
Akibat kegagalan Vinnie dalam mengancam Ketua Umum PBB untuk tunduk pada Komunis, Vinnie menggunakan cara lain yakni bekerja sama dengan Presiden Korea Utara. Pada tanggal 28 Januari 2021, Vinnie melakukan Pertemuan Diplomatik dengan Presiden Korea Utara.
"Ada keperluan Bapak Presiden Vinnie datang kemari?" Tanya Presiden Korea Utara.
"Jadi begini Pak Presiden. Seminggu yang lalu saya menculik sekjen PBB agar bisa mengancam PBB untuk menjadikan seluruh anggotanya berpaham Komunis. Tapi pak sehari kemudian, Sekjen PBB berhasil direbut paksa kembali oleh PBB." Kata Vinnie.
"Jadi intinya?" Tanya Presiden Korea Utara.
"Saya minta tolong kepada Bapak untuk membantu saya menyerang Amerika Serikat sebagai balas dendam saya kepada PBB. Sebagai gantinya, Jerman akan menurunkan harga Ekspor Lignit sebesar 30%. Sesama negara komunis, kita harus saling bekerjasama." Kata Vinnie.
"Baiklah, saya setuju. Jadi apa rencananya?" Tanya Presiden Korea Utara.
__ADS_1
"Besok bapak luncurkan Bom Nuklir ke Amerika Serikat. Jika Amerika menyerang balik, GSG9 dan SAS akan berupaya keras melindungi Warga Negara Bapak." Jawab Vinnie.
Presiden Korea Utara akhirnya setuju dengan kesepakatan Vinnie. Pada tanggal 29 Januari 2021, Korea Utara meluncurkan Bom Nuklir di tepi Perairan California, Amerika Serikat. Akibat ledakan tersebut, terjadi Gempa Bumi 9,3 Skala Richter disertai Tsunami di Los Angeles dan San Fransisco.
Tercatat, Gempa tersebut dirasakan sampai ke Greenland dan Venezuela. Sebanyak 23.000.000 Warga California meninggal dunia akibat terpapar oleh Radioaktif Nuklir. Presiden Amerika Serikat ke 46, Adam Miller membalas serangan Korea Utara dengan meluncurkan Bom Nuklir ke Kota Pyongyang.
Akibatnya pecah Perang Dunia ke 3. Saat\\-saat sebelum Amerika Serikat meluncurkan Bom Nuklirnya, Vinnie beserta Presiden Korea Utara telah mengevakuasi seluruh Rakyat Korea Utara ke Provinsi Liaoning, China sehingga korban Jiwa dapat diminimalisir.
1 Minggu kemudian, Negara China meluncurkan Bom Nuklir ke Kota New York, Amerika Serikat. Ledakan Bom tersebut mengakibatkan 10.000.000 Warga Amerika meninggal dunia. Markas PBB hancur serta Seluruh Daratan New York rata oleh Tanah.
__ADS_1
Tidak hanya itu saja, Gempa Bom Nuklir juga mengakibatkan Gempa Bumi yang menjangkau banyak negara bahkan sampai ke negara Swiss. Negara Perancis yang ikut merasakan Gempa Bumi tersebut, ikut membantu Amerika berperang.
Perancis ikut meluncurkan Bom Nuklir ke Kota Beijing, China. Negara China marah karena serangan Nuklir yang diakibatkan oleh Perancis.
"Apa\\-apaan kalian ini, Perancis?" Tanya Presiden China.
"Salah kalian sendiri! Kalau kalian mau berperang dengan Amerika Serikat, jangan libatkan warga Kami! Akibat ledakan nuklirmu di New York mengakibatkan Gempa di Perancis.
Sebanyak 2.000.000 orang meninggal akibat Gempa yang kalian timbulkan. Mau tidak mau kami harus membalas perbuatanmu!" Jawab Presiden Prancis.
Akibat serangan Nuklir dari Perancis, sebanyak 20.000.000 warga China meninggal dunia. Merasa tidak terima atas perlakuan Perancis, Presiden China meminta bantuan Russia dan Jerman untuk menjajah negara Perancis.
__ADS_1