
Merasa pikiran dan hati nya sudah mulai tenang ia pun berinisiatif untuk pulang.
Baru beberapa langkah ia menuju ke darat,sebuah mobil mewah mendekati nya.
''Kenapa Lo pergi begitu saja dari kantor. Bukan nya Lo baru saja mendapatkan promosi? " Kata Aldi turun dari mobil mewah itu.
''Gue gak butuh promosi itu, gue mau mengundurkan diri saja dari perusahaan ini. ''Kata Wina.
''Wina, please jangan Lo lakuin itu! Gue mohon! '' Kata Aldi sambil berlutut.
Wina hanya diam mengalihkan pandangan nya.
''Gue gak akan keluar dari kantor ini, asal Lo tetap profesional dalam pekerjaan. Dan jangan katakan apa pun mengenai Gue! " Wina memberikan syarat yang tegas.
''Oke, jika begitu yang Lo mau! "Dengan terpaksa Aldi menerima syarat dari Wina.
Aldi menerima syarat yang bertolak belakang dengan hati nya. Akan tetapi ia hanya ingin selalu bisa dekat dengan Wina.
Wina seakan tidak memperdulikan Aldi. Wina terus berjalan menyisir tepian pantai. Berharap Aldi tidak mengikuti nya, tetapi ternyata Aldi malah mengikuti Setiap langkahnya.
Saat Wina berhenti melangkahkan kaki nya, Aldi yang hanya berjalan dengan melihat ke jejak kaki Wina dan menginjakkan kakinya di bekas jejak telapak kaki Wina itu tidak tahu kalau Wina tiba-tiba berhenti.
''Aduh! '' Aldi mengeluh kesakitan saat ia menabrak Wina.
''Kenapa Lo malah ngikutin gue? '' Tanya Wina jutek.
''Gue ingin selalu ada di dekat Lo! " Kata Aldi menatap Wina tajam.
Wina hanya menggelengkan kepala nya, merasa Aldi ini memang benar-benar tidak masuk akal jalan pikiran nya.
''Gue mau kembali ke hotel'' Kata Wina yang terus berjalan ke arah Hotel yang tidak jauh sana.
Aldi hanya membiarkan nya pergi, hati nya ingin sekali mengantar Wina kembali pulang.
Tetapi saat ini hati Wina sedang marah,dan Aldi pun mengurungkan niat nya. Aldi kembali ke kantor, dan melanjutkan pekerjaan nya yang tertunda.
Sedangkan Wina sampai d hotel ia hanya memandangi pantai di balik jendela.
''Drrrrtttt'' Ponsel Wina bergetar.
''Hai, lagi sibuk gak? ''
Sebuah pesan dari Julio.
Wina pun membalas pesan tersebut dengan senang hati.
Wina merasa sangat terhibur dengan kehadiran Julio, walaupun mereka bertemu muka.
__ADS_1
Namun Wina merasa nyaman saat berbalas pesan dengan Julio.
Sehingga, sehari saja Julio tidak memberi kabar ia merasa resah sekali.
Wina berharap pekerjaan nya di kantor cabang ini segera selesai dan bisa segera bertemu dengan Julio.
Hanya beberapa hari lagi, pekerjaan Wina akan selesai. Wina berharap tidak ada alasan lagi untuk Aldi mengekang nya.
''Gue pulang! " Terdengar suara Elena membuka pintu.
''Kenapa tadi Lo tiba-tiba pergi dari kantor Wina? " Tanya Elena yang sangat ingin mengetahui alasan Wina pergi.
''Itu, Gue tadi... ''Wina tidak meneruskan kata-kata nya.
''Ada apa Wina? Apakah Lo gak percaya sama Gue? '' Seru Elena.
''Bukan begitu, tetapi Gue sulit harus bagaimana menjelaskannya.'' Kata Wina.
''Hmmm, Lo katakan inti nya saja. ''Kata Elena menekan Wina.
''Lo itu selalu memaksa'' Kata Wina yang sedikit kesal.
''Elena ya gitu'' Seru Elena dengan mendongakkan wajahnya.
Akhirnya Wina terpaksa menceritakan apa yang terjadi saat di ruangan nya.
Elena hanya menganggukkan kepala nya saja.
''Julio?.... ''Wina justru malu malu menceritakannya.
''Kenapa? Lo heran gue tau soal Julio? '' Kata Elena.
''Bagaimana bisa Lo tau tentang Julio? '' Tanya Wina heran.
''Ya,gue memberikan nomor ponsel Lo dan nomor ponsel Sepupu Gue. Eh gak tau nya malah Lo yang selalu di hubungi nya. '' Kata Elena.
''Jadi lo di balik ini semua? '' Wina sangat kaget mendengar hal tersebut.
''Julio ingin mencari calon istri, jadi Gue kasi 2 no cewek ke dia. Siapa yang dia hanya hubungi mungkin itulah pilihan hati nya. ''Kata Elena.
''Artinya dia memilih Gue? ''Kata Wina merasa tersanjung sekali.
'' Mungkin saja begitu! '' Jawab Elena singkat.
''Tapi terus terang gue masih kepikiran sama Rendy, kerena tidak ada kabar apa pun dari Rendy. ''Kata Wina yang kembali wajah nya murung.
''Jika benar dia sangat mencintai Lo, maka dia akan memberikan alasan kenapa dia menginginkan perpisahan itu. ''Kata Elena.
__ADS_1
''Lo bener, tapi ya nama nya cinta gue masih ada ya mau gimana! " kata Wina.
''Karena itu lah lo harus move on dari cinta nya Rendy itu.'' Usul Elena.
''Gue sedang mencoba nya, dan gue berharap bisa menemukan pelabuhan cinta terakhir untuk cinta Gue. '' Kata Wina.
''Lo bisa coba dengan menjalin hubungan dengan Julio'' Saran Elena.
''Iya, pasti Gue coba! " Kata Wina.
''Kalau begitu bagaimana kalau kita malam ini makan di sebuah restoran ternama di kota ini!. '' Ajak Elena.
''Boleh'Boleh! " Kata Wina dengan semangat.
Mereka pun bersiap-siap, lalu pergi menuju restauran yang terkenal itu.
''Elena, sepertinya disini menunya mahal-mahal deh, apa cukup sama kantong kita? " Wina merasa khawatir uang nya tidak cukup bila makan malam di sana.
''Lo tenang aja, hari ini Gue yang traktir! " Kata Elena.
''Lo dapat uang dari mana traktir gue di Restoran mahal seperti ini.'' Wina khawatir.
''Udah Lo pokok nya tenang saja, Lo pesan aja apa yang Lo suka, jangan sia-siakan kesempatan ini. Karena beberapa hari lagi kita akan pergi dari pulau nya para dewa.'' Elena terus saja berceloteh.
''Oke baik lah'' Wina yang merasa ada yang ganjal dengan Elena.
Elena memesan makanan yang spesial di Restoran itu yang harga seporsi nya sangat fantastis.
Sedangkan Wina hanya memesan menu biasa saja, khawatir nanti jika uang sahabat nya kurang bisa ia tambahkan dengan sisa uang nya yang hanya cukup untuk beberapa hari saja.
Sambil menikmati makanan yang ia pesan Wina menatap Elena yang sangat menikmati sekali makan malam nya.
''Dari mana Elena mendapatkan uang sebanyak itu?'' Tanya Wina dalam hati.
''Lo jangan khawatir, uang ini halal dari hasil kerja Gue? '' Kata Elena seakan Elena mengetahui apa yang sedang di pikirkan oleh Wina mengenai dirinya.
''Tentu saja Gue khawatir, gue takut Lo tersesat! " Kata Wina.
''Buseeet udah kemana aja nih pikiran Lo! Gue tadi dapat bonus dari si Bos karena Gue tadi menggantikan kerjaan Lo yang Lo tinggalkan. '' Jelas Elena.
''Serius Lo? '' Wina belum yakin dengan penjelasan Elena.
''Apa Lo mau Gue telepon Bos Aldi dan bertanya langsung pada nya! " Gertak Elena.
''Apaan sih Lo! " Wina kesal mendengar nama Aldi.
Benar, Aldi sangat mencintai Wina, tetapi cara nya mengungkapkan cinta itu yang membuat Wina kesal.
__ADS_1
Aldi sangat memaksakan Wina untuk menerima cinta nya itu. Tetapi Wina tidak pernah bisa mencintainya.
...----------------...