
Pagi ini adalah hari pertama Wina tidak lagi pergi ke kampus.Untuk hari ini Wina bermalas-malasan di rumah.
Lusa Wina pun sudah berangkat ke luar kota,dan hari ini waktu nya ia berkemas dan mempersiapkan segala persiapan untuk duni kerja yang akan ia lakoni.
"Bagaimana Wina, apakah Kamu sudah siap bekerja ?" Tanya Papa Wina.
"Insyaallah Pa,Wina siap !"Kata Wina.
"Baguslah Sayang!" Papa Wina mengusap kepala anak nya.
Wina hanya tersenyum manja kepada Papanya.
Sementara itu Rendy meminta seseorang untuk mencari tahu informasi dan mengenai Wina.
Mendengar kabar Wina akan keluar kota, Rendy merasa kehilangan akal Bagaimana caranya ia melihat Wina lagi.
Kota yang akan dituju Wina bukanlah dekat melainkan kota tersebut sangat jauh.
Demi kebahagiaan Wina dan keluarga akhir nya Rendy melepas Wina. Dan mencoba move on dari Wina, dan memilih untuk fokus bekerja.
***
Pagi ini Wina akan memulai hari nya dengan semangat. Ia mulai melupakan kisah cinta nya dengan Rendy.
Di tempat baru nya saat ini ia menjumpai orang-orang baru, suasana baru dan teman yang baru.
Ditempat Wina bekerja saat ini ia mendapat rekan kerja yang sangat baik.
Elena adalah gadis yang sangat cantik, baik dan ramah. Elena sangat klop menjadi rekan kerja Wina.
Wina merasa nyaman banget kerja di perusahaan itu.Hal tersebut terbukti Wina telah bekerja selama 6 bulan.
Kedekatan Wina dan Elena kini semakin akrab,hal tersebut terbukti karena Elena dan Wina sudah terbuka saling cerita mengenai privasi mereka.
Kini Elena dan Wina telah menjadi sahabat.
Banyak hal yang telah mereka bagi satu sama lain.
Suatu hari Elena dan Wina mendapat promosi dan di berikan tiket liburan ke Pulau Dewata Bali.
Mereka sangat kegirangan dan bersemangat bisa berlibur,selain itu mereka juga mendapat fasilitas mobil sebagai alat transportasi.
"Wah Wina,Gue bener-bener gak sabar lagi pergi liburan."Sorak Elena sewaktu mereka tengah menikmati makan siang mereka di sebuah Restauran yang tidak jauh dari Kantor tempat mereka bekerja.
"Iya Elena,kejenuhan sudah hampir singgah di otak Gue."Jawab Wina dengan semangat.
"Kalau begitu bagaimana kalau malam ini kita shoping buat kebutuhan kita berlibur."Elena sudah mulai menghayal.
"Heloooo....Tuan Putri,disana kita juga bekerja bukan bersenang-senang ya!"Wina mengingatkan Elena.
"Hihihi,iya Gue tau!" Jawab Elena yang semangat nya menyurut.
Setelah selesai makan siang mereka pun kembali ke kantor untuk mengambil berkas-berkas yang mereka butuhkan untuk
__ADS_1
meeting di saat mereka di Bali.
Setelah mereka membereskan semua perlengkapan dan keperluan mereka maka besok mereka telah siap terbang ke Bali.
"Wina,bagaimana dengan kabar Rendy" Tanya Elena yang mengungkit kisah lama Wina.
"Gue masih belum mendapatkan pesan ataupun telepon dari tu cowok!" Jawab Wina dengan suara berat.
"Maaf ni ya Wina sebelumnya,kenapa Lo gak buka hati Lo buat cowok lain aja!" Saran Elena.
"Gue masih merasa yakin kalau Rendy masih mencintai Gue,dan kami bisa bersatu kembali!" Ucap Wina dengan yakin.
"Ya,maksud Gue dari pada Lo menunggu ketidak pastian!"Kata Elena.
"Gue belum yakin sama hati Gue."Jawab Wina dengan ragu.
"Maaf ya Wina,Gue malah membuka luka lama Lo!" Ucap Elena.
"Gak apa-apa kok Elena!" Jawab Wina singkat.
Lalu suasana kembali hening,perjalanan mereka akan memakan waktu 3 jam.
Wina melirik Elena,ternyata Elena telah tertidur dengan pulas.
Wina pun mencoba memejamkan matanya,bukannya tertidur malah dalam matanya hanya ada bayangan Rendy.
"Kenapa Lo selalu mengikuti Gue Rendy,jika Lo masih mencintai kenapa Lo meninggalkan gue tanpa sebab begini."Kata Wina berkata dalam hatinya.
Semakin Wina mencoba memejamkan mata nya maka semakin kuat kenangan bersama Rendy melekat di ingatan Wina.
Tanpa di sadari air mata ini Wina menetes begitu saja.
''Kenapa begitu berat rasanya melupakan lo Rendy? " ucap Wina dalam hatinya.
''Apa yang di katakan Elna memang bener,tapi bagaimana bisa? Jika hati ini tidak bisa menerima orang lain."Kata Wina lagi.
Seakan-akan hati dan pikiran nya berperang dan tidak mau berdamai.
"Lo gak tidur Wina?"Kata Elena yang terbangun
"Udah kok GUe tadi tidur."Jawab Wina kaget melihat Elena bangun.
"Masih lama ya pak perjalanan nya?"Tanya Elena kepada pak sopir.
"Hanya 1 jam lagi nyampe kok Non!" Jawab Pak sopir.
"Lama juga ya pak, pinggang Gue udah pegel nih"Kata Elina mengurut-urut pinggangnya.
"Kayak orang tua aja Lo!" Celetuk Wina.
Lalu mereka saling bertatapan dan tertawa terkekeh kekeh.
Elena memainkan ponsel nya dan ada pesan dari teman sekolah nya dulu.
__ADS_1
"Hai Elena,bagaimana kabar Lo?"
"Bantuin Gue dong untuk mencarikan cewek yang berkarakter baik dan setia."
"Gue ingin mencari cewek yang bisa di ajakin serius kepelaminan"
Begitulah isi pesan yang tertulis i ponsel Elena.
Pengirim pesan tersebut ialah sahabat kecil nya yang satu sekolahan dengan nya waktu SMP.
Julio adalah teman semasa sekolah Elena,Julio adalah cowok yang tampan dan baik,
Julio meminta bantuan pada Elena untuk mencarikannya jodoh bukan karena ia jelek dan tidak ada yang mau.
Hanya saja karena ia terlalu playboy dan dari sebanyak itu cewek yang di pacari nya belum ada yang bisa menyentuh hati nya.
Julio berharap pilihan cewek yang di kenalkan dengan nya adalah cewek terakhir yang akan di benar-benar di persunting menjadi istri nya.
"Serius Lo! Mau merried?" Elena membalas pesan julio dengan sangat heran.
"Iya Elena,gue serius !" Balas Julio dengan sangat bersungguh-sungguh.
"Baiklah nanti Gue kirim Nomor telepon teman Gue." Balas Elena pula memberikan harapan.
Lalu Elena kembali mengalihkan perhatian nya pada Wina.
"Asyik bener Lo sama ponsel Lo?" Tanya Wina sinis.
"Sorry ya,ini temen Gue mengirim pesan penting!" Ujar Elena.
"Oh,Gue kira dari kekasih tercinta Lo!' Ledek Wina.
"Ada-ada aja Lo!" Kata Elena.
Lalu tiba-tiba mobil yang di kemudikan pak sopir tiba-tiba berhenti di sebuah Hotel yang sangat mewah.
"Kita sudah sampai pak?" Tanya Wina.
"Sudah Non,ini adalah Hotel tempat Nona berdua di kirim untuk rapat presentasi bisnis dari perusahaan tempat mereka bekerja.
Wina merasa sudah sangat tidak sabar untuk segera beristirahat.
Kehadiran mereka di sambut oleh pelayan hotel tersebut.
Para pelayan tersebut melayani dengan keramah-tamahan nya.
...----------------...
Selamat membaca reader...
Semoga selalu dalam lindungan Allah.
Jangan lupa
__ADS_1
Like, Fav dan gift nya...
terimakasih🤗