Painting Love

Painting Love
8


__ADS_3

Tiga hari telah berlalu, dalam 3 hari itu calis meminta petunjuk kepada sang pencipta. Dukungan dan masukan pun ia terima dari orang orang terdekat.


Calis sudah memutuskan keputusan yang ia pilih, dan di sisi itu arfan juga sudah menyiapkan sedikit keperluan lamaran jika calis menerima dia nanti.


Malam ini mereka berkumpul di mansion calis, dan menunggu keputusan calis.


"Ayo jawab lis" ucap umi fara lembut.


"Bismillah, saya aretna calistha putri yudatrana ibrahim menerima taaruf yang diajukan oleh Arfan Ghifari Pratama karena allah ta'alla" ucap calis jelas dan logis.


"Alhamdulillah"


"Ini cincin pertunangan yang dari pihak kami siapkan" ucap kyai abdul.


Umi nisa memakaikan cincin ke jari lentik calis, dan umi fara memakaikan cincin yang satunya ke jari arfan.


Pertunangan yang tertutup itu hanya dihadiri oleh beberapa anggota keluarga dan sahabat sahabat calis.


Keluarga calis yang berada di korea, jepang dan china pun ikut hadir.


Keluarga arfan hanya keluarga intinya saja, karena keluarga abinya dari pihak sang kakek akan hadir disaat acara pernikahan.


Beberapa keluarga dari pihak umi arfan juga hadir, banyak yang berada diluar kota.


Arfan adalah blastrean karena sang ayah memiliki darah amerika-manado dan ibu berdarah jawa-bali.


"Alhamdulillah"


"Mau nikah aja adek kita nih" goda 3 trio yang jahil, mereka tak merasa dilangkahi oleh calis, karena mereka sendiri juga masih ingin menikmati masa masa lajangnya.


"Selamat ya dek, semoga lancar tampa hambatan menuju hari H" ucap riana kakak sepupu calis yang tertua, ia sudah menikah dengan orang Korea muslim dan memang tinggal di Korea ikut dengan sang opa dan oma.


Btw calis memiliki darah blasteran juga loh, abi yang blasteran korea(Opanya)-indo(Omanya).


"Selamat dek, doa saya sama dengan riana" ucap kakak iparnya.


"Aamiin makasih kak" ucap calis pada kedua kakaknya itu.


"Masama"


"Di abaikan kita guys" ucap adam karena calis tak membalas ucapan mereka, calis pun hanya acuh dengan ucapan kakak trio nya itu.


"Btw hari H nya kapan nih?" Ucap onty clara, ibunya satria istrinya papi adda.


"Nah, rencana saya dan kyai abdul, akan dilaksanakan terbuka, 3 minggu lagi, calis dan arfan bisa sentuju atau memilih yang lain" ucap abi yuda


"Saya setuju, bagaimana dengan aretna sendiri?" Tanya arfan.


"Ngikut aja" ucap calis, ia lagi males memikirkan.


"Wahh kalau gitu enak deh kita ngerancang gaunnya, ihh gak sabar" ucap onty dhew yang memang desainer.


Beberapa hari setelahnya keluarga besar beberapa sudah tiba ditanah air, persiapan pernikahan pun sudah jadi 60%, calis juga saat itu tak terlalu banyak repot dalam acara pernikahan.


Sesuai kemauan abinya, ia akan menyelenggarakan acara pernikahan calis 5hari 5 malam, padahal rencana awalnya ingin 7 hari 7 malam tapi calis bilang, tulangnya akan bengkok jika tak ada istirahat semingguan.


H-5: siraman.


H-4: Pengajian


H-3: Paginya diadakan akad dan di adakan sedikit repsesi bernuansa putih, tetapi bukan repsesi utama.


H-2: Syukuran bersama para anak yatim&piatu.


H-1: Malam puncak, repsesi besar besaran.


2 minggu sudah berlalu.


H\=5


Ini adalah minggu ke 3, yang mana hari ini mereka akan melakukan penyiraman.


Calis dan arfan, hari ini melakukan siraman di rumah masing masing.


H\=4


Selesai pengajian, mengundang anak anak pondok arfan dan kakung.


Acaranya di adakan sehabis isya dan selesai jam 10 malam.


Calis dan arfan juga sudah bisa komunikasi, karena arfan baru saja meminta nomor calis ke atthaya.

__ADS_1


Tringg... Hp calis berbunyi, calis yang baru saja keluar kamar mandi, melihat layar ponselnya, nomor yang tak dikenal, ia pun mengabaikannya.


Karena merasa terganggu karena selalu saja berdering, akhirnya calis mengangkatnya.


"Assalamualaikum" ucap arfan setelag sambung terhubung.


"Walaikumsalaam, siapa ya?" Tanya calis heran, ia belum begitu mengenali suara Arfan.


"Saya arfan, retna" jawab arfan, ia tersenyum dibalik telepon, sambil duduk di balkon menikmati indahnya cuaca malam hari.


"Oh, kenapa? Ada apa?" Tanya calis, ia sangat mengantuk setelah memakai piyamanya.


"Kamu ngapain?"


"Baru selesai beres beres"


"Udah sholat?"


"Udah"


"Btw dapet nomor ku dari mana ustad?" Tanya calis


"Dari atthaya" jawab arfan jujur.


"Oh"


"Ustad lagi ngapain?" Tanya calis.


"Mikirin besok udah mau akad aja, hehe" ucap arfan sambil tertawa kecil


"Hapalin ustad namaku, nanti salah ucap salah nikah nanti" ucap calis terkekeh.


"Tenang saja, insya Allah hapal kok" jawa arfan.


"Ohya, apa ustad gak ngantuk?" Tanya calis


"Belum ngantuk, kamu?"


"Ga juga sih, biasa aja," jawab calis, ia berbohong tetapi kalau ngobrol ama ustad asik juga


"Ohya, emm aretna"


"iya ustad?"


"Hooh, kenapa? Ustad gak terima dengan beberapa ajuan yang saya berikan?"


"Tidak, tapi kenapa memakai seperti itu"


"Saya takut ustad, saya tau ada resiko beberapa menikah dengan ustad, Contohnya poligami"


"Karena saya yang mendapatkan jodoh ustad, harus mengajukan beberapa syarat penting, hehe maaf ya ustad" sambung calis.


"Oh gak papa, punya calon aja cantik, sholeha, baik hatinya gak kepikiran poligami aku" ucap arfan.


"Sekarang sih gak, kalau nanti?" Ujar calis.


"Gak tau, tapi insya Allah hanya aku, kamu dan anak anak kita nanti di my life"


"Hahaha, ustad tau aja ngehalu, belum juga nikah"


"Kan kita harus merancang masa depan sedemikan rupa nanti tinggal taldir allah yang menentukan"


"Ohya ustad, aku boleh nanya gak?"


"Boleh, mau nanya apa?"


"Kenapa ustad mau sama aku? Modelan aku aja ginii, bar bar iya alim kaga" ucap calis.


"Aku memilihmu karena allah, sikap dan sifat itu urusan belakang untukku, ya aku suka aja, dan juga mentalku udah siap nikah, kenapa gak?"


"Ohya, huhh tapi aku aja belum lulus ustad,"


Mereka pun mengobrolkan banyak hal sampai jam 11 malam, akhirnya keduanya pun terlelap.


Jam 4 pagi.


Di mansion calis banyak sudah orang yang berlalu lalang, mengurus ini itu.


Calis sendiri sedang mandi dan akan menyiapkan diri karena setelah sholat subuh perias ternama yang di pilih umi akan tiba.


Selesai sholat subuh, calis memoleskan skincare diwajahnya dan membuka sosial medianya (calis termasuk selebgram dengan followers lumayan 5,4 jt.), banyak sekali DM yang masuk ke ignya, banyak yang tak menyangka bahwa ia akan menikah.

__ADS_1


"Pasti ini pada heboh karena pengumuman perusahaan" gumam calis sambil menscrolling dm dm yang masuk, sesekali ia buka.


Bunga, aisyah dan isti pun sudah bersiap siap dibawah, ikut repot juga mengurus dekor.


Akad hari ini tidak ada wartawan yang boleh masuk, dan mereka akan diundang saat malam puncak.


Jam 7 pagi


Tok tok tok, umi pun masuk dengan perias dan astisten perias.


"Udah selesai skincareanmu nak?" Tanya umi karena melihat calis yang masih mengaplikasikan skincare.


"Udah umi" jawabnya setelah memoles lipbalm.


Perias pun mulai menandaninya.


"Masya allah,,Kulit wajahmu bagus ya" ucap sang MUA itu.


"Hehe, makasih"


"Gak peelingankan selama 1 minggu ini?"tanya MUAnya.


"Gak, kata umi sebelumnya takut gak nempel ya?"


"Iya sayang, btw umur kamu berapa?"


"23 tahun, baru aja satu bulan yang lalu"


"Masih muda ya, bagus dong dapet jodoh umur segitu, apa lagi jodohnya ustad muda loh, hehe, apalah daya saya nikah pas umur 29 tahun" ujar sang Mua.


"Kakak 29 tahun menikah?" Tanya calis.


"Iya, sekarang umur saya udah 36 tahun"


"Serius kak? Aku kira kita ga beda jauh gitu," ucap calis


"Awet muda ya, hehe"


"Kasih tips dong kak,"


"Gak ada tips tipsnya sayangkuu, kamu cuma rutin aja deh skincarean sejak muda, nanti gak bakal deh orang ngira kamu hampir 40 tahun".


"Waw"


Selama di make up, ketiganya sering kali ngobrol, makeup tipis calis akhirnya selesai.


Calis dipasangkan kebaya berwarna putih tulang, kebaya yang di rancang onty dhew.


Jam 07:56.


Abi yuda dan arfan saling berhadapan, saksi dari pihak calis ada 3 trio curut, Addi&Adda, kakung, dan opa. Dan pihak Arfan ada Kyai abdul(abinya), paman²nya, kakek dari abi dan uminya, sepupunya.


"Silahkan berjabat tangan" ucap sang penghulu.


"Saya nikahkan dan kawinkan engkau Arfan Ghifari Pratama dengan Putri kandung saya Aretna Calistha Putri Yudatrana Ibrahim, dengan mas kawin uang tunai sebesar 200 jt rupiah, saham ×××× dan seperangkat alat sholat, TUNAI!!"


"Saya terima nikahnya dan kawinnya, Aretna Calistha Putri Yudatrana Ibrahim, dengan mahar tersebut dibayar, TUUUNAII"


"Bagaimana para saksi?"


"SAHHHH!!!!"


"Alhamdulillah......"


Dikamar atas.


"Alhamdulillah, udah sah jadi istri" ucap umi ngusap bahu anaknya.


"Alhamdulillah" ucap semua yang ada disana


"Selamat adeekku" ucap ria, kakak sepupu calis, ria sudah memiliki anak yang berumur kisaran 3 tahun.


Calis pun di ampit umi fara dan mertuanya.


Yang keluar pertama adalah onty dhew dan clara dengan anggun berjalan, disusul ria dan bunga setelahnya isti dan aisyah barulah si penganten yang datang.


Calis pun didudukan disamping arfan, dan aefan terkesima dengan kecantikan calis walaupun hanya di poles make up tipis.


Mereka pun menandatangani surat-surat pernikahan dan setelahnya mereka bertukar cincin. Tangan arfan yang gemetar karena pertama kali memegang perempuan selain uminya.


Calis pun mencium tangan arfan, Arfan memegang ubun ubun calis sambil melafalkan doa lalu dia mengecup kening calis.

__ADS_1


yeyyy manten baruuuu!!!


__ADS_2