Papa Untuk Putri

Papa Untuk Putri
Bab 12.


__ADS_3

❤❤❤❤❤


Lanjut ya...


bukan area bocil 😁😁


disini mengandung bon cabe🔥🔥🔥


siap-siap hareudang ... 😊🤭


🌻🌻🌻


Hari yang dinanti pun tiba. Hari pernikahan Wisnu dan Sha. Ruangan yang begitu megah, perpaduan warna gold dan putih mendominasi. Pernikahan itu dihadiri keluarga dua belah pihak serta rekan kerja Wisnu dan Sha.


Wisnu terlihat grogi karena ini yang pertama untuknya. Sedangkan Sha terlihat santai meski sebenarnya ia sedikit terlihat kurang nyaman. Ia teringat kegagalan pernikahan yang sebelumnya. Wisnu yang melihat ekspresi Sha langsung memegang tangan Sha, sambil berbisik "Aku mencintaimu sayang".


Mendengar itu, Sha pun tersenyum. Begitu banyak tamu undangan yang datang.. Acara selesai pada pukul 19.00... Putri sudah istirahat bersama Mbah dan Nenek. Malam ini mereka semua meningap di Hotel. Wisnu yang melihat Sha yang sudah lelah lalu mengajaknya untuk beristirahat.


"Adrian, saya dan istri istirahat duluan.. saya percayakan padamu semuanya ini ya" kata Wisnu


Adrian tersenyum.. "Siap Pak... Semangat membobol pertahanan..."


"Tenang saja, pasti berhasil dan jadi juara" jawab Wisnu sambil tertawa geli.


Sha tidak memperhatikan obrolan mereka karena yang ia rasakan saat ini adalah kaki dan punggung yang pegal. Wisnu mengajaknya ke kamar yang sudah disiapkan. Sesampainya di kamar, Sha langsung merebahkan badannya di sofa. Wisnu menatapnya, begitu besar cintanya pada Sha.


"Cape banget ya sayang?" tanya Wisnu sambil menghampiri Sha.


"Lumayan pegal Mas, yang ini" sambil menunjuk ke kaki


"Kalau begitu kamu istirahat dulu, mas mau ke kamar mandi ya, badan sudah lengket seharian pakai baju itu" ucap Wisnu


Tak lama kemudian, Wisnu keluar dari kamar mandi, melihat Sha yang tertidur di sofa.


"Yah... ko tidur sih, bisa gagal dong misi malam pertama" gumam Wisnu sambil mengacak rambutnya. Wisnu menghampiri Sha lalu mengecup keningnya. Sha yang kaget lalu terbangun dari tidurnya.


"Mas.." ucap Sha


"Iya sayang, kamu ketiduran ya? ganti dulu bajunya baru lanjut tidur" pinta Wisnu


"Baik Mas, aku mau mandi dulu.. badannku juga terasa lengket" jawab Sha

__ADS_1


" Mau mas temani sayang?" kata Wisnu sambil tersenyum penuh arti.


" Ga usah Mas, aku bisa sendiri kok" jawab Sha tersenyum sambil melangkah ke kamar mandi.


Sha pun keluar dari kamar mandi mengenakan bathrobe. Ia seperti orang kebingungan lalu berbicara pada Wisnu "Mas, aku lupa membawa tas baju ku, sepertinya ada dikamar Putri, bisakah tolong ambilkan?"


Wisnu menelan ludah ketika melihat Sha..


"Mas... " panggil Sha..


"Ya sayang... kamar Putri kan ada dilantai bawah, takutnya Putri sudah tidur sama Neneknya, nanti malah membangunkan semuanya" jawab Wisnu


"Lalu aku bagaimana Mas, masa ga pake baju?" tanya Sha mulai panik.


" Bukankah bagus begitu sayang, jadi lebih mudah" jawab Wisnu sambil berjalan mendekati Sha.


Wisnu memeluk Sha.. pelukan itu penuh arti.


Sha tersenyum sambil memegangi bathrobenya dibagian dada..


Cuppp..


Wisnu mengecup kening Sha. Melihat Sha terdiam, Wisnu melanjutkan aksinya mengecup bibir Sha. Tangan Wisnu menekan tengkuk Sha untuk memperdalam ciumannya. Sha membalas ciuman itu sambil memejamkan matanya. Wisnu dan Sha mulai saling ******* dan berbagi salivanya.


Wisnu membuka pakaiannya lalu merebahkan tubuh Sha diatas tempat tidur. Wisnu memeluk Sha erat, mencumbu, menggelitik di leher jenjang milik istrinya. Ia meninggalkan stempel kepemilikan disana.


"Mas... geli... " lirih Sha dengan suara manjanya.


Mendengar suara Sha, Wisnu terus menjelajah diantara bibir dan leher. Bermain disana cukup lama lalu membuka bathrobe yang dipakai oleh Sha.


Wisnu terpana melihat dua squisy putih, besar kenyal disana. Wisnu mempermaikan squisy itu bergantian... Wisnu meng hisap nya sambil sesekali meng gigitnya.


"Aaaaah... " Sha me rintih dan mendekap kepala Wisnu.


Wisnu tersenyum, ia menghentikan permainannya lalu mencium bibir Sha.


"Sekarang ya sayang" bisik Wisnu pertanda pedang panjang akan dimasukan kedalam sarungnya.


Sha hanya mengangguk sambil menggigit bibir bawahnya.


"Ah!!Maasss..!!Aaaaaahhhh" rintihnya saat terasa pedang panjang itu sudah masuk sempurna ke dalam sarungnya.

__ADS_1


"eemmmh... sayang" hanya itu yang keluar dari mulut sang suami.


Wisnu pun mulai meng goyangkan pinggulnya sambil ber****an dengan Sha.


Sha yang sudah tidak tahan dengan ritme permainan Wisnu, mencengkeram kuat punggung suaminya itu.


"Mas...Ah!!Aaahhh.."Desa h Sha saat ada sesuatu yang ingin keluar.


"Ya sayang.. sebentar lagi" racau Wisnu yang semakin mempercepat gerakannya dan "emmhh.. Aaahhh!!" Wisnu pun menghentikan aktivitasnya lalu merebahkan tubuhnya disamping Sha.


"Terima kasih sayang" bisik Wisnu sambil memeluk Sha.


Sha hanya tersenyum lalu menenggelamkan kepalanga di dada Wisnu. Sha merasakan kehangatan dan kenyamanan berada di pelukan Wisnu. Lalu ia pun terlelap.


Wisnu menarik selimut lalu menutupi tubuh istrinya itu. Ia mengecup kening Sha dan mengusap rambutnya. "Aku mencintaimu sayang, Mas akan menjagamu dan membahagiakanmu dengan Putri. Mas akan berusaha menjadi suami sekaligus Papa terbaik." bisiknya perlahan karena takut membangunkan istrinya yang sudah tertidur pulas..


😍😍😍


Keesokan harinya.. Sha terbangun dan bermaksud ingin meraih bathrobe tapi tidak sengaja ia menyenggol pedang panjang panjang milik suaminya.. Wisnu terbangun dan melihat pemandangan indah di depan matanya. Pedang panjang miliknya mengeras.


"mau kemana sayang?" tanya Wisnu sambil memeluk erat Sha


"Maaf Mas, aku jadi membangunkanmu, aku mau mengambil bathrobe" jawab Sha


"jangan kemana-mana sayang, kamu sudah membangunkan pedang panjangku... dan ia ingin masuk ke dalam sarungnya" bisik Wisnu


Sha pun jadi merinding tapi apa daya ia tidak bisa menolak keinginan suaminya.


Pergulatan semalam pun terjadi kembali, kini memasuki ronde ke 2. Sha menikmati permainan suaminya dan ia pun mulai mengimbanginya. Keringat bercucuran dari keduanya. Mereka menikmatinya. Aktivitas itu memakan waktu yang lama, hingga keduanya lemas tak berdaya.


"istirahat sebentar ya sayang... nanti kita lanjut ronde 3.." ucap Wisnu.. sambil mencium bibir Sha


" Apa sih Mas... ini sudah siang.. Aku harus melihat Putri" jawab Sha sambil tersenyum malu.


"Iya deh sayang.. kamu candu banget sih.. nanti malam lagi ya.." goda Wisnu, ia berniat memeluk Sha lagi tapi tak berhasil.


Sha mengambil bathrobenya lalu pergi ke kamar mandi dengan langkah hati-hati. Ia merasa ada yang luka dibagian bawah tubuhnya, mungkin itu efek pedang panjang yang berusaha masuk berkali-kali ke sarungnya 🤭🤭.


Wisnu yang masih terbaring diatas tempat tidur kini tersenyum. Ia mengingat kejadian semalam dan tadi pagi. Ia bahagia karena telah memiliki Sha seutuhnya.


🌻🌻🌻

__ADS_1


Mohon maaf ya jika masih banyak kekurangannya... silahkan beri masukan, dan silahkan like ya teman-teman.


__ADS_2