
"Mommy Daddy!!" Teriak kai di luar pintu, Walau usianya baru 2 tahun. Dia tidak mau tidur dnegan mommy dan daddynya
Arfan pun membukakan pintu
"Assalamualaikum jagoan daddy"
"walaikum calam daddy, Muach" Jawab kai sambil mencium pipi arfan.
"Daddy, Mommy?" Tanya kai yang tidak melihat mommynya.
"Mommy mandi sayang."
"Yaudah yuk, Habis sholat kita mengaji" Ajak arfan
"Iya dadd" Ujar kai yang bergelantungan di dada arfan seperti bayi koala.
Calis selesai mandi.
"Eh ada anak mommy, Kiss dulu dong"
"Muach" Kai mencium pipi mommynya walau masih digendongan arfan.
"Pinter, Kai udah gosok gigi? cuci muka?"
"Udah mommy, Thanks you udah bikinkan wastafel seukuran kai" Ujar kai. (Kalian anggap aja kai ini cadel yak, Saya bingung kata2 anak cadel begemana๐
Mereka pun bertiga sholat berjamaah.
"Dad, Apa kata kakak santri kalau bohong dosa?" Tanya kai polos
"Iya nak benar kata kakak santri, Kai jangan berbohong ya. Nanti allah marah"
"Siap dad"
"Yaudah kai sebelum mengaji, Daddy mau nanya dulu sama kai."
"Apa dad?"
__ADS_1
"Apa kai punya temen beda?"
"Beda apa?"
"Beda agama atau lainnya"
"Ada dad! dipaud anak yang lain sering mengejeknya" Jawab kai polos
"Apa kai ikutan?" Timpal calis
"Enga mom, tapi kai bilangin
ููููู ู ุฏูููููููู ู ูููููู ุฏููููู
"Untukmu Agamamu dan untukku agama ku"
" Jawab kai
Calis tertegun melihat anak seusia kai sudah bisa membaca ayat surah pendek
"Kai belajar sama om rey(Bab satri bandel), Kai cerita sama om rey kalau ada temen kai yang beda dan kata om rey kita harus menghormati agama yang dianut orang lain nahh kai juga diajarin sampai lancar sama kak rey. Kakung juga ketika kai berkunjung, Kakung selalu membenarkan kalau ada kata2 yang salah" Ujar kai dngan cadelnya.
Kedua pasangan suami istri itu terharu.
Kai pun keluar, Beralasan ingin mandi dikamarnya. Yang tentu dibantu oleh bik inem.
"Gak nyangka ya mas, 2 tahun yang lalu si rey dikasih nama SANTRI BADEL sama ustad irdan, Akhirnya bisa berubah dan makin dewasa jalan pikirnya." Ujar calis
"Iya dek, Mas ga nyangka. Murid yang selalu membantu2 kita sekarang tumbuh menjadi laki laki yang dewasa." Jawab arfan
"Tapi 1 tahun yang lalu rey tidak bersemangat karena kedua orang tuanya meninggal, Dan dia sekarang di angkat menjadi anak abi. Adik kamu, Adik ipar aku dan omnya kai"
"Iya dek, Kasian rey. Padahal pengacara keluarganya menyuruhnya untuk mengantikan ayahnya, Tetapi dia tidak mau."
"Bagaimana kalau rey kita sekolahin di univer LN"
"Ummi gak bakal setuju, Apa lagi rey sudah snagat dianggap anak oleh abi dan umi."
__ADS_1
"Aku masih memikirkan, Kan rey itu orang kaya kenapa tidak ada keluarganya?"
"Ayah dan ibu rey hanya orang yang mencari keberuntungan diibu kota. Karena dikampung mereka hanya berdua2(Sebelum lahir rey)."
"Ooohhh"
Siang harinya..
"Assalamualaikum" Salam orang yang berada didepan
"Walaikumsalam(Bik inem membukaan pintu) Wahh ada non ria dan den yusuf ni ih gemes deh Aska" Ujar bi inem
"Hehe iya bik"
"Silahkan masuk masuk, Ning sama ustad ada dikamar"
beberapa saat kemudian.
"Assalamualaikum"
"Walaikumsalam"
"Kenapa ke indo dadakan kak?" Tanya calis
"Iya nih lis, Mas yusuf mau membuka pesantren kecil dikampung. Dan sementara waktu akan ditinggal diindo, Kai mana?" Tanya ria
"Kai ada dikamarnya, Aska masuk nak kekamar dek kai di situ" Ujar arfan menunjuk letak kamar kai
"Okey uncle"
Aska meresahkan ya moms.
Bersambung.
Bingung deh mau sampai bab mana endingnya, Kasian babang satria menunggu jodoh๐
__ADS_1