Papa Untuk Putri

Papa Untuk Putri
Bab 16.


__ADS_3

🌻🌻🌻


Kesehatan Wisnu sudah membaik.. Iya menghabiskan waktu selama dua hari untuk istirahat di rumah. Hari ini Wisnu memulai aktivitas kembali, begitupun dengan Sha.


Wisnu dijemput oleh Adrian, sedangkan Sha seperti biasa mengendarai motor sendiri.


"Sayang, kamu yakin tidak mau berangkat bersama kami?" ajak Wisnu...


"Tidak, terimakasih. Aku tidak mau merepotkanmu selagi aku bisa melakukannya sendiri" jawab Sha


Sha lalu menstater motornya... Wisnu dan Adrian mengikuti dibelakang.


"Untuk ukuran perempuan, Bu Sha sepertinya sudah jago bawa motornya pak" ucap Adrian


"Iya, awalnya saya ragu memberinya ijin untuk bawa motor sendiri. Tapi ternyata dia wanita yang hebat. Mandiri, penuh semangat." jawab Wisnu


"Bapak dan Ibu sungguh pasangan yang serasi, saling mengerti dan melengkapi satu sama lain" puji Adrian.


"Semoga kami berjodoh hingga kakek-nenek, hingga maut memisahkan" harap Wisnu


"Aamiin Pak. semoga saja"


Wisnu memperhatikan Sha. Kecemasannya sudah berangsur berkurang dengan ia lihat sendiri saat Sha mengendarai motor. Hingga mereka berpisah dipersimpangan jalan, Wisnu belok ke kiri, sedangkan kan Sha lurus.


☘☘☘


Sha pulang lebih awal.. Ia teringat ucapan Putri yang ingin dimasakan makanan kesukaannya.. Sesampainya di rumah, Sha langsung memasak, setelah itu mandi. Putri sedang asik makan sambil menonton tv.


Terdengar suara klakson mobil di luar. Ternyata Wisnu pulang bersama Adrian.


"Wangi apa ya ini..." tanya Wisnu...


"Oh... aku baru selesai masak, Mas mau makan langsung makan atau istirahat dulu?" tanya Sha


"kruuukk.." terdengan suara demo cacing dari perut Adrian.


Wisnu dan Sha tersenyum. Lalu mengajak Adrian makan bersama.


" Ini semua Bu Sha yang masak?" tanya Adrian sambil menunjuk ke meja makan


Sha mengangguk. "Saya tidak jago masak, hanya bisa seperti ini saja"


"Saya jadi teringat ibu." ucap Adrian


Di meja makan sudah tersedia Sayur asem, ayam goreng, tahu-tempe dan sambel. Adrian, Wisnu dan Sha duduk lalu makan bersama. Setelah sakit kemarin, kini nafsu makan Wisnu bertambah... iya makan dengan lahapnya bahkan nambah.. Adrian memandangi mangkuk sayur asem itu.


"Adrian, silahkan kalau mau nambah... jangan sungkan" ucap Sha..


"Boleh saya nambah, Pak, Bu" tanya Adrian seraya minta ijin


" Boleh... boleh kok" jawab Sha


Sedangkan Wisnu menganggukan kepalanya sambil tertawa.


"Alhamdulillah.." ucap semua, menandakan selesai makan. Sha membereskan meja makan lalu ke Dapur untuk mencuci piring.


Tak lama kemudian, Adrian pamit pulang


"wah sudah pukul 20.00. Pak, Bu, saya pamit pulang ya.. terimakasih jamuan makan malamnya. kapan-kapan kalau ibu masak sayur asem lagi, saya boleh mampir ya" ucap Adrian


"ada yang ketagihan apa keenakan itu" ejek Wisnu sambil tertawa...


"Sama-sama.. terima kasih ya Adrian, hati-hati di jalan" ucap Sha.

__ADS_1


Wisnu memeluk Sha... Adrian yang melihatnya tersenyum lalu pulang. Entah apa maksud Wisnu, apa mungkin itu tanda bahwa Sha adalah istrinya, jadi tidak boleh seorangpun mendekatinya. 🤭🤭


"Papa... Putri mengantuk... mau bobo tapi di dongengin sama Papa.." rengek Putri dengan manja.


Wisnupun menemani Putri hingga terlelap. Ia mencari Sha kesana-kemari ternyata ada di kamar, sudah berbaring di atas kasur. Tanpa menunggu lama, Wisnu menghampiri Sha.


Tapi Sha tak bereaksi, hanya diam saja.


"Sayang, kamu kenapa? cape atau tidak enak badan?" tanya Wisnu keheranan


"Aku hanya pegal-pegal Mas, dan mengantuk" jawab Sha


Wisnu mengecup kening Sha, "apa kita perlu ke dokter?"


"Tidam usah Mas, aku hanya ingin istirahat. Sudah biasa kok begini kalau lagi datang bulan" jawab Sha.


"What?? kamu datang bulan sayang?" wisnu terkaget-kaget.


"Iya Mas"


"Biasanya berapa lama?" tanya Wisnu


"Kurang lebih lima hari, kenapa Mas?" tanya Sha penasaran


"Mas harus puasa panjang dong sayang.. " gerutu Wisnu penuh dengan kekecewaan yang sekilas nampak seperti frustasi.


Ada-ada aja nih Mas Wisnu.. pake istilah puasa panjang segala 😁😁😁


Sha tertawa kecil... "Sabar ya Mas, baru hari ke tiga loh ini " goda sha


Wisnu terlihat lebih frustasi.


"Jika Mas memelukmu saat seperti ini, apakah kamu merasa risih?" tanya Wisnu


Mereka tidur berpelukan sambil berbincang-bincang.


"Sayang.. kita belum bulan madu. Apa kamu mau bulan madu? tanya Wisnu


"Kurasa tidak perlu Mas. Tapi keputusan ada padamu Mas, aku sih terserah. Tapi menurutku, lebih baik kita ke rumah Bunda Mas, bersilaturahmi dan menginap disana untuk beberapa hari." ajak Sha.


"Ide bagus sayang. Kapan ya?" tanya Wisnu


"Akhir pekan ini long weekend Mas.. bagaimana, Mas sibuk tidak?


"Gampang itu sih.. nanti aku minta asistenku untuk meng handle semuanya. Terimakasih sayang, kamu begitu perhatian kepada keluargaku" ucap Wisnu


"Keluargamu kini adalah keluargaku Mas, aku akan memperlakukan hal yang sama seperti pada keluargaku" jelas Sha


Wisnu mengecup bibir sha dengan lembut dan berkata "Aku makin mencintaimu sayang"


Merekapun terlelap dalam pelukan penuh kasih sayang.


🌻🌻🌻


Hari ini Akhir pekan. Sha sibuk mengemas pakaiannya dan pakaian Putri untuk menginap di rumah mertuanya.


"Sudah selsai belum sayang?" tanya Wisnu


"Sudah kok Mas" jawab Sha


" Ibu.. mau kemana?" tanya Sha


"Kita mau ke rumah oma, menginap disana." jawab Sha

__ADS_1


"Beneran Pah?" tanya Putri kepada Wisnu seolah tak percaya dengan ucapan sang ibu.


"Iya dong.. Putri mau ikut ga?" ajak Wisnu


"mau dooong... Asiiik ketemu oma" sorak Putri


Tak menunggu lama lagi, mereka pun berangkat menuju rumah Ibu. Diperjalanan Putri menyanyi. Sha senang sekali melihat Putri yang begitu ceria.


Mobil pun terparkir di garasi.


"Assalamualaikummmm..." ucap Putri


"Waalaikumsalam..." bunda membukakan pintu dan begitu takjub melihat siapa yang datang "Waaah ada cucu oma... ayo masuk sayang"


Mereka semua masuk. Wisnu menyampaikan pada Bunda bahwa mereka berniat untuk menginap beberapa malam disana. Bunda pun senang, karena ia sangat suka dengan bawelnya Putri.


Mereka mngobrol, bercanda, tertawa bersama..


Hari itu menjadi hari yang luar biasa.


"Putri nginepnya yang lama ya... Nanti bobonya sama Oma" pinta Bunda


"Iya Oma.. tapi Oma bisa dongeng ga? Putri kalau mau bobo harus didongengin dulu" tanya Putri.


Bunda semakin gemas " Bisa dong, Oma jago kalau dongeng.. tapi Putri bobo sama oma ya!" ucap Bunda sambil tertawa.


Wisnu dan Putri bermain di halaman belakang rumah. Sha merapikan baju di kamar Wisnu.


"Sha.. mau ganti sprei ga? tapi itu juga baru sih, kamar ini kosong kalau Wisnu tidak pulang" ucap Bunda..


"Tidak usah bun.. ini saja.." jawab Sha


"Sha bantu menyiapkan makan malam ya bun.. kebetulan sudah selesai ko ini" ucap Sha


Mereka pergi ke dapur. Memasak sambil berbincang-bincang. Mereka saling mengagumi satu sama lain karena latar belakang mereka yang pernah jadi single mom.


Makan malam itu terasa istimewa karena dilengkapi dengan ocehan Putri yang mengundang gelak tawa .


"Oma..Oma... ayo dongengin Putri.. " pintanya


"Putri udah ngantuk?" tanya Bunda sambil melihat ke arah jam dinding. Ternyata sudah pukul 21.00. "Ayo kita ke kamar Oma" ajak Bunda.


Wisnu tersenyum ke arah Sha... "Si tamu sudah pulang kan sayang?" tanyanya


"Si tamu? siapa Mas?" Sha kebingungan


"Itu yang bikin Mas puasa panjang" ucapnya


"ooooooh, sudah Mas dari kemarin" Sha tertawa..


"Curang nih.. kenapa ga bilang sih sayang" sambil mencubit pipi Sha. "Yuk, buka puasa dulu" canda Wisnu, memeluk Sha dan menuntunnya ke Kamar.


Sha tersenyum dan mengikuti suaminya.


**Bersambung ya...


di episode berikutnya siap-siap hareudang ya 😁😁


jangan lupa saran, komen, dan like juga...


kalau suka sangat, boleh lah jadikan Favorit


Haturnuhun 🙏**

__ADS_1


__ADS_2