Oscar Team

Oscar Team
Massive Experiments


__ADS_3

Di sebuah Taman Kanak\-Kanak di Barangay Sauyo, Kota Quezon, Philiphina diadakan sebuah acara Sirkus. Seorang Badut didatangkan ke acara sirkus Tersebut.



"Halo adik\-adik. Perkenalkan, nama kakak adalah Jonah Nimuel. Hari ini, kakak akan menampilkan pertunjukkan sirkus. Lihat baik\-baik, ya..."Kata Jonah.



"Ya..."Jawab anak\-anak.



Jonah kemudian memperlihatkan aksi Juggling 3 buah bola sambil bersepeda roda 1. Para anak\-anak berdecak kagum lalu bertepuk tangan. Jonah kemudian memperlihatkan atraksi berjalan diatas tali tanpa pengaman.



Di atas loteng bangunan tersebut telah digantung 7 buah bola batu raksasa di setiap jarak 5 meter. Ketujuh bola batu tersebut diayunkan dari kiri ke kanan untuk menambah kesulitan permainannya.



Jonah berjalan dengan pelan\-pelan, karna kalau terkena senggolan Batu sedikit saja bisa\-bisa nyawa Jonah melayang karna terdorong oleh Batu. Setelah 3 menit menanti, akhirnya Badut Jonah berhasil melewati setiap rintangan tanpa adanya cidera.



Jonah mengakhirinya dengan meloncat ke Trampolin lalu mendarat dengan selamat di atas lantai.



"Tada.."Kata Jonah.



Semua anak\-anak bertepuk tangan setelah melihat aksi pertunjukkan Jonah. Tiba\-tiba bel istirahat berbunyi. Seluruh anak TK berlarian keluar dari gedung. Namun, tiba\-tiba Jonah menghambat para anak\-anak tersebut untuk keluar.



"Tunggu dulu adik\-adik, jangan pergi dulu! Gimana kalau hari ini kita makan nasi goreng. Biar kakak yang traktirin. Kebetulan kakak tau warung nasi goreng yang enak di dekat sini."Ajak Jonah.



Anak\-anak TK mulai tertarik dengan ajakan Jonah.



"Okelah, tapi kakak Janji ya akan Traktir."Kata salah satu anak TK.



"Iya iya, kakak yang Traktir."Jawab Jonah.



Jonah kemudian membawa ke 35 anak tersebut ke sebuah warung nasi Goreng. Ketika hendak keluar dari sekolah, Tiba\-tiba Jonah bertemu dengan Guru TK.



"Kalian mau kemana?"Tanya Bu Guru.



"Pergi makan sebentar, bu."Jawab Jonah.



"Jangan lupa belikan untuk Ibu, ya."Kata Bu Guru.



"Ok, Bu. Kami akan kembali sebelum bel masuk."Jawab Jonah.



Akhirnya, Jonah dan anak\-anak sampai di Warung nasi goreng. Warung nasi goreng tersebut rupanya dilayani oleh seorang Terrorist bernama Shen Liangyi. Para anak TK tersebut tidak tahu kalau mereka sedang masuk kedalam Perangkap Terrorist.



"Selamat datang di Warug Nasi Goreng Shen. Silahkan dipilih menu nasi gorengnya."Kata Shen.



Para murid memilih masing\-masing menu kesukaannya lalu makan dengan lahapnya. Baru sebentar saja para anak\-anak tersebut makan nasi goreng, tiba\-tiba saja semuanya merasa mengantuk.



"Aaa...ngantuknya. Padahal nasinya masih belum habis."Kata salah satu anak TK.



"Kalau kalian mengantuk, tidurlah dulu. Nanti akan kakak bangunkan saat bel masuk."Kata Jonah.



Semua murid Tertidur pulas akibat obat Tidur Bubuk yang dicampurkan kedalam Nasi Goreng.



"Yes, akhirnya Misi kita selesai. Semua murid telah tertidur. Saatnya kita angkut mereka."Kata Jonah.



"Ok.Ayo bantu aku mengangkutnya."Jawab Shen.



Jonah dan Shen mengangkut ke 35 anak TK tersebut keatas Mobil. Kemudian Jonah dan Shen membawa ke 35 Anak TK tersebut ke Bunker Rahasia di Kota Manila. Ketika bel Masuk telah berbunyi, Bu Guru mencari Murid\-muridnya namun tidak ketemu.


__ADS_1


Bu Guru mencari di sekeliling Barangay namun masih belum ketemu.



"Gimana nih, murid\-muridku?"Tanya Bu Guru



Penasaran, Bu Guru kemudian mencoba menelpon Kepolisian Kota Quezon.



"Halo pak polisi."Kata Bu Guru.



"Ya bu, ada yang bisa kubantu?"Tanya Pak Polisi.



"Seluruh murid TK ku hilang entah kemana."Lapor Bu Guru.



"Kami akan segera kesana untuk menyelidikinya lebih lanjut."Kata Pak Polisi.



Beberapa jam kemudian datang pihak penyidik Kepolisian Kota Quezon ke TK.



"Kapan terakhir kali Ibu bertemu dengan murid\-murid Ibu?"Tanya Pak Polisi.



"Tadi siang sewaktu jam Istirahat."Jawab Bu Guru.



"Dengan siapa saat itu anak\-anak ibu saat terakhir kali Ibu bertemu dengan mereka?"Tanya Pak Polisi.



"Kalau tidak salah, terakhir kali seluruh anak muridku diajak pergi makan nasi goreng oleh Badut. Katanya dia akan membalikkan anak\-anak saat Bel Masuk Pelajaran berbunyi."Jawab Bu Guru.



"Seperti apa ciri\-ciri wajah Badut itu, bu?"Tanya Pak Polisi.



"Tambutnya berwarna Pirang Panjang. Matanya berwarna Biru Aqua. Dia memiliki bekas skin rambut disebelah kanan Rambutnya. Terus, dia memiliki sebuah anting\-anting dan sebuah Ikat Rambut berwarna merah berbentuk Angka Romawi 12. Kalau dilihat dari wajahnya sih seperti orang Tagalog sini."Kata Bu Guru.



"Sudah Cukup, bu. Informasi yang Ibu berikan sudah cukup untuk menggambarkan Wajah Pelaku. Seperti ini kan, Bu?"Tanya Pak Polisi sambil memperlihatkan hasil gambarnya.




"Ciri\-Ciri yang Ibu sebutkan barusan merujuk pada seorang Buronan Internasional. Namanya adalah Jonah Nimuel. Dan dia adalah anggota Terrorist Jaringan Vinnie asal Philiphina.



Tenang saja, bu. Kami akan mengerahkan banyak bala Bantuan untuk menangkap Jonah. Karna dia sudah sering terlibat berbagai Tindak Kriminalitas."Kata Pak Polisi.



Kepolisian Kota Quezon kemudian melakukan kerja sama dengan Kepolisian Provinsi lain untuk mencari Buronan Jonah. Berita tentang hilangnya 35 anak TK yang diculik oleh Badut Gadungan menjadi Berita Internasional paling populer.



Bos Henry yang sedang menonton Berita di Rumah, dikejutkan dengan berita anak TK yang diculik oleh Terrorist Badut Gadungan.



"Ya ampun. Jadi, Jonah berulah lagi, ya. Aku harus menghubungi ICTF untuk menuntaskan kasus itu."Pikir Henry.



Bos Henry kemudian menelpon Ketua ICTF, Antonio Fernandez.



"Halo Antonio, Ini Bos Henry."Kata Henry.



"Ya, Bos. Ada apa?"Tanya Antonio.



"Apa kau sudah melihat berita CNN? Buronan Jonah Nimuel berulah lagi. Kali ini dia menculik Anak TK."Kata Henry.



"Wah, gawat tuh Bos. Terus, apa yang harus kita lakukan?"Tanya Antonio.



"Perasaan Bos gak enak, nih. Besok Kalian akan pergi Ke Quezon untuk menyelidiki Kasus Ini. Bisa jadi mereka ikutan menjadi Korban Manusia Cyborg, sama seperti Xinjen."Kata Henry.



"Baik, bos. Kami akan kesana besok."Kata Antonio. Tiba\-tiba Lisa memanggil Henry.

__ADS_1



"Ayah...makan malamnya sudah siap."Kata Lisa.



"Iya, sebentar."Jawab Henry.



"Sudah dulu, ya. Bos, mau makan dulu."Kata Henry sambil menutup Telepon.



"Ya,bos."Jawab Antonio.



Besok paginya, ICTF pergi ke Kota Quezon untuk membantu Kepolisian dalam mencari anak\-anak yang Hilang. ICTF dan Polisi saling berpencar dalam misi Pencarian. ICTF mencari ke arah sedangkan Polisi mencari ke arah Timur. Setelah berpuluh\-puluh Kilometer mencari, ICTF sampai di Ibukota Manila.



"Mungkin mereka sudah sampai di Ibukota. Bagaimana kalau kita cari di Manila?"Tanya Antonio.



"Baiklah, kita periksa dulu setiap sudut kota Ini."Jawab Michael.



ICTF pergi memeriksa setiap sudut Kota Manila. Akhirnya mereka sampai di sebuah Bunker yang nampaknya sudah tidak terpakai.



"Mencurigakan. Ayo kita periksa tempat ini."Ajak Antonio.



"Ayo.."Jawab yang lainnya.



ICTF kemudian memeriksa Isi dalam Bunker dan tiba\-tiba mereka terkejut setelah melihat Isinya. Seluruh Anak\-Anak TK yang ada didalam berita semuanya ada disini. Semuanya berada diatas Meja Operasi Laboratorium.



"Kejam sekali orang yang melakukan semua ini! Seenaknya saja dia memanfaatkan anak kecil sebagai Robot. Orang ini harus segera ditangkap."Kata Antonio.



ICTF mencoba mengeluarkan anak\-anak dari meja Operasi, namun tiba\-tiba Alarm berbunyi dengan sangat keras.



"Sial, kita ketahuan."Kata Antonio.



Tiba\-tiba semua anak\-anak tersebut terbangun dan langsung menangkap ICTF. ICTF segera melepaskan diri dari kepungan anak\-anak dan langsung melarikan diri.



"Anak\-anak ini Gila! Hampir saja kita digebukinnya. Bagaimana caranya menghentikannya, ini?"Tanya Agnez.



"Tenang. Disekitar sini pasti ada alat kendalinya. Pokoknya kita cari terlebih dahulu."Jawab Antonio.



ICTF kemudian pergi naik ke Lantai 2, disana ICTF menemukan sebuah Pintu. Ketika dibuka, Terlihat seorang pria memainkan Joystick sambil mengamati Monitor CCTV. ICTF kemudian menodong Kepala Pria tersebut.



Rupanya Pria tersebut adalah Jonah Nimuel yang sedang mengendalikan Robot Anak\-Anak.



"Angkat Tanganmu!"Perintah Antonio.



"Astaga, aku ketahuan."Kata Jonah.



"Kalau kau berani melawan, kami takkan segan\-segan untuk membunuhmu. "Ancam Antonio.



"Iya, iya. Aku takkan melawan."Kata Jonah.



"Sekarang beritahu aku cara mengembalikkan anak\-anak ini menjadi seperti semula!"Perintah Antonio.



"Tunggu dulu. Akan kukembalikan mereka dulu ke meja operasi untuk dioperasi kembali."Kata Jonah.



"Lakukan!" Perintah Antonio.



Jonah kemudian mengembalikkan anak\-anak tersebut ke Meja Operasi. Di meja Operasi tersebut, para Anak\-anak dioperasi kembali. Kepalanya dibelah, lalu Prosesor, Kartu Memori, RAM, dan ROMnya dibuang lalu kepalanya dijahit kembali.

__ADS_1



Setelah operasinya berhasil, semua anak\-anak akhirnya sadar Kembali. Jonah kemudian ditangkap lalu dihukum mati atas kasus penculikan anak dan Eksperimen Manusia secara Illegal.


__ADS_2