Papa Untuk Putri

Papa Untuk Putri
Bab 1. Pengenalan Tokoh


__ADS_3

Cantika Shabira Hikmah atau yang biasa dipanggil Sha adalah seorang Single Mom. Saat ini dia bekerja di salah satu Sekolah Menengah Kejuruan tepatnya sebagai pengajar untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, sekaligus pelatih di eskul Tari. Setahun setelah perceraian itu, kini Sha tinggal bersama dengan kedua orang tuanya dan seorang putri di sebuah kota yang lumayan sejuk, dekat pegunungan.


Hana Putri Ramadhani atau Tuan Putri ( begitu nama panggilannya) kini usianya 5 tahun dan sudah bersekolah di taman kanak-kanak. Ia anak yang sangat sensitif (sepertinya semenjak prceraian orang tuanya), moody, suka sekali menggambar dan berhitung...


Kenapa sih dipanggil Tuan Putri? karena ia pemegang tahta di kerajaan, hahahaha... maksudnya dia adalah anak pertama sekaligus cucu pertama, jadi tidak heran jika ia sangat dimanja oleh semua orang terutama oleh Mbah nya. Apapun yg ia mau pasti dan harus ia dapatkan.


Di seberang sana, di sebuah kota besar nan padat.. ada seorang lelaki tampan, cuek, dan kaya bernama Wisnu Angga Pratama. Sampai saat ini ia masih berstatus lajang di usia 40 tahun karena terlalu fokus dengan karir dan keluarganya. Wisnu tinggal bersama ibu dan seorang seorang adik perempuan. Ia seorang pemegang saham terbesar di sebuah Hotel TEPIAN dekat dengan Pantai. Selain itu ia juga pengusaha dibidang furniture.


segitu aja dulu ya perkenalannya... kita akan saling mengenal seiring berjalannya cerita... 🙂

__ADS_1


☘☘☘


Mengawali semester baru... Sha sudah menyiapkan bahan ajarnya untuk di kelas. Ia seorang perfeksionis untuk urusan mengajar. ia tidak mau melewatkan hal sekecil apapun jika berurusan dengan pekerjaannya itu. ia selalu meng update segala hal untuk bahan ajarnya..


Maklumlah ya... mengajar di era sekarang ini harus pintar-pintar mengatur strategi agar pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan apalagi yang dihadapi anak-anak remaja yang sudah banyak kesibukan dengan dunia mereka sendiri. Ada yg mulai sibuk dengan cita-citanya, ada yang masih bingung, ada yang mulai bucin 😄😄


Diperjalanan menuju sekolah... Sha membaca kembali buku agendanya, melihat jadwal dan kegiatan apa saja yang ada d semester ini.. ia mulai melihat ada kelas yang akan melakukan Praktik Kerja Lapangan di Hotel. ia memikirkan strategi untuk mengejar materi supaya tepat dengan waktu yang singkat. Sesampainya di Sekolah, ia langsung memasuki ruang rapat karena hari ini ada rapat untuk membahas kegiatan PKL dan perpisahan siswa kelas XII. Entah harus terkejut, senang atau bingung ketika namanya dipanggil sebagai salah satu pembimbing kelompok siswa yang akan PKL di hotel TEPIAN.


"Bu Sha... enak banget deh tempat bimbingannya deket sama pantai... bisa sekalian healing .. hihihi" goda Mrs. Suze guru Bahasa Inggris

__ADS_1


"Enak apanya Mrs... jauh banget kan kesana tuh..." jawab Sha


"Bisa main dipantai bersama deburan ombak, menikmati sunset... emmm romantisnya" jelas Mrs Suze


"Halooo Mrs suze... bimbingan loh kesana tu bukan tamasya... romantis apanya ih.." jawab Sha tidak mau kalah


"Bu Sha... makanya buka hati doong... jangan terlalu nyaman sendiri, jangan terlalu lama memelihara rasa trauma" sindir Mrs suze


"oooh tidak semudah itu soledad... hahahaha" sambil berjalan menjauh..

__ADS_1


jlleeeb banget rasanya di hati Sha.. ia tidak marah karena Sha dengan Mrs Suze memang akrab, mereka bersahabat sejak lama, jadi sering bercanda.


waktu cepat berlalu... Bel sekolah pun berbunyi menandakan jam pelajaran telah usai, waktunya pulang.


__ADS_2