
Diperjalanan pulang
Pak usman setia selalu menyetir didepan dan di kursi sampingnya sudah ada bi inem duduk dengan raut wajah masih khawatir.
"Calis ga papa kan? Ga ada yang sakit? kalau ada bilang sama mas ya" Ujar arfan
"A aku g ga papa mas cuma lemes doang nanti sembuh kok" Ucap calis lirih
"Istrihat yang full ya dek,kamu masih agak pucet nantii.."
"Bik,bibi bisa bikin jamu?" Tanya arfan
"Bisa ustad,bisa saya bisa bikin jamu" Ucap bi inem
"Sebelum ini bi inem jualan jamu dan pelangan setianya ya ustazah farra mamanya ning calis" Ujar pak usman menambahi
"Syukurlah kalau begitu pak,saya ga binggung nanti nyari jamu yang bagus kemana mana" Ucap arfan
Dan sampailah mereka dikawasan pesantren..
"Dek bisa jalan?" Tanya arfan
"Bisa kok mas" Ucap calis tersenyum,tapi sejujurnya badannya sangat lemes
"Kamu diem dulu disini" ucap arfan
"Mas.."
Belum satu menit,pintu sebelh calis terbuka..
"Sini mas gendong" Ucap arfan
"Mass,aku bisa kok" Calis membela diri kalau dia bisa
__ADS_1
"Gak,gak gak ada! Sini mas gendong" Ucap arfan
"Maa... Aaa" Calis merasa tubuhnya sudah melayang diudara
Saat arfan memasuki kawasan menuju rumahnya,banyak santri yang melihat itu dan seperti biasa sang kedua eaa eh lara lara guys,dia makin makin makinnnnnn... tau kan haha.
"Assalamualaikum" Salam keempatnya.
"Walaikumsalam"
๐๐๐๐
"Alhamdullillah,cepet sembuh ya anak ummi" Ucap ummi membelai kepala calis yang dititupi jilbab. Yang pasti si calis sudah didudukan arfan yaa,hehe.
"Lis,lu udah gue izinin alias gue manjagin masa cuti lo" Ujar bunga
"Iya lis,lo istrihat total dulu beberapa hari" Timpal aisyah
"Nahh bener liss,gue sebagai sahabat lo ni ye,mau jantungan pas elo lama bener didalam ruangan pemeriksaan alias IGD" Ujar isti
Dan terjadilah cerita ciwi ciwi antara BACI tersebut walaupun calis hanya sedikit menimpalinya
Diteras rumah
Ada atthaya,arfan,iswan dan irdan.
"Thaya! Jadi nih 2 bulan jadi manten" goda irdan
"Jadi dongg,tapi gugup dehh haha karena mau melepas masa lajang gue" Ucap atthaya
"Jangan gugup santuy santuy,haha" Timpal iswan
Para para ustad ini ini pada gaul semua,ci elehh haha..
__ADS_1
"Lesu banget bro" Ucap atthaya yang melihat sang adik ipar lesu lesuan.
"Ya lesu lah bro,bini ku lagi sakit gitu,kalau sampai terjadi apa apa aku ga tau lagi deh,mau jantungan rasanya pas tau dia demam tinggi untung saja cepet turun" Ujar arfan
"Yahh namanya juga takdir hari ini fan,untung aja si calis ga serius2 amat" Ucap irdan
"Yahh gue tad ke mall liat liat cincin kawin sama si BAI biasa kata ummi KAMU BELUM MAHROM SAMA BUNGA,NANTI JALAN PERGI SAMA AISYAH DAN ISTI,gitu noh kata umi haha,saat asik asik liat2 nih hp nyaring bener dikantong,pas gue angkat abi ngabarin adek masuk RS waduh gue pikir kenapa adek ya?perasaan baik baik aja,Auto panik nahh gitu deh" Ujar atthaya
Dan tiba tiba
"Assalamualaikum" Salam para para ustazah
"Walaikumsalam"
"Ning calis istirhat kah ustad?" Tanya slah satu dari mereka
"Gak,dia lagi ceritaan sama sahbat2nya didalam,kalau mau masuk,masuk aja" Ucap arfan
"Ohh,yaudah ustad kita permisi masuk"
"ya" balas arfan singkat,padat dan jelas
"Widihh lo jadi ustad irit bicara?" Tanya atthaya yang sedari tadi melihat gaya bucara arfan yang sangat2 singkat,padat dan jelas
"Yess"
Bersambung..
Like
Rate 5
Komen..
__ADS_1
SEE U NEXT BAB