
4 hari semua orang sibuk untuk bersiapan acara baby kai dan Putra pesantren.
Acaranya sudah selesai, waktunya para tamu undangan makan.
Satria banyak di pintai foto oleh ciwi2 termasuk ibu2 yang datang
"Uhh capeeee bgtttt" Satria pun duduk fi dekat calis.
"Kenapa lu?" Tanya calis.
"Gua berasa artis lis, Dari tadi bang,mas,kak,om foto yuk" Ujar satria
"Hahaha, kasian.. Eh bang kayanya si anna mau apa lu tuh!" Ucap calis.
"Ngawur lo, dia masih sekolah dan 16 tahun yakali gue nanti di kira penculik remaja" Jawab satria
"Yaelah bang, nabi muhammad dan aisyah aja beda jauh bgt lah elo baru 25-16" Cibir calis
"Emm tau gak lu lis, Gua makin tua nanti keriput tapi amit ya, Dia masih muda. Banyak ko cowo diluar sana seumuran." Ujar satria
"Apa salahnya berusaha bang dapetin jodoh," Ucap calis
"Yaya, nanti gua usahain tanyai tu author kapan kisah cinta gue"
Author: Sabar ya babang satria hahaha, Saya masih memikirkan alurnya,minimal 2 tahun lagi ya hahaha.
"Sip thor" Ucap satria
"Toh kata author 2 tahun kemudian"
"27 berarti dong?"
"Iyo, Dah sini keponakan ku yang ganteng tapi gantengan uncle satria"
"Woo bambank gantengan aja anak ku"
2 tahun kemudian.
Arfan, Calis dan Baby kai hidup dengan tentram dilingkungan pesantren. Sekarang baby Kai Tumbuh menjadi anak yang ganteng dan sudah bisa membaca Iqro diusianya yang 2 tahun.
Kaisar lagi ngeMall Aunty.
"Kai sayang" Panggil calis
"Yes mommy" Cadel Kai
"Anak mommy ke tempat kakung deh, Kata kakung uti rindu hehe, Padahal deket" Ujar caliz
"Ciap mom, Atu belangkat uyu ya" Ujar kai dengan semangat.
"Hati hati nak, Minta anter kakak santri ya" Ucap
"Okey mom, Assalamualaikum"
__ADS_1
"Walaikumsalam."
Diperjalanan kai bertemu ustad irdan.
"Hey boy, Mau kemana?" Tanya ustad irdan
"Assalamualaikum cle dann" Ucap kai yang membuat irdan malu
"Eh iya walaikumsalam kai ekso" Jawab ustad irdan
"Ekso? apa u?" Tanya kai
"Grub yang disukai mamamu," Jawab irdan
"Ohhh glup kolea ya"
"Iya, Nah kai mau kemana udah izin belum sama mommy?"
"Udah, Kai mau kerumah kakung, Kata mommy kakung bilang kalau uti rindu sama Kai ganteng" Ujar kai, Kai memiliki sifat pede seperti calis.
"Oh, Ayo uncle dan antar."
Kai pun diantar irdan.
Bi inem yang melihat ningnya duduk lalu menyapa
"Assalamualaikum ning"
"Walaikumsalam bik, Kenapa?"
"Ga papa ning hehe, Kai mana ning?"
"Ohh, Yaudah gitu aja ning. Bibik mau kepasar dulu ya, Asaalamualaikum"
"Walaikumsalam bik, Hati hati jangan nabrak ayam kaya kemarin ya hehee"
"Hehe iya ning"
Beberapa saat kemudian
"Assalamualaikum," Ada seseorang mengucapkan salam
"Walaikumsalam, Sebentar"
"Eh Ada keponakan aunty, Ayuk dah masuk2" Ujar calis ketika melihat anak bunga
"Emaknya kaga?" Tanya bunga
"Ya elo, masuk2 aja lah yakali gue ngendong lu masuk"
"Hehe"
Mereka pun dudk.
"Aunty kai mana?" tanya andreana yang tidak calis seperti kakak(Andrew) dan adiknya(Kai)
__ADS_1
"Dirumah kakungnya, Kamu mau kesana?" Ujar calis
"Mau aunty, mi aku mau kerumah kakung," Ucap andreana
"Bentar mami minta kamu diantar sama kakak santriwati" Ucap bunga
Calis pun memanggil mereka.
"Tolong kalian antarkan keponakan saya ke rumah kyai" Pinta calis
"Siap ning,"
Sikembar pun diantarkan oleh santriwati itu.
Perbincangan emak2 muda pun dimulai
"Lis elu kaga mau punya anak lagi?" Tanya bunga
"Pengen tapi si daddy kai takut kenapa2 ingat 2 tahun lalu dia ngeri sendiri. Dan kata dokter kemungkinan bisa hamil lagi tai resiko tinggi" Ucap calis
"Heem, Gua juga saat itu takut banget lu kenapa2"
"Iya nga, Ya kalau gak dikasih lagi ya gapapa. Yang penting udah ada kai" Ucap calis
"Iya tu lis mana kai pintar, Jadi elu kaga perlu repot2 lagi, Mandiri banget anak lo" Ucap bunga
"Iya, Kadang sifatnya ke daddynya atau ga ke aku" Ujar calis.
"Lah anak gue, Semuanya ke papinya"
Malam harinya...
"Kai udah tidur mas?" Tanya calis.
"Udah, Untung malam ini dia ga lama banget tidurnya, Pas mas bacaian cerita baru 2 lembar udah tidur, Biasanya harus 2 buku dulu." Jawab arfan
"Kecapeean mungkin, Dia tadi maen sama si kembar"
"Oh, yaudah mommy cantik, Em em"
"Ayo"
Mereka pun memulainya
Arfan sholat malam, lalu mereka pun mau tidur sejenak selama menunggu subuh.
"Mas, Aku pengen punya anak lagi"
"Dek, Mas juga kalau kamu ga kenapa2 mas juga ingin punya anak cewe, Tapi resikonya tinggi. Daripada mas mentingin ego punya anak cewek terus kehilangan kamu. Big No!"
"Kita ngangkat anak aja mas?"
Visual dikembar
__ADS_1
Bersambung.
see u next bab menuju ending.