
Malam harinya
"Bik,pak sini makan bareng" Seru calis kepada suami istri tersebut.
"Gak enak saya ning,stad. Kami makan di dapur aja" Tolak halus pak usman
"Gak papa kok pak,sini bareng kita.Makan rame rame" Ujar arfan
"Yaudah stad,permisi ya." Ucap pak usman yang tidak bisa lagi menolak
Mereka pun makan bersama..
Calis pun turut membantu bi inem merapikan meja setelah makan,sebenarnya pak usman tadi tetapi calis menyuruhnya diruang tamu bersama arfan.
"Non" Panggil bi inem
"Iya bik kenapa?"
"Ning sama ustad cocok,cocok sekali. Kalian baik banget" Ujar bi inem yang terharu disaat hari pertama atau hari kedatangannya bekerja,majikannya menyambut dengan baik,baik sekali.
"Alhamdullilah bik,saya yang bersyukur karena di jodohkan dengan mas arfan dan insya allah bisa membawa ku kejalan seharusnya" Ujar calis tersenyum
"Amin amin amin ning" Ucapan calis di amini oleh bi inem.
Ya allah berkahkan lah rumah tangga mereka,mereka adalah orang yang baik sekali. Batin bi inem
Selesai dari itu
Diruang tamu
"Jadi gini,pak buk. Saya dan abah mau keisya dimasukan dipesantren ini,soal biayanya saya yang menanggung. Kasian keisya dia masih kecil dan sudah berangkat kesekolahnya yang dari sini lumayan jauh" Ujar arfan
"Ustad serius" Pak usman tercengang karena anaknya mau nyantri dipesantren ternama.
"Saya serius,sangat serius. Dan lusa insyaallah ya pak,kita urus bersama tentang kepindahan keisya" Ucap arfan tersenyum
"Terima kasih,terima kasih banyak ustad. Semoga rejeki kalian dilancarkan yang di atas" Pak usman berdoa
"Amin amin amin,makasih pak" Ucap arfan dan calis
"Keisya udah tidur bik?" Tanya calis
"Udah ning,kayanya dia kecapeaan" Ucap bi inem
"Emm maaf stad,saya mau nanya" Ucap bi inem
"Iya bik?"
"Jadi gini stad,ning. Kalau masuk pesantren jadi tinggal di asrama ya?"
"Iya bik! Nanti keisya di asrama khusus anak seumur dia,di dalamnya hanya berisi 3 orang " Jawab arfan
Setelah makan,arfan pun mau berangkat bersama pak usman ke sekolah lama keisya.
"Dek,mas pulangnya agak sorean ya" Ucap arfan sambil mengulurkan tangannya unt7k di cium calis
__ADS_1
"Iya mas" Jawab calis sesudah mencium tangan arfan
Mereka pun pamit pergi
30menit calis duduk menonton tv,sedangkan bi inem membersihkan rumah dan keisya sedang bersama abi yuda dirumah utama.
Hp berlogo apel berbunyi mempertandakan ada yang menelpon.
"Assalamualaikum umi,ada apa?" Ucap calis setelah mengeser tombol hijau.
"Walaikumsalam nak,kamu sedang apa?" Tanya umi
"Duduk duduk sambil nonton tv mi"
"Ohh gitu,kepasar yuk nak" Ajak umi
Aduh gimana yak? gue ga suka amis ikan dan gue ga pernah selama hampir 24 tahun nginjakkan kaki ke pasar.Batin Calis
"Nak nak,halo lis"Seru ummi dibalik telpon
Calis pun tersadar
"Ah iya ummi,sama siapa aja mi? calis ajak bi inem ya"
"Ustadzah pengurus2 nak,sip"
Dan telponan antara menantu dan mertua itu pun selesai.
Dimobil.
"Ayo nak,kita udah sampai" Ucap umi
"I iya umi"
Mereka pun memasuki pasar.
Yaaa awalnya santai2 aja di sayur mayur tetapi saat memasuki area daging,ikan pokoknya yg amis amis. Calis menahan rasa mualnya
Selesai berbelanja
Dimobil
"Nak,kenapa kamu pucat?" Tanya ummi khawatir
"En engga papa kok mi" Ucap calis yang menahan mual
Setiba dipesantren
Dan mereka pulang kerumah
"Bik,saya keatas dulu ya mau tiduran agak pusing" Ujar calis
"Iya ning" Balas bi inem
Dikamar
__ADS_1
"Astaga kenapa kelapa ku pusing gini ya? haid aja udah lewat,tapi kenapa pusing? jangan2 gue hamil? eh beberapa hari ini dan yang lalu biasa aja. Ahh gue penasaran ah,test dulu siapa tau hehe..." Ujar calis yang langsung mengambil testpeck yang ia beli untuk jaga jaga misalnya betul.
Calis pun mulai menge test
Setelah beberapa menunggu...
"Yahh negatif" Ujar calis sendu
"Mungkin belum rejeki"Ujarnya lagi.
"Tidur ah,mungkin pusing gue habis ini hilang"
Calis pun tertidur setelah menganti baju dengan lengan dan celana pendek,baju rumahan gitu.
Tetapi dia lupa kalau tespeck belum dia buang dan masih di taro di meja..
Perkiraan arfan,dia akan pulang sore tetapi jam 2 dia sudah selesai dan dia memilih untuk pulang..
Setiba dirumah..
"Asalamualaikum" Ucap arfan
"Walaikumsalam stad" Jawab bi inem yang sedang mencuci pakaian.
"Calis mana bik?" Tanya arfan
"Didalam stad,dari kita pulang tadi ning calis langsung masuk kamar"
"Ohh yaudah bik,saya kekamar dulu ya"
"Iya stad"
"***..." Salam arfan terpotong saat melihat sang istrinya tertidur dengan pakaian pendek
"Tidur toh,yaudah nanti aja ngomongnya" Arfan berlalu pergi untuk menganti baju diruang ganti
"Lelah sekali hari ini,tidur juga deh"
Saat arfan melewati meja matanya tidak sengaja melihat alat tes kehamilan yang terbalik..
Deg...
Saat dia membalik dan langsung membuang napas panjang
"Mungkin belum rejeki kita dek" Ujarnya
Saat arfan mau berbaring tiba tiba di merasakan suhu tubuh calis yang sangat panas..
"De.."
BERSAMBUNG
Like dong hehe..
Komen yak kalau ada kekurangan kata kata atau bagaimana..
__ADS_1