Painting Love

Painting Love
54


__ADS_3

Mereka sampai di restoran calis.


Calis yang sedang duduk di ruangannya yang berkaca gelap dan tidak terlihat dari luar tetapi didalamnya bisa melihat.


Dia kaget melihat keluarganya, Duduk memesan makanan. Dan disitu ada juga suaminya yang telah ia tingalkan selama 8 bulan ini.


"Kok kamuu kurus mas? apa lara gak ngerawat kamu? kamu juga memiliki mata panda?"Lirih calis. (ya allah neng kenapa bloon banget sihh, kesal author)


Anna yang baru saja pulang dari sekolahnya.


Dia melintasi meja tempat para keluarga calos berada, Dan dia mencari keberadaan calis.


"Eh yus, liat kak cal.." Anna baru menyadari kalau ada pria2 yang melihatnya. Dan sudah bisa dia pastikan kalau itu keluarga calis.


"Eh maksud ku, Kak tiwi" Tambah anna lagi.


Mereka tidak menyadari kalau anna hampir menyebutkan nama calis. Dia memanggil calis yaitu kalis. Kalis? Adonan kali hehe.


Perbincangan para lelaki dimeja nomor 3.


Restoran calis tidak memiliki ruangan vip.


"Aku penasaran dengan pemilik restoran ini, Apa kita bisa menemuinya?" Tanya arfan


"Kok gitu? kamu pasti mikir kalau caliss yakan nak?" Tembak uncle addi.


"Iya unc, Aku masih penasaran." Ujar arfan


"Sudahlah, Nanti kita coba tanya2 ya" Ucap abi yuda.


Tiba tiba tante kiran melintas didekat mereka.

__ADS_1


"KIRAN!" seru adda dan addi.


"Astaga naga! ya allah. Ka kalian?! addi adda dan yuda?!" Kaget tante kiran


Ya allah, Gimana hamba menjawab pertanyaan mereka. batin tante Kiran.


"Jadi kamu yang punya resto ini?" Tanya uncle adda.


Jawab aja iya ran. Batin tante kiran


"Iyo, kalian pada ngapain diberlin?" Tanya tante kiran basa basi.


"Pembukaan gedung baru." Jawab abi yuda.


"Ouhhh," oh tante kiran.


Pasti ini suami calis, Kalau diliat2 ssih tampang kalem. Batin tante kiran.


"Calis aku denger kabur yud? udah ketemu belum?"Tanya tante kiran yang pura pura ndak tau, ia bergabung bersama mereka.


"Belum, Nah ini menantuku. Arfan ustad muda." Abi membanggakan arfan


"Halah yuda yuda, Kalau ustad pasti tau dong kalau istri kabur dicari ini malah ke LN." Cibir tante kiran, Yang sudah kesal dari calis menceritkan dulu.


"Eh kabarnya aku denger calis, Dimadu ya?" Tambah tante kiran lagi.


Dada arfan sesak kalau mengingat momen2 murahan itu.


"Makanya yud, Kalau punya anak cewe. Nikahkan sama lelaki yang buka bernotabe ustad, Jadi di madukan anak lo dan lagii calis masih muda.Nah gua mau pergi. Byee!!"


Maaf ya guys, Gak semua ustad kaya gitu kokπŸ˜„πŸ˜„.

__ADS_1


Perih hati arfan mendengar semua omongan tante kiran. Benar adanya, Calis masih muda. Tapi salah dari omongan tante kiran adalah *Jangan dinikahkan anak lo ama ustad2, dimadukan kan anak lo*.


Isu sudah beredar sejak 8 bulan yang lalu. Tetapi segera dibantah dengan ibr group.


Tante kiran, Masuk keruangan calis.


"Assalamualaikum, Cucuku" salam tante kiran kepada kandungan calis.


"Walaikumsalam granma"


"Tante, Ngomong apa aja sama keluarga ku?."Tany calis.


"Biasalah lis, Tante tadi saking kesal ma suami mu. jadi tante sindir dikit. Maaf ya" Ujar tante kiran


"Astaga tante tante."


Dimeja


"Humph, Jangan dengerin omongon kiran tadi ya nak, Mulutnya emang pedes gitu" ujar abi


"Iya bi."


"Sabar bro, Mungkin calis berada di kutub utara sana." Canda satria.


"Satria! kalau suasana kaya gini, Jangan bercandaan" Ujar uncle addi tegas.


Bersambung.


hai guys! 3 bab aku up hari ini.


Kenapa aku up 3 hab hari ini, karena ide melintas dan besok aku sibuk sama tugas untuk berapa hari kedepan.

__ADS_1


So 3 chapters for today. Happy reading! Don't forget to like yaaa !!! See you in the next chapterπŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹πŸ‘‹


__ADS_2