
Konser telah usai..
"Mas?" Ucap calid
"Iya sayangku,cinta ku ada apa?" Jawab arfan
"B U C I N" Balas calis yang geli tapi suka dengan ucapan arfan
"Bucin? ohh budak cinta haha,BUCIN mas hanya untuk calistha seorang eaaa" Jawab arfan lagi
"CUPP" Arfan mengecup kening calis untung saja merek sudah memasuki mobil
"Kapan nih mas jadi ustad gaul gini haha" Ujar calis
"Yaa mas manusialah dek bisakan gaul gaul haha yakali mentang2 ustad lalu berbicara kuno apalah itulah hehe mas kan mengikuti jaman biar kerenn" Jawab arfan
"Iya mas keren kok haha tapi awasss tuu mau sama pelakor lakor luaraan" Ucap calis seraya menatap tajam arfan
"Tenang dek,jiwa ini raga ini,cinta ini hanya untuk mencipta dan dirimu seorang" Balas arfan
"Pantun yuk mas,bisa kann???" Calis mengajak arfan yaa karena kata ummi dulu sebelum adik arfan meninggal dia pernah menjadi seorang yang beriang dan sering melawak,berpantun tetapi itu semua sirna karena adiknya meninggal,dia menjadi dingin,pendiam dan tidak banyak tingkah,semua sifatnya yang hilang itulah dirindukan semua ustad/ustazah senior dipesantren
"Emm mas udah lama engga pantunan dek bentar ya mas pikir dulu oke" Jawab arfan
Beberapa saat kemudian..
"Jalan-jalan ke samarinda
Tidak lupa bawa bambu
Makin lama makin bahagia
Lihat kamu berkerudung ungu" Memantun arfan
"Cakeppp!!!"
"Aku sedang minum jamu
Minum di bawah pohon jambu
Aku tak mau kehilangan kamu
__ADS_1
Karna ku sangat mencintaimu"
"Baper adek mass haha,lagi lagi lagi" Balas calis
"buah salak baru dipetik
buah dukuh buah delima
ada banyak wanita cantik
cuma kamu yg aku cinta"
"Widihh keren mass ee" Ujar calis
"Hehe untungg aja mas masih ingat hehe" Balas arfan yang sedikit demi sedikit kembali menjadi arfan yang dulu
"Terakhir mas kapan memantun?" Tanya calis memastikan
"Emm umur 9 tahun jadi 15 tahun yang lalu,mas jadi pendiem waktu itu hehe" Jawab arfan tersenyum karena dia yakin bahwa saag dia bersama calis dia bisa kembali seperti dulu.
Sampai rumah yang gedee sekorea wkwkk kita sebutlah mansion
"Assalamualaikum" Ucap arfan dan calis
"Eh bibi hehe maaf ganggu bik malam malam bi ya" Ujar calis merasa tak enak hati membangunkan pekerja kakeknya
"Engga papa kok non tadi tuan besar udah bilang kalau non nonton konser dan bibi dah biasa kok hehe" Balas bibi darti tersenyum
"Mas mau makan dulu apa gimana?"Tanya calis saat mereka masuk kedalam
"Mandi dulu dek nanti makannya dikamar aja"Jawab arfan
"Aku siapin air dulu ya" Saat mereka memasuki kamar
"Iya"Balas arfan
"Mas airnya sudah siap mandi sana tenang mas malam2 gini air hangat kok"Ujar calis
"Takutnya suami dikasih air dingin hehe"Balas arfan
"Yee mas gitu ah,yaudah calis ambil makanan dulu ya"Ucap calis
__ADS_1
"Iya cintakuu"Balas arfan
Beberapa saat kemudian
Saat calis memasuki kamar tetapi arfan tidak ada..
"Astaga mas arfan ini mandi setengah jam tumben ya ketok aja ah" Calis bergumam
Tok tok tok
"Mass,mass! kamu di dalam" Teriak calis
"Iya dek,emm bawakan handuk pang mas lupa hehe yakali tadi mas tel**jang keluar hehe" Balas arfan
"Ampun deh mas kirain apa apa" Ujar calis
"Cepet dekkk!"
Selesai memakai baju..
"Udah mas? Yuk makan" Ucap calis.
"Sini piring adek" Jawab arfan dan meminta
"Dikit kah mas?" Ujar calis
"Digabungin,makan sepiring berdua
Dan mereka pun makan sepiring berdua
"Sholat sunnah yuk" Seru arfan
"Oo yaudah" Pasrah calis dan dia tau apa maksud dari itu wkwkk
Selesai sholat dan mereka di ranjang
"Dek mas boleh cium?" Tanya arfan
"Yaelah mas cium cium aja biasanya nyosor" Balas calis
Arfan berdoa menyentuh ubun ubub calis mulailah dia mencium kening,mata,kedua pipi dann bibir tipis calis..
__ADS_1
Dan hanya merekalah yang tau selanjutnya🤔🤣🤣
BERSAMBUNG....