
Keesokan harinya....
"Hadehhh gini ye mau pindahan,bingung gue mana mau yang di bawa mana mau yang ditinggal" Gumam calis
"Dekk" Panggil arfan
"Apa mas?" Tanya calis
"Kamu boleh kok kalau mau pake baju tren2 kamu" Ujar arfan
"Eh..
Mas denger yak gumaman aku?" Tanya balik calis
Arfan tersenyum
"Iya dek bawa aja kok yang kamu mau bawa tapi inget kalau dikawasan pesantren jangan pake jeans cukup pake diluar oke" Tutur arfan lemah lembut kepada sang istri, walaupun anak ustazah calis masih perlu mendalami ilmu agamanya lagi dan berusaha merubah penampilan,arfan pun tidak mu memaksakan pakaian yang dikenakan calis terpaksa karena menyeimbangin dirinya yang bernotabe sebagai ustad dan pewaris tunggal pesantren.
DiKamar abi n ummi
"Bi,gak nyangka ya anak yang ummi lahirin,besarin dari lahir sampai umurnya 23 hampur 24 tahun sekarang udah mau pindah ngikut suami" Ujar ummi berkaca kaca
"Begitulah mi roda kehidupan,anak anak semakin dewasa kitanya semakin tua,abi cuma mau kita diberikan allah kesehatan dan umur yang panjang sampai melihat cucu tapi kalau bisa cucu buyut kita juga" Jawab abi yang sangat mengharapkan cucu dari anak anaknya
"Iya bi,si adek yang cengeng sering berantem sama kakak eh ternyata dia yang ngelangkahi kakaknya,iya bi amin semoga aja ya calis cepet hamil" Ucap ummi
"Iya mi,dulu kita nikah abi umur 23 ummi 19 tahun dan saat itu 3 tahun kita menunggu malaikat kecil dari allah akhirnya kita dapat attahaya di saat umur abi 25 dan ummi 23 seumuran calis,yang abi sangat ingat dan terharu di mana saat kita mengangkat riana yang baru saja lahir prematur sebagai anak kita,saat dia menikah dengan seorang doktor lulusan kairo abi ga relaa mi ngelepasi putri pertama abi dan saat akad calis abi dengan penuh kekuatan menyerahkan anak gadis abi kepada orang lain" Ujar abi panjang lebar
"Iya bi,mana si anak pertama kita tu jarang pulang bawa cucu" Ucap umi yang merindukan riana eh tapi lebih aksa ya hehe.
Diruang tamu lantai 1
Sudah ada Isti,Aisyah dan bungga pastinya.
__ADS_1
"Ngaa" Panggil aisyah
"Hemm"
"2 bulan lagi lu bakal ngerasaiin kaya gini"
"Yaa syah tapi rumah calis nih selip 2 rumah dari gue"
Abi dan umi pun turun
"Eh ada calman umii,aisyah sama isti" Ucap umi
"Iya ummi abi assamulaikum" Jawabb mereka serempak
"Walaikumsalam" ucap abi dan umi
"Benter lagi si bontot turun kita duduk di ruang makan aja yuk" Ujar abi
"Lest go abiii" Ucap mereka bertiga serempak
"Ehh ada ayan.. my bunga"Ucap atthaya
"MY MY MY MY 2 BULAN LAGI,eh tadi pasti mau manggil ayang kannnn" Tebak abi
"Hehhee iya bii hehe" Cengir atthaya
DANNN YANG DITUNGGU2 DATANG
"Nahh yuk kita mulai sarapan yang ditunggu dah ada" Ucap umi
"Maaf umi abi kita telat" Ujar arfan
"Gak papa nak dah yuk kita sarapan" Jawab abi
__ADS_1
Mereka pun sarapan
Kita skip aja yang bawa bawa barangnya ke mobil
Dimobil terisi atthaya,bungga dan penganten baru kalau aisyah dan isti ikut mobil abi dan umi
"Eh lis" Bisik bunga
"Nape"
"Sini sini mae"
Mereka pun mulai berbisik bisikan
"Dah belum elo em em"Bisik bunga
"Itu urusan aku ma mas arfan ga boleh di beberkan sama orang orang"
"Yaaahhh kok gtu sii"
"Nanti lo tau"
1 jam kemudian mereka pun sampai..
Santri2 memainakan rambana sambil bernyanyi.
"Lu ra bininya ustad,itu temennya itu kakaknya dan itu ortunya"
Astagaaa gimana ni ya aku mau ngambil ustad kalau bininya garang ditambah lagi temen2nya batin lara
"Tenang aja lara ga kehabisan akal" Jawabnya
Acara penyambutan pun selesai..
__ADS_1
BERSAMBUNG...