Papa Untuk Putri

Papa Untuk Putri
Bab 2. pertemuan sekilas


__ADS_3

πŸ“± dreeet... dreeet...


Sha terbangun dan meraih ponselnya... pukul 04.00, ternyata alarm membangunkannya.


iya bergegas bangun dan ke kamar mandi. Hari ini Sha harus berangkat lebih awal ke sekolah, maklum ya seperti sudah menjadi takdir, hari Senin itu selalu saja macet.


Sha sibuk di dapur, menyiapkan bekal untuknya dan untuk tuan Putri karena di TK ada acara makan bersama. Tuan Putri sudah memesan dari semalam ia ingin membawa bekal sup makaroni kesukaannya dan telur rebus. Apapun akan Sha lakukan untuk mengukir senyum di wajah putrinya itu sekalipun akhir-akhir ini ia merasa sedikit lelah. Bagaimana tidak, ia mengerjakan pekerjaan rumah saat sebelum dan sepulang kerja. Ia merasa tidak enak hati jika harus merepotkan kedua orang tuanya. Banyak pertimbangan kenapa ia tidak menggunakan jasa asisten rumah tangga atau pengasuh. Jadi ia menitipkan Putri kepada kedua orang tuanya..


"Nek, untuk sarapan dan bekal putri sudah aku siapkan ya... aku harus berangkat lebih awal karena takut terjebak macet." ucapnya pada ibu.. ia selalu memanggil dengan sebutan nenek untuk membiasakan Putri.


"oh iya, simpan saja di meja makan, nanti biar ibu rapikan.. berangkat saja tidak usah khawatir" jawab ibu.


jam dinding menunjukan pukul 05.45, sudah waktunya berangkat mengajar. Seperti biasa Sha selalu mengecup kening Putri yang masih tertidur lelap sambil berbisik "ibu berangkat ya sayang, jd anak yang baik, ceria dan semangat ya"


"aku berangkat dulu ya Yah, Bu, assalamualaikum" ucap Sha sambil melangkahkan kaki.


Di perjalanan menuju sekolah, tiba-tiba ia teringat akan ucapan Mrs Suze tentang buka hati dan trauma. Ia berpikir apa bisa semudah itu membuka hati dan menghilangkan trauma??


🌻🌻🌻


Sesampainya di sekolah Sha terkejut melihat banyak orang yang sibuk lalu-lalang..


"Mrs Suze, ada apa ini? ko semua seperti sibuk sekali?" tanyanya


"Iya dong, hari ini kita ada MOU, pertemuan dengan para pemilik hotel tempat anak-anak PKL nanti. eh ko malah tanya sih? jangan bilang kamu lupa ya? Bu Sha.."


"Ya ampun" Sha menepuk keningnya


"Hahahaha... efek apa itu ya? sepertinya kurang gelombang-gelombang cinta deh, jadi pikun kaya nenek-nenek" canda Mrs Suze


"Memang umur 35 itu masuk kategori Nenek ya? hahaha" timpal Sha sambil berjalan menuju mejanya.


Sha langsung mengambil buku agendanya, ia membuka susunan acara untuk dipelajari lagi karena kebetulan ia diminta Kepala Sekolah untuk menjadi MC.

__ADS_1


" Mba, ruang pertemuan untuk MOU di mana ya?" tanya seorang lelaki tampan, tinggi dan bugar


"Oh.. disamping Lab Bahasa... dari sini lurus saja, nanti Mas ke kiri ya.." jawab Sha


"Terimakasih Mba" ucapnya lagi, lalu pergi.


Sha menggerutu " apa itu coba, dia manggil Mba, aneh banget ga ish... kan bisa panggil ibu"


Dilorong sekolah itulah pertemuan pertama Mba Sha bertemu dengan Mas Wisnu secara tidak sengaja. ko jadi Mba dan Mas ya... 😁😁


Setelah pertemuan itu selesai, Kepala sekolah memanggil Sha untuk menghampirinya.. "Bu Sha.. tolong kemari sebentar".


"Pak Wisnu, perkenalkan ini Bu Sha, guru Bahasa Indonesia yang bertugas sebagai pembimbing siswa kelompok 3 yang akan PKL di Hotel yang bapak pimpin" ucap pak Kepala sekolah


Sha dan Wisnu sama-sama kaget.


"Senang berkenalan dengan anda Pak Wisnu" sapa Sha


"oh iya" jawab wisnu singkat. Wisnu sempat kaget karena awalnya ia pikir Sha adalah staf Tata usaha tapi ternyata guru.


Tidak sampai disitu kekesalannya. Saat ia berjalan pulang menuju gerbang utama sekolah, tiba-tiba saja ada mobil yang tidak sengaja melewati genangan air dan menyiprat ke rok Sha.


"ih apa sih, bawa mobil ga hati-hati" gerutu Sha


mobil pun berhenti, kacanya pun mulai diturun kan daaaan..... muncul lah wajah tampan Mas-Mas tadi 🀭🀭


"Maaf ya Mba, eh Bu.. saya tidak sengaja" kata Wisnu..


Sha tidak menjawab, hanya menoleh dengan ekspresi tidak suka. " dia lagi-dia lagi. kenapa harus dia? belum lagi ada kerjasama ke depannya nanti, andai bisa memilih... pasti pilih hotel yang lain, huwwffft" umpatnya dalam hati.


melihat sikap Sha seperti itu, Wisnu pun kebingungan, "ga kedengeran apa gimana sih? tapi ko kaya yang marah ya... ah sudah lah, yang penting sudah meminta maaf" dengan santainya Wisnu kembali fokus ke jalanan didepannya, meninggalkan sekolah.


πŸ“±dreet... dreeet

__ADS_1


Sha mengangkat telpon..


" Ibu... ko lama pulangnya... putri kangen ibu" terdengar suara mungil dari ujung telpon.


"eh anak ibu... ibu lagi di jalan ini sayang, mau pulang. Putri mau dibawain apa?"


"Aku mau onde mande... jangan lama-lama ya ibu... udah sore ini.. hati-hati dijalan"


"oke Tuan Putri.." jawab Sha. lalu Sha senyum-senyum sendiri mendengar kata kangen, padahal itu kode, pasti ada maunya... hihihi


kekesalan Sha seolah hilang begitu saja setelah mendengar suara Putrinya. Putri adalah kekuatan terbesar bagi Sha. Putri adalah salah satu alasan mengapa Sha masih kuat berdiri sampai saat ini, masih semangat menjalani hidup setelah segala hal yang telah menimpanya dan trauma yang hingga kini masih ia rasakan.


Bukannya tidak mau membuka hati, tapi rasa takut masih menyelimutinya. Tak jarang Putri meminta kepadanya seorang Papa baru.. (loh ko bisa? kenapa ga nanyain ayah kandungnya?)


Sisi lain dari sensitifnya putri, ia seolah merasakan apa yang ibunya rasa. Sha tidak pernah menceritakan kesalahan apa yang Ayahnya sudah perbuat, karena anak umur 5 tahun tidak akan mengerti apa itu selingkuh dan memang belum saatnya mengerti. Putri hanya tau bahwa ayahnya jahat karena tidak pulang-pulang.


Senin merupakan hari yang melelahkan selain padatnya jadwal mengajar, ditambah kegiatan tambahan tak lupa kemacetanpun menambah daftar kelelahan. Sha terpaksa naik angkutan umum karena sepeda motornya dibengkel untuk beberapa waktu, dan mungkin aga lama.


"ibuuuuu " teriak Putri...


Sha sampai di rumah, lalu memeluk putri.


"Ibu, putri mau ngaji, tapi mau diantar ibu.." rengek manja Putri.


"Siap tuan Putri, tapi ibu simpan tas dan mengganti sepatu ini dulu ya" tunjuk sha ke kakinya.


lalu mereka pun pergi ke tempat pengajian yang jaraknya tidak jauh dari rumah.


⚘⚘⚘


semangat single mom, semangat Sha.. jangan lelah.. Tuhan sedang menyiapkan kebahagiaan untukmu dan orang-orang yang kamu sayangi.


semoga Putri segera punya Papa baru ya 🀭🀭

__ADS_1


mohon masukannya ya teman-teman pembaca... saya masih pemula... maaf jika banyak kesalahan. jika suka dengan cerita ini silahkan like ya....


__ADS_2