
Tim Merah mendadak pulang meninggalkan Negeri Ginseng karna kekurangan kekurangan Pasukan.
“Tim Merah, ayo kita kembali Ke Markas! Tim Biru terlalu kuat, sementara kita kekurangan Pasukan. Lain kali kita serang kembali. ”Kata Vinnie.
Sebanyak 2000 Prajurit Uni Soviet kembali Pulang Ke Markas Krasnoyarsk, Russia. Di Kota Krasnoyarsk, Vinnie mengadakan rapat tertutup yang dihadiri oleh seluruh Delegasi negara\-negara Komunis.
“Halo selamat siang saudara\- saudari sekalian sebangsa Komunis. Siang ini, kita mendapatkan berita buruk. ”Kata Vinnie.
“Apa itu pak?”Tanya Lynch.
“7 Pimpinan Tim Merah kena tangkap oleh Tim Biru. Antara lain, Letjen Xuan Linh, Mayjen Catlana Lysanee, Brigjen Emillia Valter, Kapten Drexler Mctavish, Letkol Adolf Emmerson, Kolonel Clairia Marceline, serta Sersan 2 Kim Hyang Kwang.
Kemarin, saya mengirimkan Letnan 2 Steven Walker untuk memata\-matai Tim Biru. Hasilnya, Steve menemukan markas Tim Biru ada di kota Tacloban, Philiphina. Kemungkinan ketujuh Pimpinan Tim Merah ada disana. Jadi, hari ini kita akan ke sana untuk menyelamatkan mereka.” Kata Vinnie.
“Tapi pak, bagaimana caranya kita untuk menyelamatkan mereka sedangkan kita kekurangan Pasukan? Tanya Ezio.
“Benar juga sih. Jadi bagaimana caranya?”Tanya Vinnie.
Kemudian Delgado mengangkat Tangan.
“Gunakan Budak saja pak. Kebetulan kita belum pernah menjajah Benua Afrika. ”Kata Delgado.
“Ide bagus,Gado. Berdasarkan pendapat Delgado, hari ini kita akan mulai menjajah Benua Afrika. Kita akan melakukan Kerja Paksa terhadap Bangsa Negro untuk membantu kita melawan Tim Biru. Apa semuanya setuju?”Tanya Vinnie.
“Setuju!!”Jawab seluruh anggota Tim Merah.
Vinnie kemudian memerintahkan Jenderal Lynch dan Letjen Delgado untuk memimpin Invasi Benua Afrika. Sebanyak 30 Helikopter dan 2000 Tentara dikerahkan dalam Invasi tersebut.
“Ayo semuanya, tangkap orang kulit Hitam. Tidak perlu dipilih\-pilih, tangkap saja semuanya!”Perintah Delgado.
Berpencarlah 2000 tentara Komunis ke segala arah Kota Fada, Chad. Dengan kejamnya, Tim Merah menangkap paksa para Penduduk kota Fada. Yang laki\-laki dipaksa menjadi Prajurit Tim Merah, sedangkan yang Perempuan dipaksa untuk membangun Markas, dan Pangkalan Militer.
__ADS_1
“Segini saja tidak cukup. Tangkap yang lain!”Perintah Delgado.
Tim Merah mulai menyebar ke segala penjuru Negara Chad. Sementara itu, SWAT dan KOPASSUS yang baru saja berhasil menangkap 7 Pimpinan tim Merah, membawa mereka ke Penjara kota Taipei, Taiwan untuk diinterogasi.
Henry Wilson menugaskan Frietz dan Xinjen untuk mengintrogasi ketujuh Pimpinan Tim Merah Tersebut. Frietz memulainya dengan menanyakan kepada Clairia.
“Siapa yang memerintah kalian?”Tanya Frietz.
“Takkan kuberi tahu!” Jawab Clairia.
Kemudian Frietz langsung Mencambuk punggung Clairia.
“Aaah..sakit!”Desah Clairia.
“Masih belum menyerah juga?”Tanya Frietz.
“Ya iya lah!”Jawab Clairia. Kemudian Frietz kembali mencambuk Punggung Clairia.
“Aaah... Sakit tau.”Desah Clairia.
"Itu bukan pujian, lho." Jawab Frietz.
Untuk kelima kalinya,barulah Clairia menjawab.
“Ok...ok...aku menyerah. Jadi tolong jangan cambuk aku lagi! Sebenarnya, kami diperintah oleh Presiden Vinnie dan Jenderal Lynch.”Kata Clairia.
Sontak, Frietz terkejut. “Hah..?Kak Lynch? Jadi selama ini dia adalah komunis?”Kata Frietz.
Kemudian, Xinjen bertanya kepada Kim Hyang.
“Kau tidak ingin dicambuk seperti dia kan? Kalau tidak mau, beritahu kami dimana markas Tim Merah. ”Kata Xinjen.
__ADS_1
“Krasnoyarsk, Uni Soviet.”Kata Kim.
“Dasar bodoh! Kenapa kau beritahu markas kita?”Tanya Adolf.
“Apa boleh buat, kan? Daripada aku dicambuk seperti Kolonel. Kalau kau seorang masokis, lakukan saja!”Kata Kim.
Kemudian, Xinjen memerintahkan Sersan Kepala Derek Rockford untuk meluncurkan Nuklir.
“Derek.Apa kau sudah selesai membuat Bom Nuklirnya?”Tanya Xinjen.
“Sudah ketua.”Jawab Derek.
“Bagus! Tembakan Bom Nuklirmu ke Markas Tim Merah. Markasnya ada di Krasnoyarsk, Uni Soviet.”Kata Xinjen.
“Siap ketua!”Jawab Derek.
Derek kemudian meluncurkan Bom Nuklirnya ke Kota Krasnoyarsk. Bom Nuklir tersebut mengakibatkan Gempa 8,3 Skala Richter yang dapat dirasakan sampai ke Laut Kaspia dan Selat Bering.
Stasiun Luar Angkasa Uni Soviet \(RKA\) melaporkan Peluncuran Nuklir tersebut kepada Presiden Uni Soviet, Cecilia Agniezka.
“Gawat Bu...Presiden! Kami baru saja melihat Sebuah Bom Nuklir meluncur dari Pulau Taiwan. Bom itu mengarah Ke kota Krasnoyarsk. Bukannya disana ada markas Tim Merah?”Tanya Petugas RKA.
“Benar juga ya. Ini benar\- benar gawat! Kamu, lacaklah lokasi Bom Nuklirnya diluncurkan. Saya akan melaporkannya ke Presiden Vinnie.”Kata Presiden.
“Baik, bu”Jawab Petugas RKA.
Presiden Uni Soviet mengadukan laporan RKA kepada Vinnie.
“Presiden Vinnie.Kami baru saja mendapat berita Buruk. Markas Pusat Tim Merah baru saja dihancurkan.”Kata Cecilia.
“Apa!! Apa kau tahu dimana Tim Biru meluncurkannya?”Tanya Vinnie.
__ADS_1
“Taipei, Ibukota Taiwan.”Kata Presiden Cecilia.
“Baiklah,saya akan membalas perbuatannya.”Kata Vinnie.