
Hari demi hari berlalu,tepat bulan 3 pernikahan arfan dan calistha. Sekarang mereka lagi iktiar untuk mendapatkan momongan atas seizian allah.
Bunga sedang mengandung yang sudah memasuki minggu ke 3.
☘☘☘☘☘
"Mas" Panggil calis.
"Ndalem?"
"Mas,kapan ya mas kita dikasi" Ujar calis sendu.
"Insya allah dek,semoga allah memberi kita kepercayaan ya." Jawab arfan
"Aku binggung lo mas,apa mungkin kita ngelakuin pas aku udah mau menjelas haid? Wahh masss!!!" Ujar calis yang membuat arfan tersentak karena suaranya
"Astafirulloh,pelan pelan dek ngomongnya kaget mas" Ujar arfan seraya mengelus dada.
"Kaya gitu ya,yaudah deh nanti kita coba." Tambahnya.
"Mas tuuu selalu sibuk pas aku udah selesai haid,selalu aja pas mau menjelang haid" Ucap calis.
"Hehe, Maaf ya. Mas harus bisa, atau gak kita yang gak lama bangett dek?" Tanya arfan menebak
"Halah,mas gak kerasa lama gitu? Dari sehabus Isya sampai jam 2?,masalahnya mas mau selama apa kita ngelakuin kalau udh mau H-1 haid mana bisa." Balas calis.
Obrolan 21+.
Dimansion
"Yang,aku mau burger,pizza tuna,ayam krispi" Ucap bunga menginginkan hal itu karena mengidam
"Oke bentar yang aku pesenin dulu" Jawab atthaya.
"Gak mau! Aku mau makan ditempat" Ujar bunga
__ADS_1
"Yaudah yaudah,ayo ganti baju mu dulu. Yakali cuma pake daster selutut doang" Ucap atthaya.
"Gantiin" Manja bunga.
Atthaya dengan sabar mengantikan pakain bunga,dia mengantikan baju bunga dengan perasaaan biasa saja tidak memakai nafsu. Sejak tau bunga hamil,atthaya sangat proktetif kepada sang istri. Tentang makanan yang boleh dimakan sampai segalanya deh pokoknya. Hari ini adalah hari dimana bunga boleh makan makanan seleranya. Dan dia berjanji pada dirinya sendiri akan melakukan haknya saat usia kandungan bunga berumur 3 bulan.
Mereka pun pergi ke Mall untuk membeli semua itu di Mekdi
Saat memasuki tempat tersebut. Banyak remaja perempuan keganjenan. Dan itu membuat bunga seakan ingin menjambak mereka. Mood bunga sedang turun naik.
Mall itu adalah mall milik abi yuda yang dikelola sepupu atthaya dan calis, Bernama Satria.
Kekesalan bunga semakin naik saat ada salah satu anak perempuan yang mrminta foto kepada atthaya.
"Kak! Permisi. Boleh foto ya" Ujar gadis itu.
Atthaya yang pekaan kepada istrinya langsung menolak
"Maaf saya gak bisa"Tolak atthaya halus
"Ayo lah kak,mbak tolong menjauh bentar ya"Ujar
"Heyy! Dia suami saya, Jelas dong kalau saya dideketnya. Dasar ganjen! Mau jadi calon PELAKOR elo?" Ucap bunga lantang, Hal tersebut menarik perhatian pengunjung yang ada disana.
"Daddy! Ayo anak mu ini sudah lapar" Ujar bunga yang malas melihat semua orang yang sedang memandangi dirinya.
"Ah iya mom, Ayo ayo" Jawab atthaya sambil mengandeng tangan bunga, Menuju tempat yang sudah atthaya pesankan khusus untuk mereka. Hanya mereka berdua!.
Tetapi tiba tiba langkah mereka terhenti,gadis itu angkat bicara.
"Jagalah omongan anda nyonya!. Mengatai saya pelakor! Saya bisa melaporkan anda kepolisi! Dan saya hanya meminta foto kok gak lebih" Ujarnya.
"Laporkan? Hahhaha ngakak gue. Yang ada elo tuh yang dimasukan di jeruji besi." Balas bunga yang tak kalah lantang.
Atthaya hanya bisa menahan bunga,tetapi bunga selalu menepisnya. Dan atthaya menyerah menghadapi bumil satu ini.
__ADS_1
"Jangan mentang mentang ya nyonya! Mengataiku macam macam! Siapa anda? Berhak kah?" Ujar gadis itu lagi
"Berhak! Berhak bgt!, Mau tau endintitas saya?, Jangan jantungan ya!" Ucap bunga yang sudah lumayan santai.
Para Karyawan mekdi itu mau melerai,tetapi atthaya melarang. Jika diberhentikan bunga akan tetap mendendam dan suka kesel sendiri.
"Saya adalah BUNGA ALEXSANDER, Anak dari pasangan Richard dan Auries! Adik dari Vano alexsander. Menantu keluarga IBRAHIM. Dan ini suami saya Atthaya Putra ibrahim anak sulung dari keluarga Yudatrana Ibrahim,kakak ipar dari Aretna Calistha Ibrahim Dan Arfan ghifari Pratama,Ustad termuda diindonesia inu" Ujar bunga selantang lantangnya sampai membuat pengunjung melongo.
Kenapa mereka gak ngenalin mereka,ya karena si pasangan tersebut mengunakan masker dan kaca mata. Atthaya kaca mata hitam dan bunga kata mata biasa.
"Bohong! Cih. Mana ada kelakukan anak orang kaya dinegeri ini seperti itu! Mana tunjukin wajah anda! Kalau ada berbohong saya akan memberikan anda pelajaran karena telah menyebut saya pelakor" Tantang gadis itu.
Ampun deh ni cewek ganjen. Diperpanjangnya lagi batin atthaya
"Oke! Saya tidak pernah berbohong soal edintitas" Ucap bunga sambil membuka maskernya.
Dan disaat itu juga,sepupu atthaya datang. Karena melihat dari cctv keributan.
Semua melongo saat mengetahui kebenarannya.
"Kak! Kakak ipar" Seru satria
"Eh sat! Sini deh elu" Ujar atthaya yang setia di samping ibu negara hati atthaya. Haha.
"Ada masalah apa disini!" Tanya satria tegas
"Ee anu anu" Gagap gadis tadi disaat dimengetahui yang ditantang adalah anak plud menantu holkay di negeri ini.
"Anu anu apaa! Gimana tadi nona? Anda sudah menantang kakak ipar saya?" Ucap satria sambil smirk
"Honey! Aku lapar!" Rengek bunga kepada atthaya
"Ayo mom,biar di satria nyelesainnya. Sampai lupa aku kalau kita kesini mau makan bukan berdebat" Ujar atthaya mengandeng tangan bunga dan beberapa pegawai mengikuti mereka.
BERSAMBUNG.
__ADS_1
Author sebenernya kurang fit,efek kecapeean mungkin. Hahaha seirng tidur jauh malam soalnya😅.
See u next bab guys😘.