Oscar Team

Oscar Team
Britain's Civil War part 1


__ADS_3

Sebanyak 15 Truk dikerahkan untuk mengangkut Batu Stone Henge. Satu per satu batu Stone Henge diangkat keatas Truk mulai dari Batu terkecil hingga yang paling besar. Setelah semua batu berhasil diangkat keatas Truk, saatnya dibawa menuju Kota Edinburg.



Sesampainya di Ibukota Skotlandia, Batu\-Batu Stone Henge disusun sedemikian rupa dengan aslinya di Taman Kantor Gubernur Skotlandia. Keesokan paginya, Gubernur Skotlandia baru saja pulang dari Rapat di kota Cardiff.



Betapa terkejutnya ia melihat Halaman Gedung Kantornya terdapat Stone Henge. Karna Berat Stone Henge yang berton\-ton, mustahil rasanya ada yang bisa memindahkannya. Mungkin ini hanya Replika Stone Henge. Begitu pikir Gubernur.



Ia tidak menaruh kecurigaan pada batu besar tersebut. Pada sore harinya, Datang Perdana Menteri Inggris bersama Pasukan SIS membawa surat Penangkapan Gubernur Skotlandia.



“Selamat Sore Pak Gubernur. Saya mohon maaf atas kelancangan saya, namun anda harus kami tangkap.”Kata Perdana Menteri.



“Tangkap? Atas dasar apa?”Tanya Gubernur balik.



“Anda telah mencuri situs sejarah Stone Henge di Salisbury. Anda akan kami tahan selama 10 Tahun Penjara.”Jawab Perdana Mentri.



“Tunggu dulu! Jadi itu bukan Replika?!”Tanya Gubernur balik.



“Bukan, itu yang asli.”Jawab Perdana Mentri.



“Sumpah!! Aku sama sekali tidak mencurinya. Aku baru saja pulang tadi siang, Batu itu memang sudah ada disitu.”Elak Gubernur.



“Cukup Gubernur! Seluruh barang bukti telah terlihat Jelas. Mulai dari sidik jari saat kau mencuri di British Museum, hingga tanda tangan pemindahan Stone Henge. Anda dikenakan Pasal Berlapis.”Kata Perdana Menteri.


__ADS_1


Gubernur tetap saja menolak untuk ditahan, sedangkan Perdana Mentri berusaha membenarkan Barang Bukti. Karna Gubernur semakin tersudutkan, Perdana Mentri memborgol tangan Gubernur. Gubernur mengelakkan tangan Perdana Mentri lalu membuatnya memborgol tangan temannya sendiri.



Gubernur lalu menendang Perut perdana mentri lalu mengambil Pistol Five Seven dari sakunya. Gubernur langsung menembak kepala Perdana mentri yang tengah sakit Perut. Meskipun tidak sampai mati ya...



Sementara yang lainnya menembak\-nembak Gubernur, ia menghindari hujan Peluru seraya berusaha kabur. Gubernur Skotlandia pergi meninggalkan Perdana Mentri lalu kabur ke Bandara. Dari Bandara, Gubernur Skotlandia pergi kabur ke Dublin, Irlandia.



Perdana Mentri Inggris menetapkan Gubernur Skotlandia sebagai Buronan Nasional. Sementara di Kota Dublin, Gubernur Skotlandia meminta Bantuan Presiden Irlandia untuk membelanya melawan Perdana Menteri Inggris.



Sementara saat ini, Berita Pemindahan situs Stone Henge secara Illegal mulai Viral di Media Sosial. Seluruh Warga Inggris mulai menaruh rasa curiga pada Gubernur Skotlandia.



Pada Rabu depannya sebanyak 50.000 Massa mulai memadati Kantor Kegubernuran Skotlandia di kota Edinburg, Skotlandia. Mereka menuntut Gubernur untuk mengembalikkan Stone Henge ke tempatnya semula, Salisbury.




Untuk meminta penjelasan, Wakil Gubernur menghubungi Gubernur yang tengah berada di Dublin.



“Pak, kemana saja kau selama ini?! Para Demonstran berdemo di Depan Kantor Gubernur dan hampir saja membunuhku!”Protes Wakil Gubernur.



“Maaf, pak Wakil. Untuk sementara tolong urusi Para Demonstran. Saya akan segera kesana memberi bantuan secepatnya!”Jawab Gubernur sambil menutup telepon.



“Woi..!! Urusan kita masih belum selesai!” Protesnya kembali.



Dengan perasaan bersalah, Gubernur melanjutkan Perundingannya dengan Presiden Irlandia.

__ADS_1



“Pak Presiden, kumohon bantulah saya yang sedang disudutkan oleh Fitnah. Padahal saya tidak bersalah apa\-apa, namun Seluruh Inggris menjadikanku kambing Hitam. Mereka bilang sayalah yang mencuri Stone Henge, padahal saya tidak pernah memberi Izin pemindahan sedikitpun.”Keluh Gubernur.



“Baiklah, saya akan membelamu melawan Perdana Mentri Inggris. Saya akan mengumpulkan Bukti\-bukti yang dapat menguatkan pembelaanmu.”Jawab Presiden.



“Terima Kasih banyak, pak.”Ucap Gubernur.



Baru sesaat setelah Gubernur berterima kasih, Sebuah Bom C4 tiba\-tiba meledak di Istana Presiden Irlandia. Pasukan SAS datang menyerbu Istana Presiden dan menimbulkan kepanikan warga sipil. Ribuan Peluru bertubi\-tubi menghujani Istana.



“Gawat, Presiden. Kita telah dikepung!”Lapor pengawal presiden.



“Halangi Pintu Depan Istana!”Perintah Presiden kepada Tentaranya.



Rombongan Tentara Irlandia menghalangi Gerakan Tentara Inggris. Sementara Presiden dan Gubernur kabur ke arah belakang lalu dijemput oleh Helikopter. Selama kabur menggunakan Helikopter, Presiden mengumumkan Pengumuman penting melalui Radio Nasional.



“Wahai Rakyat Irlandia Raya. Selaku Presiden Negara Irlandia. Mulai hari ini, Saya mengumumkan Perang melawan Kekaisaran Inggris. Dengan beraninya, mereka menyerang Ibukota kita tanpa permisi.



Ribuan Warga Sipil Dublin menjadi korban Kejahatan Inggris. Kalau mereka ingin mengadiliku, temui saja saya! Jangan libatkan rakyatku sebagai korbannya. Saya perintahkan kepada seluruh Aparat Kepolisian Irlandia untuk mengevakuasi Seluruh Warga ke tempat yang aman.



Dan Kepada Aparat Militer Irlandia, Tahan Serangan SAS dari Arah Timur.Perang Irlandia Vs Inggris dimulai.” Pesan Presiden Irlandia.



Rekaman Radio mulai tersampaikan ke seluruh Penjuru Irlandia. Perdana Mentri Inggris menanggapi pengumuman tersebut dengan menambah Tambahan Pasukan ke Dublin. Dimulailah Perang Irlandia\-Inggris.

__ADS_1


__ADS_2