
Hiiiii!!!! di sini calis sudah berubah yah, gak ada lagi calis yang kekanak kanakan. Di exstra bab ini kita menemukan calis yang ke ibuan.
-
-
-
"Morningg anak mommy" Ibu muda yang sedang berusaha membangunkan anaknya.
"Kai sayang, Bangun yuk. Kata daddy nanti kalau kai mau bangun, Dan akan menjadi rajin sholat subuh. Daddy mau kasih kai berlibur ke swiss gimana?" Tawar calis kepada sang anak.
"Kalau ga bangun ya udah yaaa, Libur kali ini cuma di indonesia. ss aa ** uu duu a"
"KAI BANGUUN MOMMY!!!!!" Teriak kai dan langsung berlarii ke kamar mandinya.
"KAI!! BACA DOA BANGUN TIDUR!!!!"
"KAI! KESINI!" Tegas calis.
Kai pun menurut.
"Iya mom," Ucap kai setelah menghadap sang mom dengan muka tertunduk
"Duduk di sini" Ucap calis menepuk kasur."
__ADS_1
Kai menurut.
"Baca doa bangun tidur!"
"Alhamdullillahilladzi ahyaanaa bada maa amaatanaa wa ilaihin nushur. ' Artinya: “Segala puji bagi-Mu, ya Allah, yang telah menghidupkan kembali diriku setelah kematianku, dan hanya kepada-Nya nantinya kami semua akan dihidupkan kembali.”
"Aminnn"
"Yaudah mom mandikan ya"
"NO! MOM"
"Yaudah hati hati ya" pringatkan calis.
Kenapa calis tidak takut jika anak umur 3,5 tahun mandi sendiri? ya karena kamar mandi kai sesuai dengan jangkauannya.
"Kai mana mom" Tanya arfan yang sedang menghirup udara subuh sambil menunggu adzan subuh.
"Lagi mandi, Anakmu itu, Karena di buatkan kamar mandi sesuai untuknya, Selalu menolak untuk di mandikan" Ucap calis setelah mendudukkan dirinya disamping arfan
"Anak kita mom" Sambil bersandar dibahu calis, (Mereka belum wudhu yaaa).
"Yayaya, Hanya saja aku gak mau, anak kita itu mandiri sebelum waktunya. Diriku saja
mandiri setelah menikah eh gak juga gak? setelah aku mencoba hijrah lebih dalam" Ucap calis sambil mengusap ngusap rambut arfan yang sudah berbaring di pahanya.
__ADS_1
"Waktu sangat cepat ya mom, Lihat saja aku akan memasuki umur 30 tahun. Semoga kita tetap bersama sampai rambut ini memutih seluruhnya" Ucap arfan mengengagam tangan calis.
"Sampai tangan ini berkerut pun aku selalu ada untukmu suamikuuuu" Tambah calis.
"Maafkan aku" Lirih calis
"Kenapa mom?" Tanya arfan yang sudah duduk menghadap calis
"Maafkan aku tidak bisa memberikan keturunan lagi" Air mata calis pun menetes.
"Gak apa apa mom, Aku sudah bersyukur memilikimu, Dicintai seorang secantik dirimu, Diberikan anak setampan kaisar, Untuk apa aku keluhkan lagi? Apapun kata orang di luar sana, Jangan masukan ke hati yaaa, Calistha ku ya calistha ku bukan orang lain, Aku tak ingin egois, Jika aku megikuti egoku, Aku akan kehilangan belahan jiwa ku, Kamu tau, Bagaimana aku melihat kamu berjuang mempertaruhkan nyawa melahirkan keturunanku, Jiwa ku hancur, Pikirkan ku kemana mana di saat melihat mu terkapar lemas sesaat setelah di keluarkan dari ruang operasi." Ucap arfan panjang lebar, Rasa takut itu masih tersisa, Rasa takut kehilangan itu sangat besar.
"Mendapatkan restu dari abi dan umi, Mendengar kata "Iya" dari mulutmu, Mengucap ijab kabul di gengaman abi, Mengengam tangan mu disaat repsesi, Mengukir cinta bersama. Hidup bersama mu aku sangat bersyukur, Kamu tau ehm"
"Apa?" Penasaran calis
"Disaat abi(Abi abdul) bilang bahwa aku akan dijodohkan dengan anak dari Yudatrana Ibrahim, Waw, Perasanaan ku campur aduk. Aku ingat sekali sehari sebelum pergi kerumahmu, Aku berpikir keras tidak mungkin anak dari orang tersohor, Mau dengan ku yang hanya seorang ustad yang gak gaul gaul amat gini, HAHAHA. Aku juga saat itu insekyur bahasa gaulnya sekarang, Maukah kamu dengan ku? Suami idamanmu seperti apa? Maukah kamu dengan diriku yang sangat kuno dalam persosmedtan ini?, Memantapkan diri untuk menemui dirimu dirumahmu saat itu, Siapa yang tidak gugup? Menikahi cucu dari keturunan IBRAHIM yang terkenal akan kesuksesan. Keluarga yang sering memainkan saham. Kaget haha." Ucap arfan sekalian bernostalgia.
"Terima kasih" Hanya itu kata kata yang bisa keluar dari mulut seorang CALISTHA IBRAHIM
"Untuk?"
"Untuk semuanya! Menerima dirimu yang awalnya kekanak kanakan, Mencintaiku dengan tulus" Ucap calis memeluk arfan
"Setiap manusia memiliki kekurangan dan kelebihan nya masing-masing, Calis ya calis oke"
__ADS_1
"Iya mass"
Bersambung