Painting Love

Painting Love
26


__ADS_3

"Nahhh dek ini rumah kita,maaf ya mas cuma bisa ngasih rumah segini" Ujar arfan setelah mereka bercengkrama dengan 2 keluarga di rumah utama milik Abi abdul.


"Pake uang mas? Hasil kerja dan keringat mas kan? Yaa ga papa lah mass namanya kita memulai pasti harus dari bawah dulu" Balas calis sambil tersenyum kagum dengan lelaki pilihan orang tuanya ini


"Adek suka?" Tanya arfan


"Suka! Suka banget malah,ini ya mas dari desain luarnya udah cantik begini,ada taman bunga,garasi yaa cukuplah untuk mobil dan motor tapi lebih baik mas motor aja yang kita taro di sini kalau mobil ya diparkiran pesantren" Ucap calis terkagum kagum dengan desain depan rumahnya


"Yuk kita masuk dek barang2 udah ada didalam,kalau adek ga suka selera mas nanti kita bisa ganti ke selera adek" Ujar arfan


Mereka pun masuk..


"Wahhh mass ini bagus banget masyaallah" Ucap calis terkagum kagum,bagai mana tidak? Diluar dan dalam rumah mereka sangat sangat lah mewah bernuasa eropa dan barang barangnya sudah tertata sedemikian rupa.


"Adek suka?" Tanya arfan


"Yaelah mas mas tanya mulu deh Adek suka? Yaa jawaban aku tetap sama SUKAAAAAAAAAAAAAAA BANGETTTT" Jawab calis


"Makasih mas,calis cinta mas,i love you,saranghae,Watashi wa, anata o aishiteimasu,Wǒ ài nǐ" Tambahnya


"Ana Uhibbuka Fillah" Balas arfan.


 


Sore hari,menjelang magrib.

__ADS_1


"Mass" Seru calis


"Iya kenapa" Jawab arfan yang sudah siap dengan baju koko plus sarung untuk pergi ke masjid pesantren untuk melaksanakan sholat


"Hiks hiks hiks.." Terdengar suara calis menanggis


"A adek kenapa? Kok nangis??" Tanya arfan bingung


Grep..(calis memeluk arfan)


"Ma mass hiks aku ga bisa masakkk dan mas belum makan malam,gimana dong" Ujar calis yang masih segukan


"Ga masalah bagi mas dek,nanti adek belajar ya lambat laun bisa kok" Ucap arfan tersenyum dengan istrinya yang sangat perasa.


"Masss aku ga mau nan nanti diomongin orang gini " Emang emang anak orang kaya ga bisa masak,kasian si arfan milih si tu cewek" Gituuuu mass" Ucap calis khawatir


Calis pun menengok ke arah mata coklat emas arfan.


"Gini ya dek,demi allah mas memilih istri bukan dari keahlian bemasaknya atau apalah itu walau pun kata orang2 istri itu harus pintar dalam urusan perut sang suami,mas ga masalah kok mas tau mas ngerti sangat ngerti,adek ga perlu khawatir karena mas ga masalah kok,nanti adek belajar yah dirumah ummi satu lagi dek,kita harus menerima kekurangan dan kelebihan satu sama lain,adek paham?" Ujar arfan


"Paham mass,yaudah mas kalau gitu aku mau belajar sama ummi" Ucap calis tersenyum


"Gituu dong,,,muach" Cari kesempatan dan kesempitan


"MASSSS MODUSSS"

__ADS_1


Diarea masjid pesantren


Lara berjalan seorang diri dan baru saja melewati rumah calis dan arfan


Oke guys jadi gini



ini sedikit gambarnya guys maaf jelek hehe..


Kalau aslinya masih ada kebelakang belakang lagi gedee bangettt...


"Hadehh dasar tu anak orang kaya ga kenal tempat ini apa? Bukannya sholat ke masjid malah diem diem noh di rumah,ga yakin aku sama dia,kasian sama ustad arfan coba aja ustad arfan milih aku widihh" Ujar lara yang tidak sengaja di dengar ummi


"LARA! SINI KAMU" Perintah ummi,btw guys ummi ini emang seorang yang tegas kepada santri2 yang ada di pondoknya


"Iya mi ada apa" Was was lara


"Apa maksud kamu ngejelekin menantu saya " Tanya ummi dengan tatapan tajam setajam silet


"Eh... anu ummi" Lara binggung


"Ga sok tau kamu lara! Selesaiin sekolah kamu dan bukan urusan kamu kalau mereka ga pergi ke masjid,mereka bisa sholat di rumah walaupun pahala di masjid yang sholat berjamaah lebih besar kan itu urusan mereka bukan kamu,satu lagi jangan coba coba kamu mengusik mereka saya sudah tau kalau kamu meminta izin menjadi yang ke dua pas 1 hari setelah pernikahan mereka! Ingat kamu disini karena siapa? Karena abinya calis yang mengambil anak panti untuk di sekolahkan di sini,TERIMA KAISH LAH JADI MANUSIA" Tegas ummi yang sudah tau tentang lara ini


"Iii iya ummi" Jawab lara

__ADS_1


BERSAMBUNG..


__ADS_2