkan diri sebelum ia membesuk sang gadis yang dicari nya selama ini.
"Semoga itu kamu bulan" ujar raja.
***
"Waktu berjalan lambat mengiring Dalam titian takdir hidupku Cukup sudah aku tertahan Dalam persimpangan masa silamku.. Coba tuk melawan Getir yang terus kukecap Meresap ke dalam relung sukmaku ..Coba tuk singkirkan
Aroma napas tubuhmu
Mengalir mengisi laju darahku...Semua tak sama tak pernah sama Apa yang kusentuh apa yang kukecup..Sehangat pelukmu selembut belaimu..Tak ada satu pun yang mampu menjadi sepertimu" suara merdu khas dante menyapa telinga aluna.
Dante bernyanyi sambil menggenggam tangan alunanya, ia memandang wajah yang pucat nan kurus terbaring lemah dibrangkar rumah sakit milik sang adik laki-lakinya.
"Una bangun sayang, una gak kangen sam kakak sama mama dan papa? Gak capek pinggangnya bobo' terus seperti ini" ucap lirih dante.
Tak ada jawaban dari aluna, dante masi tetap sama, tetap menghibur, bercandain, mengajak aluna berbicara sambil menyayikan kesukaan aluna.
Dring dring trrrrrtrrrt..
(suara telpon genggam dante berbunyi)
"Hallo bos, bos ada tamu tak diundang mereka sudah menaiki lift menuju lantai 6" ucap jay khawatir kalau bos nya bertemu dengan manusia licik itu.
"Baiklah, permainan dimulai? Ayo kita siapkan alat rekam suara, kita akan bermain-main sedikit" seru dante menyeringai tipis.
"arggghh sakit" gumam kecil aluna menyapa telunga dante.
"Uu-una maafkan kakak, kakak harus bersembunyi disaat kamu terbangun. kakak terlalu bodoh untuk memanfaatkan kamu tapi ini yang terbaik buat kamu" ujar dante mengeluh kepada dirinya sendiri.
Dante pun keluar dari kamar inap aluna, masuk kedalam kamar inap yang saling hadapan dengan kamar inap alunanya.
krieeek..
(pintu terbuka)
Raja pun masuk kedalam kamar inap yang dihuni oleh gadis kecilnya walau kepercayaannya sedikit tetapi ia berdoa kalo gadis kecil dihadapanya ini benar terikat dari kenangan masa lalunya, ia duduk dikursi dekat dengan tubuh aluna sambil memindai perawakan sang gadisnya..
"Aaggrrhhh" aluna terbangun dari masa keritisnya.
Kesempatan raja untuk melihat tanda di tengkuk leher sang gadis yang ada dihadapanya, ia membalikan tubuh gadis didepannya dan ia melihat tanda yang sama dengan tanda ditengkuk leher belakang yang ada di gadis kecilnya. saat ia berusia 17tahun dan una 11tahun lalu.
degg degh..
"Buu-bulan" gumam raja sambil melihat tanda itu dengan jelas.
"Akhirnya aku menemukanmu, terimakasih tuhan" seru raja yang hatinye merasa senang karena menemukan sang gadis kecilnya dari masa lampaunya itu.
Raja melihat wajah yang pucat tetapi tetap cantik saat gadis itu tertidur, sebenarnya ia ingin membangunkan gadis itu dan menanyakan kebenaranya kepada gadis yang saat ini masih lemah diatas brangkar rumah sakit itu.
__ADS_1
Bersambung.