Oscar Team

Oscar Team
Independence Day


__ADS_3

 


Setelah berhasil menculik Presiden Amerika Serikat, Presiden Vinnie menelpon Presiden Russia.


"Halo pak Presiden."Panggil Vinnie.


"Halo Presiden Vinnie,ada apa" Tanya Presiden Russia.


"Ini saya baru saja menculik Presiden Amerika. Segera kumpulkan Presiden yang lain! Kita akan menjajah Amerika Serikat." Kata Vinnie.


"Siap, laksanakan."


Presiden Russia memanggil Presiden China, Presiden Korea Utara, dan Presiden Vietnam. Keempat Presiden tersebut mengirim Pasukan\\-pasukan Khususnya masing\\-masing untuk menyerang kota Washington DC.


Sementara itu, Jenderal EMQIE beserta Pasukan Delta Force baru saja tiba di Gedung Putih.



"Astaga...kita sudah Terlambat. Presiden telah diculik. Cepat cari Presiden! Mereka pasti masih belum jauh dari sini!" Perintah EMQIE.


Pasukan Delta Force kemudian berpencar ke setiap sudut Kota Washington DC. Tiba\\-tiba sebanyak 20 Helikopter Asing mendarat di Bandara Ronald Reagan. Sekitar 400 Tentara Asing datang ke Washington DC dengan membawa bendera Komunis.



"Seluruh Pasukan Komunis, Serang!" Perintah Jenderal SPETSNAZ \\(Spetsialnogo Naznacheniya\\). Sebanyak 4 negara secara kompak langsung menyerang Kota Washington DC, diantaranya SPETSNAZ \\(Russia\\), Korean People Army \\(Korea Utara\\), Sappers \\(Vietnam\\), People Liberation Army \\(China\\).


Tanpa kenal Ampun, keempat pasukan tersebut menembak mati seluruh warga tanpa pandang bulu. Melihat kedatangan keempat Penyusup tersebut, Jenderal EMQIE memerintahkan seluruh Pasukan Delta Force untuk berperang.



"Seluruh pasukan, Jangan biarkan Komunisme menjajah Amerika!" Perintah EMQIE.


Suara Tembak\\-tembakan memenuhi kota Washington DC. Ribuan warga Washington DC mati terbunuh oleh kekejaman Tentara Komunis. Sementara itu, Jenderal SWAT \\(Special Weapon and Tactic\\) Mark Taylor beserta Pasukan diperintahkan oleh Henry Wilson untuk mengamankan Markas PBB.



Pada saat itu, Markas PBB tengah diserbu oleh Tentara NAZI yang dipimpin oleh Jenderal Lynch dan Captain Drexler. Dengan liarnya, Lynch mendobrak Pintu depan Markas lalu menyerbu seluruh isinya. Mark yang tengah menanti dari dalam Markas, mengejutkan Lynch.


Mark tiba\\-tiba memukulkan Shotgun ke kepala Lynch sehingga membuat ia terjatuh. Dengan sigap, pasukan SWAT langsung mengunci pintu depan markas dengan kuat. Dengan sekuat tenaga, Tentara NAZI yang lain mendobrak\\-dobrak pintu depan markas namun masih saja belum terbuka.


__ADS_1


"Kena juga kau" Kata Mark sambil mengikat tubuh Lynch. Ketika Mark membuka Topeng Lynch, Mark terkejut.


"Astaga... rupanya cewek. Belum pernah aku memukul cewek sekuat ini."


Mark kemudian membawa Lynch ke Ruang Penyiksaan PBB. Disana dia diikat pada kursi listrik untuk diinterogasi. Ketika Lynch baru saja bangun, ia terkejut melihat tubuhnya terikat. Lalu datang Mark untuk mengintrogasi Lynch.


"Siapa yang memerintahmu?!" Tanya Mark.



"Takkan kuberitahu!" Jawab Lynch. "Oke kalau begitu" Kemudian Mark menghidupi Kursi Listrik sehingga membuat Lynch kesetrum. "Aaaahhh... tolong hentikan!!" Teriak Lynch.


Kemudian Mark mematikan Kursi Listrik.



"Masih belum menyerah?" Tanya Mark.



"Ok,ok. Akan kuberitahu. Tapi jangan siksa aku. Aku diperintah oleh Suamiku, Presiden Vinnie." Kata Lynch.


"Dimana dia sekarang?" Tanya Mark.


Kemudian Mark menghidupkan kembali kursi Listrik.


"Aaaahhh... sumpah aku tidak tahu!!" Jawab Lynch. Kemudian Mark mematikan lagi kursi Listrik.


"Apa kau tahu nomor Hpnya?" Tanya Mark.


"Tau.. tapi kumohon jangan siksa aku lagi!" Jawab Lynch.


Kemudian Lynch menyebutkan nomor HP Vinnie. Mark kemudian Menelpon Vinnie melalui Video Call.


"Halo.. siapa ini?" Tanya Vinnie.


"Apa ini benar Presiden Vinnie?" Tanya Mark.


"Ya ada apa?" Tanya Vinnie.


"Saat ini istri anda tengah kami tangkap. Kalau kau ingin dia tetap hidup, perintahkan kepada seluruh sekutumu untuk pergi dari Amerika Serikat dan kembalikan Presiden Amerika." Perintah Mark.

__ADS_1


"Tidak akan pernah!" Jawab Vinnie.


"Benarkah??"


Kemudian Mark mengarahkan kamera telepon ke wajah Lynch. "Lihat ini. Jika kau tidak mau menuruti perkataanku, aku takkan segan\\-segan untuk memperkosa istrimu." Jawab Mark.


Kemudian Tangan Mark mulai meraba\\-raba tubuh Lynch.


"Tidak!! Jangan!"Teriak Lynch.


"Huhuhu...tanganku sudah semakin dekat, dan semakin dekat." Kata Mark.


"Baik, baik, baik. Akan kuturuti perkataanmu, tapi lepaskan Istriku!" Kata Vinnie.


Kemudian Vinnie menelpon keempat Presiden sekutunya.


"Teman\\-teman ayo kembali balik! Misi kita Batal!" Perintah Vinnie.


"Kenapa bisa?" Tanya Presiden Russia.


"Sudahlah..lain kali saja kita ulang." Jawab Vinnie.


sementara itu, keempat Tentara Komunis yang tengah berperang di Washington DC, ditelpon oleh Presidennya masing\\-masing.


"Misi kita Batal, kembali Pulang!" Perintah Presiden.


Vinnie juga menelpon seluruh Jenderalnya untuk Pulang.


"Semuanya, kembali Pulang. Misi kita batal!" Perintah Vinnie.


Padahal saat itu, Captain Drexler baru saja berhasil membuka pintu depan markas PBB setelah berjam\\-jam dicoba.


"Haduh... sia\\-sia juga usahaku mendobrak pintu."Kata Drexler.


Vinnie kemudian menelpon kembali Mark Taylor. "Dimana istriku Sekarang?" Tanya Vinnie.


"Di dalam Gedung PBB. Bawa Presiden kemari, kemudian kuserahkan istrimu." Kata Mark.


"Baiklah, saya mengerti."


Kemudian Vinnie membawa Presiden Amerika ke Gedung PBB. Disana, Vinnie melakukan Barter dengan Mark. Mark memulangkan Lynch, sedangkan Vinnie memulangkan Presiden.

__ADS_1


Dengan berat hati, Vinnie pergi meninggalkan Amerika Serikat. Amerika Serikat akhirnya memperoleh kembali Kemerdekaannya.


 


__ADS_2