One-Sided Love (Cinta Sepihak)

One-Sided Love (Cinta Sepihak)
Episode 47


__ADS_3

''Dari mana aja sih Lo berdua?" Tanya Aldi dengan jutek.


Ayu hanya diam dan langsung menuju meja kerja nya.


Aldi hanya mengernyitkan dahinya, dan tidak memperdulikan apapun mengenai Ayu.


Justru perhatian Aldi beralih ke Wina yang dari mimik wajahnya terlihat jelas ada sebuah kepuasan di hatinya.


Aldi hanya tersenyum sinis.


'' Dari mana aja lo, kerjaan kita banyak loh!'' siapa Aldi Mengusik kebahagiaan Wina.


'' Maaf barusan gue Ada urusan di luar. dan Gue tahu kok mengenai pekerjaan gue.'' jawab Wina yang langsung duduk menghadap laptopnya.


Aldi berdiri dan mendekati meja kerja Wina, sementara Wina melirik Aldi dengan tatapan jutek.


'' bisa nggak sih lo itu bersikap lembut sedikit ke gue, gue kan juga manusia yang berharap Dicinta dan disayangi oleh Bidadari seperti lo.'' bisik Aldi mendekati telinga Wina.


Wina terkejut dengan kata-kata Aldi dan menjarakkan dirinya dari Aldi.


'' maaf sebelumnya pak Aldi, Saya mau konsentrasi bekerja. atas perhatian Pak Aldi Saya ucapkan terima kasih!'' ucap Wina dengan mengencangkan suaranya bermaksud Aldi mengerti kode etik yang diberikan.


Aldi melirik ke arah Ayu yang sejak tadi memperhatikan mereka berdua.


Aldi memahami maksud dari ucapan Wina dan menjauh lalu duduk kembali di meja kerjanya.


suasana di ruangan itu kembali hening, dan yang terdengar hanyalah suara ketikan di keyboard laptop masing-masing mereka yang seakan Berpacu dalam keheningan itu.


sekali Aldi melirik ke arah Wina, karena baginya Wina adalah penyemangat dalam hidupnya. meskipun Wina selalu menolak cintanya.


tapi Wina akan tetap selalu menjadi Pujaan hatinya sampai kapanpun.


ternyata Wina menyadari, kalau Aldi sejak tadi mau diam-diam memperhatikannya.

__ADS_1


dan itu nggak asing lagi buat Wina, hanya saja Wina merasa risih dan menjadi salah tingkah karena setiap gerak-geriknya diperhatikan oleh Aldi.


'' itu cowok ngapain sih dari tadi perhatiin gue aja. dari dulu nggak berubah-berubah ya mau lu tuh apa sih udah gue tolak beberapa kali masih aja ngikutin ke mana aja gue pergi.


tidak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 05.00 sore, dan jam pekerjaan berakhir.


Wina pun beres-beres ingin pulang, begitu pula dengan Ayu membereskan semua pekerjaannya dan menyandang tas dengan keluar dari ruangannya.


dengan wajah kecewa yang masih terlihat di wajah ayu.


Wina tidak memperdulikan hal tersebut, namun walau demikian ia tidak begitu senang melihat kesedihan dan kekecewaan yang dialami oleh Ayu.


yang salah bukan Ayu melainkan Julio yang dengan mudahnya mempermainkan hati para


wanita.


Ayu memilih duluan pulang pulang, tanpa Bicara sepatah-patah pun kepada Mina dan Aldi.


saat Wina pun hendak keluar dari ruangan itu tiba-tiba Aldi mencegatnya di depan pintu.


'' Aldi ada apaan sih, nggak enak tahu dilihatin orang di luar sana kita berdua di dalam ruangan ini.'' kata Wina kesal.


'' gue nggak peduli dengan omongan orang di luar sana gimana. yang penting bagi gue lo dengerin gue dulu sebentar saja.'' Aldi memohon.


'' apalagi yang harus gue dengar dari lo Aldi lu sendiri sudah tahu kan kalau gue itu tidak pernah ada hati lagi buat lo dan hati gue entah buat Julio.'' kata Wina mencoba menghindar dari Aldi.


'' please Wina kali ini kasih gue kesempatan untuk bicara dan Tolong dengarkan kata hati gue'' sekali lagi Aldi memohon kepada Wina.


melihat Aldi begitu sungguh-sungguh memohon padanya membuat Wina akhirnya luluh dan mundur beberapa langkah dari pintu keluar.


'' oke baiklah, gue akan dengerin apa yang mau lo katakan!'' kata Wina menyerah.


'' kenapa ya Wina, tidak sedikitpun kalau bisa memaafkan kesalahan gue yang tidak seberapa itu. Sementara si Julio itu udah menghianati cinta lo tapi lo masih saja mencintainya dan memaafkan setiap kesalahan yang ia lakukan. dan jelas-jelas di mata lo dia mengkhianati lo tapi kenapa kesalahan kecil yang gue lakukan tidak bisa memaafkan?'' tanya Aldi dengan begitu tidak berdayanya.

__ADS_1


Wina hanya merapatkan bibirnya dan masih mencoba mencerna Apa yang dimaksud oleh Aldi.


satu hal yang tidak mengerti oleh Wina, Ada apa dengan dirinya. yang dikatakan Aldi itu benar. Apa yang membuat dia mencintai Julio yang jelas-jelas telah mengkhianatinya.


'' kenapa lo diam aja Wina? ayo Coba lu jelasin ke gue.


Wina hanya diam tertunduk seakan ia terpojok oleh pertanyaan Aldi.


'' udah selesai Lho ngomongnya, jika udah Please kasih gue jalan gue mau pulang!'' kata Wina tanpa menjawab pertanyaan Aldi.


'' gue nggak akan beranjak dari sini sebelum menjawab semua pertanyaan gue.!'' kata Aldi.


'' lo ini apa-apaan sih, selalu memaksakan keinginan hati lo!'' Vina semakin kesal.


'' elu masih bertanya gue kenapa, sekali lagi gue Ingatkan kalau dan camkan di hati lo. gue itu sangat mencintai lo Wina lebih dari apapun. dan sampai kapan lu mencoba menutup telinga dan hati lo pada kenyataan yang terjadi pada diri gue! Sampai kapan lu ngomong jadi cinta gua Kalau Wina.'' Aldi mulai menekan Wina dengan kata-katanya.


'' dan sampai kapan lo bisa mengerti Aldi kalau gue tidak mencintai lo. apapun yang gue terima dari Julio, itu semua karena gue Mencintainya. mungkin ini ujian bagi kita gue.'' mulai menjawab pertanyaan Aldi.


''Sebegitu besar kah cinta Lo sama pengkhianat itu? Sampai Lo rela di sakiti berkali-kali begini? '' Aldi merasa sangat heran.


''Kalau iya kenapa? Apa masalah nya sama Lo.?'' Wina mulai tidak bisa mengendalikan emosi nya.


''Jelas saja ada masalah nya, Gue yang mencintai Lo dengan tulus Wina, Gue gak mau Lo selalu kecewa dan menangis karena Cowok play boy itu. ''Kata Aldi dengan lantang.


Wina hanya diam dan tidak berkutik sedikitpun.


Wina hanya mengalihkan pandangan nya dari Aldi karena entah kenapa Wina merasa tersentuh dan bola mata nya mulai hangat seperti akan meneteskan tetesan air bening.


''Tapi ya sudah lah, Gue juga tidak bisa memaksa kan semua nya kepada Lo. '' Aldi membukakan pintu dan keluar lebih dulu dan meninggalkan Wina di ruang kerja yang masih berdiri tertegun.


Wina duduk kembali di kursi nya, Ia kembali mencoba mencerna Kata-kata yang baru saja di lontarkan oleh Aldi.


''Lo benar Aldi, tapi Gue sangat mencintai Julio dan berharap suatu hari Julio menyadari ketulusan cinta Gue dan akan membuat nya berubah hanya mencintai Gue saja. Dan Gue berharap Julio hanya membagi hati dan cinta nya hanya untuk Gue saja. Dan Gue yakin kalau itu akan terjadi, walaupun gue tidak tau kapan semua itu terjadi.'' Wina bermonolog sambil menatap diri nya yang terlihat di pintu ruangan nya yang terbuat dari kaca berwarna hitam.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2