One-Sided Love (Cinta Sepihak)

One-Sided Love (Cinta Sepihak)
Episode 28


__ADS_3

''Prok, prok, prok"Suara tepukan tangan saat Erika menaiki panggung bersama Dion.


Kabarnya Dion menaruh hati pada Erika, hanya saja Erika tidak pernah merespon sikap Dion.


''Apa Lo yakin Hans? Dion suka sama cewek sembrono kayak Erika?'' kata Wina berbisik kepada Hans.


'' lo lihat aja cara Dion menatap Erika seperti apa, Bukankah itu tatapan cinta?'' jawab Hans ke arah Dion dan Erika.


Wina pun hanya menatap ke arah Dion dan Erika Bagaimana cemistry Mereka bernyanyi berdua di panggung.


Pikiran Wina tiba-tiba terusik oleh bayangan Rendy.


"Kenapa Rendy menguntit ku seperti tadi?" Wina berpikir dan merasa sedikit memiliki harapan untuk bisa kembali ke pelukan Rendy.


"Apakah Rendy masih mencintai Gue? Tapi kenapa sikap nya seakan berat melepas kan Gue saat memeluk Gue."Pikir Wina


"Tapi saat memeluk Gue sangat terasa berat Ia melepaskan Gue dari pelukannya." Ucap Wina dalam hati nya.


''Lalu apa yang membuat Rendy tiba-tiba membenci Gue? '' Pikiran Wina semakin berkecamuk.


''Bagaimana dengan penampilan Gue? " Tanya Erika sambil mengerlingkan mata nya.


''Lo keren deh pokok nya! "Seru Hans


''Menurut Lo bagaimana Wina? '' Erika menyenggol Wina dengan bahu nya.


"Eh iya,keren banget say!"Ujar Wina dengan spontan.


"Lo kenapa Wina?" Tanya Erika yang melihat sikap Wina yang tiba-tiba murung.


"Itu loh tadi dia berlari keluar dan kata nya dia melihat Rendy bahkan sempat ada di pelukan Rendy kata nya."Tutur Hans.


"Rendy?" Erika yang heran mendengar Rendy mau menemui Wina.


Wina hanya menganggukkan kepala nya meyakinkan teman teman nya.


"Mau apa dia setelah pergi begitu saja,,lalu diam-diam mengikuti Lo kemana dan di mana pun Lo berada."Kata Hans yang merasa tidak nyaman dengan sikap Rendy.


"Gue gak tau,apa maksud dia menemui Gue secara diam-diam begitu" Kat Wina lirih.


"Tu anak mau cari perkara sama Gue?"Kata Hans yang mulai jengkel.


"Sudah lah Hans jangan Lo ributkan lagi,kita gak tau ada apa dengan endy sebenar nya.Tapi dari hati gue yakin banget kalau Rendy sangat mencintai Gue.Dan Gue yakin kalau dia juga gak mau mengakhiri hubungan ini." Ucap Wina untuk menghibur hati nya yang sangat gusar.


Lalu mereka pun kembali melanjutkan pesta nya.

__ADS_1


Hans kembali semangat dalam pesta akhir tahun nya di kampus tersebut.


Karena selepas menyandang gelar nya Hans akan menjadi direktur di perusahaan keluarga besar nya.


"Sebentar lagi akan ada bapak Direktur ya Win!" Erika kembali membuka obrolan di antara mereka.


"Ia,tentu nya si bapak Direktur bakalan sibuk banget.Dan tentu nya gak akan ada waktu lagi dong buat ngumpul-ngumpul bareng kita. Iya kan Erika?" Kata Wina menggoda Hans.


"Lo berdua apaan sih? Jangan berprasangka yang tidak-tidak dulu dong sama Gue?' Timpal Hans.


Wina dan Erika hanya tertawa saja melihat ekspresi Hans.


"Hahahaha,Lo lucu banget kalau seperti itu." Wina tertawa dan menggoda Hans.


"Yang bakalan lupa sama Kita itu justru Lo Wina."Hans membalas menggoda Wina.


"Kenapa bisa Gue sih?" Wina mengernyitkan kening nya.


"Nah malah sekarang tampang Lo lucu banget.Hahahahah"Hans tertawa terpingkal-pingkal.


"Eh ngomong-ngomong udah larut nih,kita pulang yuk?" Ajak Wina.


"Iya gak terasa ya sudah larut saja!" Erika membenarkan perkataan Wina.


Mereka bertiga pun melangkahkan kaki nya keluar dari kafe itu.


Wina melihat dengan jelas siapa Cowok itu.Karena dari gaya berjalan nya Wina seperti mengenal cowok itu.


"Sudah Gue duga kalau itu adalah Aldi" Gumam Wina yang nyaris terdengar.


"Lo berdua pulang aja duluan,Gue ada urusan sebentar." Kata Wina yang ingin menemui Aldi.


"Urusan apaan sih Wina?" Tanya Hans curiga.


"Ada yang mau Gue beli di Swalayan itu" Wina menunjuk ke arah sebuah Swalayan yang ada di seberang kafe.


"Ya udah kita duluan aja ya!" Kata Erika yang menyalakan motor lalu pergi meninggalkan parkiran.


Begitu pula dengan Hans,yang tidak menaruh curiga pada Wina.


Setelah kedua teman nya pergi Wina langsung saja menyalakan motor nya dan menuju ke arah Aldi.


Wina berhenti tepat di depan Aldi.


"Hai cantik,kenapa tiba-tiba Lo ada di sini."Sapa ALdi dengan gaya orang yang sedang mabuk.

__ADS_1


"Apa yang Lo lakukan Aldi? Kenapa Lo menghancurkan diri Lo seperti ini."Tanya Wina yang menegakkan standar motor nya.


"Lo yang telah menghancurkan hidup Gue" Kata Aldi dengan memojokkan Wina.


"kenapa Lo menyalahkan Gue begitu?"Tanya Wina yang merasa kesal dirinya di tuduh seperti itu.


"Jika Lo membalas cinta Gue,maka minuman ini tidak akan ada dalam kehidupan Gue."Kata Aldi semakin memojokkan Wina.


" Kalaupun Gue menerima cinta Lo ,sementara hati Gue gak menerima Lo,ya percuma juga kan? Yang ada Lo makin sakit hati Aldi!" Wina mencoba membuat Aldi mengerti.


"Udah deh Lo gak usah ceramahin Gue. Gue mau jalan lagi nih,menikmati dingin nya angin malam ini." Aldi menenggak botol minuman yang di pegang nya.


"Cukup Aldi,jangan Lo terusin lagi!" Wina menepis botol minuman yang ada di tangan aldi.


Aldi tidak memperdulikan Wina,ia terus berjalan meninggalkan Wina.


"Maafin Gue Aldi,karena Gue, Lo jadi begini." Ucap WIna.


Wina tidak bisa berbuat banyak,Ia membiarkan Aldi dan menyalakan motor nya.


Wina memilih pulang dari pada melanjutkan mengejar Aldi.


Dalam perjalanan pulang,terlintas bayangan Rendy di benak Wina.


Wina masih terpikir apa alasan Rendy memutuskan hubungan nya dengan Wina.


"Jika benar Rendy tidak mencintai Gue,lalu kenapa Dia datang dengan cara seperti itu." Pikir Wina dalam hati.


"Dekapan nya sanga terasa hangat dan ada kerinduan yang begitu mendalam saat Rendy menatap Gue!" Ujar Wina berbicara sendiri sambil terus mengendarai motor nya.


Setelah sampai di rumah Wina menemukan sebuah boneka beruang besar yang bertuliskan "SORRY"


Wina penasaran siapa yang mengirim boneka tersebut.


Wina membolak-balik kan boneka itu,namun Wina tidak menemukan siapa pengirim boneka itu.


Wina berlari keluar kamar saat melihat seseorang yang melintas di luar kamar nya.


Ada seorang yang berlari mengenakan sweater hitam ,memakai topi.


Namun karena gelap Wina tidak bisa melihat dengan jelas siapa cowok yang ada di balik kamar nya.


"Siapa sih?,Misterius banget!" Gerutu Wina sambil terus berjalan menuju kembali ke kamar.


Wina masih bertanya-tanya siapa pengirim boneka tersebut.

__ADS_1


Wina menelpon Erika dan menceritakan apa yang terjadi perihal boneka misterius tersebut.


...----------------...


__ADS_2