Painting Love

Painting Love
49


__ADS_3

Rapat pencarian calis masih di lanjutkan dan sekarang sudah jam 23:48.


"Tuan, Dulu seingat saya hp nona calistha srlalu ada gps nya" Ucap sang anak buah.


"Kalian cek segera. Saya juga lupa kalau hp calis selalu ada gps" Ujar abi yuda


Atthaya dan bunga tidak datang karena bunga dalam kondisi hamil.


"Arfan! kamu kenapa bisa seperti ini?"Tanya abi abdul


"Tenang dulu dul, Tuh hotel dibawah awasan ponaakanku. Dan nih baru dapat kabar kalau satu pelayan bersekokol atau di sogok si siapa sih namanya?" Ujar abi yuda


"Lara" Jawab Abi abdul


"Yah itu si lara"


"Dah aku pecat si pegawai itu, Mau mau nya disogok anak bau kencur." Tambah abi yuda.


Arfan masih tak percaya kalau calis hamil, Sayangnya saat saat ini dia tidak ada disampingnya. HANCURRRR PASTI HATINYA.


Para umi umi tidur dengan kegelisahan.


"Bi, Gimana ya kalau calis ngidam?." Ujar arfan lirih yang sudah meneteskan air mata penuh penyesalan.


Bagaimana tidak semua barang2 pemberian arfan, Dia tinggal.


"Nahh itu dia fan yang abi takutin, Semoga calis bisa ketemu yah" Ujar abi yuda yang memcoba tenang padahal sangat sangat cemas.


Ayo kita flashBack ke aisyah dan irdan


ON.


Lamaran selesai dengan hikmat.


Skip langsung kr bandara.

__ADS_1


"Dek, hati hati ya!. Ingat kalau rindu sama mas, Berdoa disepertiga malam" Ujar irdan


"Cielah, Dah be mas dek nih?" Ucap atthaya.


"Belum hallal udah kangen2, Sabar ya pak ustad. E.M.P.A.T T.A.H.U.N." Eja bunga


"Sabar ya ustad, nanti kalau kak atthaya ada rejeki lebih. Kita nyusul yak" Sambung calis


"Weh kampret. Dek gini ya, Gua emang kakak lu tapi gua udah ada bini. Nanti kalau neraktir elu pada ke kairo walahh kaga kaga. Anak gua masih bayi, Nanti kalau udah gedeaan dikit." Ujar atthaya was was.


"Si arfan banyak duitnya, Minta traktir dia aje" Sambung iswan


"Enak aja kalian, Kalau mau pergi ya bayar sendiri2 lah." Ucap arfan


"Halahh kalian pada pelit!, Aku bisa aja pergi pake uang ku sendiri" Ujar irdan tak mau kalah.


"Belum HALAL! Rain-du eh eh alias R I N D U" Ucap calis.


"Rencana mpok" Ucap atthaya irdan iswan barengan.


"Yessss nyerah aje kita ngadepin calis nih"Ujar atthaya malas.


"Hahahaha, Katanya calon bapak. Adek ngomel aja lu nyerah apalagi anak elo nanti rewel, Tapi tenang anak tuh doa2nya biar anak ga rewel nanti gua kasi" Ujar iswan


Mereka terus berdebat dan bercanda, Sampai pegumuman kalau pesawat dari indo ke kairo.


Mereka pun berpamit2tan.


"Pamit nya guys, Ustas2." Ucap aisyah


"Gua kaga lu pamitin syah?" Tanya atthaya


"Hahaha lupa ada si calbap" Ujar aisyah cekikikan


"Haa apa tu calbap syah?Jangan aneh2 lu ngasih nama ke laki gua" Ujar bunga

__ADS_1


"Calon bapak!" Ujar aisyah.


"Hati2 elo, kapan2 gua ke sana" Ucap calis memeluk aisyah


"Iya lis, Cepat2 hamil lo. Biar ada temen si anak bunga" Ujar aisyah


"Amin amin syah doain yah"


"Gua selalu doain lo kok"


OFF.


Berlin.


Beda waktu 7 jam dari indonesia. Jadi sekitaran setengah 5 sore.


Calis sedang bersiap2 mau ke rumah sakit untuk mengecek kandungannya.


"Kak, Udah berapa bulan?" Tanya anna


"Ga tau dek, makanya kakak mau ke dokter ngecek debay" Jawab calis.


🌧🌧🌧🌧🌧🌧🌧


Indo


"Tuan!! gps nona mati. Mungkin gak di pake lagi. Terakhir sini 4 bulan yang lalu." Ujar azid intelejen terpercaya keluarga ibrahim.


BERSAMBUNG.


Like guys! maaf bertebaran typo2.


Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lainnya. Klik Profil ku.


SEE U NEXT BAB.

__ADS_1


__ADS_2