
Tanpa babibu arfan lamgsung mengangkat calis dan ternyata calis pingsan guys bukan ketiduran..
"Pak usmann bik inem!!! Ayo berangkat ke RS calis demam" Teriak arfan berlari sambil membawa calis.
"Ehh stad..." Inem pun kesana kemari menyiapakan peralatan jika nanti dibutuhkan.
Pak usman yang sigap langsung membuka mobil milik arfan dan langsung menyalakannya
Karena kegaduhan para santri,ustad dan ustazah ngecek takut ada apa apa..
Arfan yang melihat iswan langsung menyuruhnya.
"Wan! Nanti suruh abi dan umi nyusul ke RS,istriku demam tinggi kayanya,jangan lupa kabarin mertua ku" Ucap arfan yang sudah memasuki mobil..
Banyak para santri yang bertanya2 dan beberapa ustad dan ustazah bergopoh gopoh pergi ketempat kyai..
"Suster!! Suster!!" Suara arfan mengelegar dan RS itu berpemilikan calis..
Suster yang menyadari itu menantu tuan yuda langsung menyuruh temannya atau suster lain menyiapkan bed dan Langsung dibawa ke UGD
"Maaf tuan! Kami mau memeriksa nona muda dahalu" Larang suster bername take YUNI..
"Stad kita tunggui diluar aja yah,insyaallah ning ga apa apa" Bujuk bi inem
Beberapa saat kemudian..
__ADS_1
Datanglah para orang tua, kakak calis,sahabatnya dan ustad ustzah yang turut ikut..
"Nak gimana keadaan anak abi???"Tanya abi yuda gelisah.
"Calistha kenapa nak??" Tanya umi farra dengan raut wajah khawatir.
"Apa jangan2 adek hamil?" Tebak atthaya
Arfan pun yang ditanya banyak pertanyaan pun akhirnya menjawab..
"Jadi gini abi,umi saat saya pulang dan memasuki kamar saya melihat calis tertidur dan saya memutuskan untuk mandi,setelah mandi saya melewati meja dan disitu terdapat test peck tetapi hasilnya negatif,dan saat saya ingin berbaring,saya merasakann suhu tubuh calis gak normal tanpa banyak omong saya gendong dan itu calis pingsan."Ujar arfan sendu.
"Astafirulloh"
"Umi,padahal pagi tadi calis baik,sangat baik sekali tidak ada menunjukan hal apapun" Ucap arfan
Dan tiba tiba dia memegang tangan umi dan menangis,dia tau laki laki tidak boleh lemah tetapi dia merasa tidak bisa menepati janjinya untuk menjaga calis.
"Umii maafkan arfan yan yang tidak bisa menepati janji ke abi,umi dan kakak ipar" Ucap arfan yang masih menangis.
"Sudah gak papa kok tetapi umi khawatir penyakit calis kambuh tentang tidak tahan dengan bau sesuatu seperti amis ikan contohnya" Ucap umi fara
Ummi nissa pun terkaget
"Farra! Apa? Amis ikan?" Ucapnya
__ADS_1
"Iya nis,anakku yang itu tidak tahan dengan amis ikan dan biasanya dia mual,pusing dan langsung demam tinggi dan itu terjadi saat dia berumur 16 tahun disaat itu bibi dirumah membeli ikan hidup dan membersihkannya,calis pun melewati bibi tanpa sengaja memcium amis ikan itu" Ujar ummi farra yang menatap sendu pintu ugd yang belum terbuka.
"Karena dari itu calisku yang hampir 24tahun dia hidup,tidak pernah pergi kepasar karena suatu alasan AMIS IKAN" Tambahnya.
"Ma.. maafkan aku ra,aku salah aku salah. Karena aku menantuku sakit" Ucap ummi nisa
"Maksud umi?" Tanya abi abdul
"Apa maksudmu nis?" Tanya abi yuda yang sedari tadi diam.
Ummi nisa mengambil napas dan membuangnya secara perlahan2
"Maafkan aku,karena aku calistha mengalami ini. Aku mengajaknya kepasar dan dimobil dia seperti dilema dan saat kami memasuki pasar awalnya dia biasa2 aja tetapi saat dibagian ikan,wajah cantik nan ayunya pucat dan seperti orang mau muntah.aku kira ditidak apa apa tapi ternyata" Ummi nisa tidam sanggup meneruskan,perasaan bersalah mengelayutinya.
"KENAPA NISA!!! KENAPA!!!" Ummi farra yang hilang kendali.
BERSAMBUNG...
LIKE
KOMEN KALAU ADA YANG KURANG ATAU TIDAK BERKENAN. HEHE
Klik Favorit kalau suka
See u next bab guys..
__ADS_1