
Setelah sholat tahajjud dan membaca al qur'an,arfan melihat istri cantiknya tertidur dengan tidak anggun kata author tapi ga tau kalau arfan
"Aku berjanji padamu akan selalu mencintai,menjaga,merawat dan menyayagimu.
Jika suatu saat raga ini telah tiada,percayalah cintaku padamu tetap selalu ada sepanjang masa sampai kita dipertemukan atas seijin allah kembali" Ujar arfan sambil mengelus pipi calis
"Aku mencintai mu karena allah,Aretna calistha ibrahim" Tambah arfan.
Karena arfan yang mengelus ngelus pipi calis dan di empunya pun terusik
"Hemm.. eh mas! Jam berapa sekarang?" Tanya calis
"Astafirulloh adek,maaf ya pasti pas nganggu tidurnya,lanjut gih tidur ini masih jam 1 malam" Jawab arfan
"Ohh,ayo dah mas lanjut tidur nanti siang ngantuk,kan masih ada beberapa jam lagi sholat subuh" Ujar calis dengan mata terpejam pejam
"Ayo"
Mereka pun melanjutkan tidur..
Allahuakbar allahuakbar.. Salah satu santri melantunkan adzan subuh..
"Assalamualaikum ustad,ning" Sapa santri santri yang berlewatan dengan arfan dan calis
"Walaikumsalam" Jawab suami istri tersebut dengan senyum pastinya
Di belakang
"Ihih apaan sih menariknya itu cewek!" Gumam lara
"Sampai sampai si tu rinda ninggalin aku huh!"
"Heiii laraaa udah dehh jadi manusia,kamu nyantri juga kamu tau kan dosanya mendekati suami orang"Seru salah satu santri wati bernama kajeng.
"Kenapa lo? Sewot!" Balas lara.
__ADS_1
Setelah sholat,mentari lun menampakkan dirinya..
"Alhamdulliah,maaf ya mas calis cuma bisa masak segini doang" Ujar calis kepada arfan yang sudah selesai memakan nasi goreng sosis plus telor ceplok diatasnya.
"Alhamdulilah dek,ga papa kok sayang yang penting adek bisa memasak ini mas udah senang, emm nanti siang sekitar jam 11 ada art kesini namanya bi inem dan pak usman,mereka suami istri yang ga memiliki anak cuma mengangkat anak orang aja dan dibawa kesini anak laki laki berumur 8 tahun bernama keisya" Ujar arfan
"Oh iya mas,kamar belakang cukup gak ya? Kan ada anaknya"
"Keisya ngantri disinii dek di masukin abi kasian dia,sekolah lamanya jauh banget dari sini"
"Oh yaudah deh mas"
🎭🎭🎭🎭🎭🎭
Digerbang pesantren
"Ini ya buk,kok dipesantren nyari art" ujar si bapak usman.
"Masuk aja duku pak,nak ayo" Ujar bi inem mengandeng tangan anaknya
"Asalamualaikum,permisi nak. Saya mau nanya rumah ustad arfan di mana ya?" Tanya pak usman kepasa iswan
"Ada perlu apa pak?" Tanya iswan balil
"Kita artnya mereka nak" Kini bi inem menjawab
"Ohhh,ayo buk pak dek ikutin saya. Sini buk saya bawakan barangnya" Tawar iswan
"Makasih nak"
Iswan hanya membalasnya dengan seulas senyum.
"Assalamualaikum³,ustad ning" Salam iswan termasuk keluarga kecil tersebut
Calis pun membukakan pintu
__ADS_1
"Walaikumsalam ustad,eh ada bi inem,pak usman sama dek keisya" Antusias calis
"Masuk dulu" Ajak calis
"Ning maaf,saya duluan ya ada urusan,hehe.. assslamualaikum!" Ucap iswan
"Walaikumsalam"
Saat memasuki rumah calis,keisya tercengang
"Wahhh ibu,rumah tante ini cantik ya" Ujarnya.
"Iya nak,diem dulu ya" Jawab bi inem
"Silahkan buk pak duduk dulu, saya kedapur sebentar" Ucap calis.
"Iya ning" Ujar bi inem yang mengikuti panggilan iswan tadi
4 menit
"Silahkan bu,pak,dek diminum dulu"
Dan selesai itu..
"Jadi ning,kita ke sini menjadi art dirumah ustad arfan dan ning ini istrinya?" Tanya pak usman yang memulai membicaraan.
"Iya pak,buk perkenalkan nama saya aretna calistha ibrahim" Ujar calis
"Ha,ning ini an anak nya tuan yuda?" Tanya pak usman
"Hhee iya pak"
"Alhamdulilah ning,saya berterima kasih sekali kepada keluarga ning termasuk tuan yuda karena telah menolong saya,saat saya terhampit mobil kecelakaan 2 tahun silam" Ujarr pak usman mengingat saat saat dimana dia berpikir itulah akhir dari hidupnya tapi ternyata tuhan berkata lain ada seseorang konglomerat yang suka rela menolongnya.
Bersambungg...
__ADS_1