One-Sided Love (Cinta Sepihak)

One-Sided Love (Cinta Sepihak)
Episode 24


__ADS_3

"Rendy,ayo katakan Rendy! Kenapa Lo diam aja?" Wina menggoyang-goyangkan badan Rendy.Mendesak Rendy mengatakan apa alasan Rendy mengakhiri hubungan nya.


"Oke, baik!Gue bakalan katakan kenapa Gue ingin memutuskan hubungan cinta diantara kita. Semua karena Gue gak pernah cinta sama Lo! Semua yang Gue katakan sama Lo hanya bentuk rasa kasihan Gue sama Lo! Puas Lo sekarang mendengar semua ini.Dan sebaik ya Lo sekarang pergi dari rumah gue. Dan jangan pernah menghubungi Gue lagi." Bentak Rendy dan menunjukkan pintu keluar dari rumah nya.


Wina tidak menyangka cowok yang selama ini ia kenal sangat lembut,bijaksana dan sangat menghargai dan menghormati nya,bisa sekasar dan seakan tidak memiliki moral dalam berbicara dengan cewek.


Wina melangkah keluar dengan wajah tertunduk dan tak berdaya.Air mata yang tidak dapat ia bendung lagi.


Wina membiarkan air mata nya menetes menghapus membasahi luka yang saat ini benar-benar terkoyak.


Disaat Wina bisa melupakan cinta nya pada Hans,dan mulai jatuh cinta pada Rendy malah sakit ini lebih terasa perih di bandingkan saat ia merasakan cinta tanpa balasan.


Perlahan Wina menyalakan motornya dan saat sedang mengenakan helm tiba-tiba Bunda Rendy memanggil nya sambil bergegas melangkah menuju ke arah Wina.


"Nak Wina,Bunda mohon maafkan atas sikap anak BUnda.Itu bukan lah karakter Rendy yang sebenarnya." Bunda Rendy merasa bersalah dengan sikap Putra nya.


"Gak apa-apa kok Bunda,Rendy gak salah. Wina gak apa-apa kok Bunda." Wina mencoba tersenyum di hadapan Bunda Rendy.


"Selalu lah percaya pada kata hati Mu Nak WIna." Pesan terakhir yang di bisikkan Bunda Rendy pada Wina.


"Terimakasih Bunda,WIna pamit dulu ya Bunda." Wina menyalami tangan Bunda Rendy dan memeluk Bunda Rendy.


Wina pun kembali melanjutkan menyalakan motor nya dan perlahan ia pun berlalu dari halaman rumah Rendy.


Rendy berlari masuk ke kamar nya dan mengunci pintu kamar nya.


"Bugghhh"Sebuah kepalan tinju menghampiri dinding kamar Rendy.


"Gue benar-benar pengecut!" Rendi memaki diri nya sendiri.


"Pengecut! pecundang!" Berkali-kali i memaki diri nya dan berulangkali pula ia meninju dinding kamarnya dengan kepalan tangan nya sehingga tangan nya pun berdarah.


Rendy merasakan sakit dan pedih nya saat ia berteriak dan membentak Wina saat itu.


Tapi ia tidak memiliki cara lain agar Wina membenci nya.


"Maafin Gue Wina,karena cinta gue ini,gue gak mau melihat Lo selalu di pukuli orang tua Lo.Dan demi membela cinta ini Lo hanya diam menerima setiap kali orang tua lo memukul Lo."Rendy masih meratapi perbuatannya ke Wina.


" Gue bersumpah


,Gue akan menyimpan cinta ini hingga suatu hari melihat lo bisa bahagia bersama pilihan orang tua Lo."

__ADS_1


"Disaat itu lah Gue akan membukakan hati Gue kepada orang lain." Rendy mengikrarkan sumpahnya.


Setelah ia mengikrarkan sumpah nya itu,lalu Rendy menyayat pergelangan tangannya dengan dan mengambil tetesan darah nya itu.


"Gue bersumpah atas nama darah Gue."Kata Rendy dan tanpa sadar ia meneteskan air matanya.


Sebelumnya Rendy tidak pernah melakukan hall tersebut kepada cewek mana pun yang pernah ia pacari.


Wina benar-benar menjadi yang spesial di hati Rendy.


Sementara itu Wina tidak tau kemana arah dan tujuan ia saat itu.


Dan Wina berhenti di dermaga dimana ia dan Aldi pernah mendatangi tempat tersebut.


Wina melemparkan batu-batu kecil yang ada di tepi dermaga tersebut.


"Gue gak tau mau gimana lagi.Rendy apa sebenarnya yang ada dalam hati dan pikiran


Lo" Wina menangis dan melemparkan batu ke tengah dermaga.


"Apakah gue ini gak berarti apa-apa buat Lo?"


"Hiks,hiks,hiks."Wina terus menangis dan berteriak.


Wina tidak memperdulikan orang-orang yang ada di sekitarnya.


"Lo sama saja dengan Hans dan cowok-cowok lainnya.Bahkan Lo lebih sadis dan kejam." Wina terus saja meracau melampiaskan kepedihan yang ia rasakan.


Wina berlari menuju dermaga dan masuk kedalam dermaga sehingga seluruh tubuh ya basah.


Wina menenggelamkan tubuh nya kedalam air tersebut,sehingga seluruh tubuh nya basah kuyup.


Wina tidak lagi memperdulikan kesehatan nya akan menurun jika nanti ia kedinginan.


Alerginya akan kambuh,tetapi ia berharap dengan menyelam ke dalam dermaga maka semua rasa pedih dan kesedihan nya akan hilang.


Akan tetapi yang terjadi tidak lah seperti yang Ia pikirkan.


Justru yang terjadi adalah ia mulai merasakan alergi nya mulai kambuh dan badan nya mulai terasa lemas.


Wina tetap menenggelamkan tubuh nya kembali Wina semakin sulit bernapas.

__ADS_1


Dan setelah itu Wina tidak tau apa yang terjadi selanjut nya.Wina pingsan di dalam air.


Beberapa saat setelah itu Wina tersadar dan ia sudah berada di sebuah ruangan yang tidak asing lagi.


Tangan yang telah di infus dan hidung nya telah di pasang selang oksigen.


"Gue dimana?" Wina mulai sadarkan diri.


"Wina apa Lo baik-baik saja?" Hans terlihat khawatir.


"Hans,kenapa Loe ada di sini?" Tanya Wina setengah berbisik.


"Ada yaang menelpon Gue pakai ponsel Loe.Dan bilang Lo pingsan di dermaga."Tutur Hans duduk di samping Wina.


"Apa mama dan Papa tau hal ini? " Tanya Wina cemas.


"Belum!" Jawab Hans singkat.


"Please jangan Lo katakan tentang keadaan gue saat ini."Pinta Wina


"Sebenar nya apa yang terjadi Wina" Hans dengan hati-hati bertanya pada Wina.


"Gue kepeleset saat gue lagi main air di dermaga."Cerita Wina.


"Kepeleset? kenapa Lo main di dermaga sendirian.Bukankah Lo gak pandai berenang." Kata Hans yang tidak mengerti dengan cerita Wina.


"Tadi nya gue hanya duduk menikmati jus saja di sana.Tapi tiba-tiba gue jadi kepengen main air.Dan pas gue main lempar batu ke tengah dermaga gue kepeleset,dan gue gak tau apa lagi yang terjadi.Saat tersadar gue udah disini." Tutur Wina.


"Ya sudah,sebaiknya Lo jangan banyak pikiran yang aneh-aneh dulu.Semoga saja malam ini Lo bisa pulang."Hans berharap Wina bisa segera pulang.


"Terimakasih ya Lo ada di saat gue membutuhkan seseorang. " Mata Wina berkaca-kaca.


"Dasar cewek cengeng Lo! "Ejek Hans.


"Wina hanya tersenyum mendengar ejekan Hans tersebut.


Wina tidak mau Hans tau permasalahan yang kini ia hadapi.


Wina pun tidak ingin Hans tau apa yang telah di lakukan oleh Rendy terhadap nya.


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2