Oscar Team

Oscar Team
Family of Thief


__ADS_3

Pukul 9 Malam adalah Jadwal Tutup British Museum, London. Seluruh pengunjung museum sedikit demi sedikit mulai pulang kembali. Keadaan museum yang telah kosong menjadi kesempatan emas bagi Si Pencuri Kembar.



Sebut saja nama mereka Charlie Harrison dan Charles Harrison. Mereka telah melakukan pencurian semenjak TK sampai saat ini berumur 36 Tahun. Saat telah menjadi dewasa seperti saat ini, mencuri bukan lagi dilakukan oleh Charlie dan Charles.



Saat ini, Mereka dibantu oleh kedua anak dan kedua istrinya dalam mencuri. Kedua anak Charlie dan Charles bernama Cherry dan Lilith Harrison. Sedangkan kedua istrinya bernama Eva dan Ruth Harrison. Sekarang, lengkaplah Keluarga Pencuri Kembar Harrison.



Saat pengunjung terakhir meninggalkan museum, Keluarga pencuri beraksi. Charlie memberi aba\-aba kepada Charles untuk segera beraksi lalu berjongkok sambil menampung kedua tangannya.



Charles menerima sinyal aba\-aba Charlie lalu ia berlari kearah Charlie. Charles segera naik keatas telapak tangan Charlie lalu melompat Ke Dinding Museum. Bagaikan Seekor Cecak, Charlie memanjat dinding Museum menggunakan Magnet di telapak tangannya.



Ketika sampai diatas atap, Charlie menjulurkan seutas tali kebawah.



“Charles, ayo naik!”Panggil Charlie.



Charles memanjat tali tersebut hingga sampai diatas.



“Terima kasih, sobat. Lalu apa setelah ini?”Tanya Charles.



“Kita akan membuka pintu dari dalam.”Jawab Charlie.



Charlie kemudian mengambil Las dari dalam tasnya lalu ia melubangi Atap Museum.



“Charles, tolong ambilkan tali tadi.”Panggil Charlie.



Charles menggambil Tali tadi lalu memberikannya kepada Charlie. Charlie menjulurkan ujung tali ke dalam lubang tersebut.



“Tolong pegangin tali ini sampai aku turun kebawah. Setelah itu, kaitkan talinya ke paku lalu turunlah sendirian.” Jelas Charlie.



“Siap.”Jawab Charles.



Charlie turun ke dalam lubang menggunakan tali.



“Charles, sekarang giliranmu.”Kata Charlie.



Charles memaku atap lalu mengaitkan tali tersebut pada paku. Charles turun perlahan\-lahan sampai menyentuh lantai.



“Sekarang, kita harus mencari kunci untuk membuka pintu keluar.”Kata Charlie.


__ADS_1


“Tapi,bagaimana caranya kesana? Ada banyak sinar laser dimana\-mana.”Tanya Charles.



Charlie kemudian menelpon anaknya, Cherry.



“Cherry, bisa kau matikan Listrik Museum. Carilah disekitar sana saklar listriknya.”Perintah Charlie.



“Siap, Ayah.”Jawab Cherry.



Cherry pergi ke belakang untuk memadamkan Listrik Museum bersama Lilith. Ketika Listrik Museum padam, Kamera CCTV dan Perangkap Laser ikutan padam. Charlie dan Charles segera membukakan pintu depan Museum. c



Didepan pintu, telah menanti Anak dan Istrinya Charlie dan Charles.



“Ayo masuk kedalam sebelum penjaganya datang.”Ajak Charlie.



Keluarga Pencuri menyelinap masuk kedalam Museum. Dengan diam\-diam, Charlie dan Charles menggasak\-gasak barang\-barang museum. Mulai dari lukisan\-lukisan bersejarah, Fosil\-fosil Dinosaurus hingga Prasasti Kerajaan Mesir.



Satu per satu barang curian mereka bawa keluar lalu diletakkan kedalam mobil. Setelah merasa cukup, Keluarga Pencuri pergi meninggalkan Museum.



Keesokan Paginya, Warga London kaget dengan hilangnya Barang\-Barang British Museum. Walikota London menghubungi European Detectives untuk menyelidiki kasus Pencurian ini.




“Ya,ada apa Pak Reed?”Tanya Lorenzo.



“Semalam terjadi pencurian 80 Peninggalan Sejarah di British Museum. Apa Bapak bisa membantu saya menyelidikinya? Sudah saya serahkan SIS untuk menyelidiki kasus ini, namun kami kekurangan Bukti. Pencurinya terlalu cerdas.”Lapor Walikota Reed.



“Baik, saya akan mengirim JC, IM, FS, dan LO untuk kesana.”Jawab Lorenzo.



Lorenzo menghubungi Detektif Jade Clarkson, Isabella Morgan, Felicia Stella, dan Lisa Olivia untuk memberikan misi. Keempat Detektif tersebut dikirim ke British Museum, London.



Disana, Walikota London telah menanti kedatangan Keempat Detektif.



“Selamat datang nona\-nona Detektif. Perkenalkan, saya adalah Walikota Kota ini. Namaku adalah...”Tiba\- Tiba JC memotong kalimat Walikota.



“Kami sudah tahu, langsung ke intinya saja.”Kata JC.



“Semalam disini terjadi pencurian 80 barang museum.”Jawab Walikota.



“Apa dimuseum ini ada Penjaganya? Jika ada, pertemukan kami dengannya.”Kata FS.

__ADS_1



Walikota membawa keempat Detektif bertemu dengan penjaga museum.



“Tuan Teddy Kirby, anda yang menjaga Museum ini kan?”Tanya FS.



“Ya benar, itu aku.”Jawab Teddy.



“Semalam ada pencurian di museum ini, apa anda tau sesuatu?”Tanya FS.



“Mohon maaf nona, semalam saat Terjadi pencurian saya tidak berada di pos penjagaan.”Jawab Teddy.



“Kemana anda saat itu?”Tanya FS balik.



“Saat itu saya tengah di kamar kecil, tidak sempat untuk berjaga. Ketika saya selesai, 80 barang museum tiba\-tiba menghilang.”Jawab Teddy.



“Agar lebih jelas, perlihatkan kepada kami rekaman CCTV semalam.”Kata IM.



Teddy membawa Reed dan keempat Detektif ke ruang pengawas CCTV. Disana, Teddy memeriksa seluruh rekaman CCTV semalam namun kamera tidak ada merekam diatas jam 10 Malam.



“Kenapa tidak ada rekaman diatas jam 10?”Tanya IM heran.



“Jam 10 bukannya saat saya pergi ke kamar mandi? Saat itu tiba\-tiba Listrik disini padam.”Jawab Teddy.



“Jadi semuanya sudah jelas, Pencuri tersebut mematikan listrik di jam 10 lalu mencuri barang\-barang museum. Saat listrik padam, CCTV juga ikut mati. Karena itu datanya hilang.”Jawab IM.



“Kalau misalnya buktinya tidak ada di CCTV, ayo kita periksa TKP. Mana tau ada barang bukti disana.”Ajak JC.



Keempat Detektif pergi memeriksa TKP pertama, Fosil Mammoth Siberia. Dari seluruh tulang Mammoth, Hanya kedua gadingnya saja yang menghilang. Selain itu, Detektif LO menemukan bekas sidik jari jempol di tulang betis mammoth.



Detektif LO membawa Sampel sidik jari tersebut ke Laboratorium kepolisian London. LO mencocokkan sidik jari tersebut dengan seluruh KTP Rakyat London. Bingo...Sidik jari tersebut rupanya milik Charlie dan Charles yang secara tidak sengaja tertinggal.



Walikota London memerintahkan Keempat Detektif beserta SAS untuk memeriksa Kediaman Charlie dan Charles di Vitzrovia, London. SAS memeriksa rumah Charlie dan Charles namun tidak ditemukan adanya Barang Museum yang dicuri.



Charlie dan Charles beserta keluarganya pun tidak ada di rumah. Berdasarkan penjelasan tetangganya, Keluarga tersebut Pergi Liburan Keluarga ke Arah Barat.



Selagi detektif dan SAS mencari keberadaan Charlie dan Charles, Walikota London menempelkan Poster Buronan Charlie dan Charles di sekeliling kota London.



Walikota London juga memerintahkan Kepolisian Inggris mencari keberadaan Charlie dan Charles kearah kota Plymouth.

__ADS_1


__ADS_2