
Setelah kabar bahwa ada bayi perempuan yang di buang di gerbang pesantren, Malam hari itu semuanya ngumpul di rumah ndalem.
"Masya Allah, cantik sekali" Umi yang baru saja tiba menimbang bayi tersebut.
"Wajahnya, wajah wajah bayi timur tengah ya lis" Ucap bunga.
"Iya nga, sepertinya memang dia keturunan timur tengah" Jawab calis tersenyum di balik cadarnya.
"Apa kamu yang mengadopsinya?" Tanya umi farra.
"Sepertinya iya mi, aku dan mas arfan sudah mempertimbangkannya siang tadi" Jawab calis.
"Baguslah nak, kasian dia, hati umi sakit melihat anak ini di buang begitu saja oleh orang tuanya" Ujar umi farra
"Pasti orang itu sangat menyesal membuang bayi ini" Ucap bunga.
"Ohya bunga, kamu gak mau program lagi?" Tanya umi nisa.
"Kita belum ada niatan nambah lagi mi, apa lagi si kembar udah bikin darah tinggi gini, hehe"
"Mommy!! andreaw nakalll!!" Kai berteriak dari luar.
"Huhhh... dengarkan mih, anak ku yang laki laki itu sangat nakal, barbar, entah sifat siapa yang menurun ke dia" Ucap bunga seraya keluar menenangkan anak anak yang sepertinya sedang berantem.
"Dia gak nyadar, orang dia bar bar, nakal kan emang benar buah gak jauh jatoh dari pohonnya, xixixi" Ucap calis.
Diluar sana, bunga hampir saja darah tinggi.
"Andrea, Kai, Andreaww!!"
"Yess mami/Aunty?"
__ADS_1
"Ayo liat adek bayi di dalem yuk"
"Okee"
Ketiga balita itu mengikuti langkah bunga.
"Wahh adik bayi sangat cantik sekali!!" Heboh andreana.
"Reana, jangan berisik ya, adik bayi lagi tidur" Ucap umi farra pada cucu perempuannya itu.
"Okey! oma.."
"Yeay! akhirnya kai punya adek perempuan" Kai mencium pelan pipi lembut itu.
"Sekarang kita seimbang kai, aku punya reana, kamu punya adik bayi, ohya aunty lis nama adik bayinya siapa???" Tanya andreaw.
"Nanti uncle dan aunty pikirin nama adik bayinya ya"
Abi abdul,yuda,atthaya dan arfan masuk.
"Hahaha gelar bungsu anak satria sudah terlengserkan nih," Ucap abi yuda.
"Bayi satria sangat lucu, gembul" Timpal abi abdul.
"Jadi setelah kita meeting, besok akan mulai di urus semua berkas adopsi bayi ini," Ucap abi yuda.
"Alhamdulillah....."
"Abi, abi nanti cek cctv di depan takutnya ada petunjuk saat bayi ini ditinggal di sana" Ujar umi nisa.
Setelah semua dibicarakan.
__ADS_1
Malam hari arfan dan calis sudah menidurkan kedua anak mereka.
"Mas, aku gak nyangka, kita di kasih titipan lagi walaupun bukan dari rahim ku sendiri" Ucap calis memandang wajah tampan suaminya.
"Iya dek, Alhamdulillah.. Mas sangat senang walaupun bukan darah daging kita tetapi mas bersyukur Allah masih mempercayai kita dengan lewat cara seperti ini" Jawab arfan memandang istrinya.
"Tapi aku khawatir dengan masa depan mas.."
"Kenapa hem?"
"Aku hanya takut jika kai jatuh cinta dengan bayi ini, apa lagi nanti jika dia tau bahwa bayi ini bukan mahramnya"
"Hei, siapa bilang? kai dan bayi ini sudah mahram, mereka saudara persusuan" Jawab arfan
"Oya lupa" Ucap calis sambil nyengir.
"Aku masih tak menyangka mas, sudah lama aku merindukan momen ini lagi..."
"..Momen mengurus bayi, menyusui, memandikan, menganti pempers di malam hari" Ucap calis.
"Kai bayi kita itu sudah besar sayang, akhir tahun ini dia sudah menginjak usia 4 tahun..."
"... mas gak menyangka berarti usia pernikahan kita juga sudah 5 tahun"
"Iya mas, Alhamdulillah kita diberikan waktu.. Masih gak nyangka aku bahwa kita udah jalan bersama dalam ikatan ini 5 tahun lamanya".
...~...
Haii semuaaa authok BACK!!!😭 kangenn banget....
Bab revisi memang belum semuanya selesai😁😁 tapi gak salah kan aku UP, Jadi nanti alur barunya konfliknya gak ada calis kabur ke jerman yaa hehe, author mau curhat tentang berapa bulan terakhir.
__ADS_1
Aku mulai ngerevisi Bab satu dari Bulan puasa dan sampai sekarang baru sampai bab 10😥, gak tau jarang banget bukan noveltoon sekarang😁. Sekarang saya akan mulai rajin ngerevisi dan up ya teman teman❤️❤️❤️.. Doain yaa semoga semuanya cepat kelar dan bisa lanjut ke S2, upsss udahhhh aku cuma spoiler sampe situ doangg hehe..😁😁.
Saya ulang tahun tanggal 2 Agustus nih, bentar lagi apa gak ada yang mau ngucapin gitu hehe😁😁😁...