
"Lah kowe yo lucu kok ndok, nek ibu dadi dennis ibu yo bakal ngamuk karo kelakuan mu" ujar ibu saat aku mengadu padanya kalau kami bertengkar karena mas dennis akan kembali ke Kota itu.
Padahal mas dennis sudah menjelaskan bahwa dia mendampingi bosnya untuk menandatangani MOU dengan partner bisnis . jujur aku cemburu jika mas dennis harus bolak balik ke Kota itu.
Meski telah menjadi istrinya selama 11 tahun tapi aku merasa ketakutan jika mas dennis pergi ke Kota itu aku takut tuhan mempertemukan mereka kembali dan mas dennis kepincut dengan mantannya lagi.
" Tapi kan bu sinten seng ngertos kalau mereka tidak bertemu apalagi nomor mas dennis itu gak pernah ganti" ujar ku ngeyel
ibu menggeleng gelengkan kepala mendengar alasan ku
" Ndok nek ngono kuwi jenenge kowe ra percoyo karo bojo mu"
" Lak ibu wes tau kondo ,nek urip ki jok di pikir nemen nemen, soyo di pikir soyo edan!" lanjut ibu yang tampak gemas dengan ku.
Akhirnya mas dennis terbang ke Kota itu kali ini aku tidak mengantar nya ke bandara karena di jemput oleh sopir bos nya. mereka pergi dengan penerbangan yang sama.
" Hati hati ya mas jangan lupa Kasih kabar" aku mencium tangannya dan memeluk nya erat
berat sekali rasanya melepaskan mas dennis pergi ke Kota itu meskipun dia pergi dengan bos nya.
Mas dennis melepaskan pelukan ku kini kami saling berhadapan dia memandangi ku cukup lama dari sorot matanya tersirat bahwa dia ingin aku mempercainya.
" Sayaaang percaya sama mas ya ... buat apa kamu cemburu pada mantan mas?"
mas dennis mencium kening ku dan memeluk ku erat sementara tangannya mengelus elus punggung ku.
Airmata meleleh di sudut mataku
" Please dinnar jangan seperti ini.. mas kesana untuk kerja ya sayang hmm"
TIIIN TIIIIN TIIN!! terdengar dari luar pagar
sopir pak axel sudah datang.
" Ya sudah sayang mas pergi dulu kamu sama michelle hati hati... ILOVE YOU so much" ucap Mas dennis seraya melenggang keluar pagar menuju mobil.
aku berdiri mematung sampai mobil yang membawa mas dennis menghilang dari pandangan
Aku menghempaskan tubuhku di sofa ruang tengah dan menyalakan televisi hati ku benar benar hampa tanpa mas dennis di samping ku.
sedalam ini kah rasa cinta ku pada mas dennis?
ditinggal hanya untuk beberapa hari saja aku serasa mau mati apalagi jika takdir berkata aku dan mas dennis harus berpisah?
" Assalamualaikum " terdengar suara mbak prapti dari luar
" Waalaikum Salam, masuk mbak" sahutku
__ADS_1
untung ada mbak prapti meskipun tidak menginap setidaknya bisa mengusir kesepian ku selama michelle dan mas dennis tidak ada di rumah.
" Michelle mama mau kerumah yangti mau ikut nggak?"
" Ikut dong ma, papa jadi berangkat ma?"
" Jadi sayang tadi jam 8 papa pergi, ya udah siap siap sana" ujar ku meminta putri semata wayang ku untuk bertukar baju.
Aku dan mas dennis sudah planning untuk memberi michelle adik karena dia sebentar lagi Akan naik ke kalas 4 bukan jarak yang ideal sebenarnya untuk memberi adik. karena usia michelle sudah menginjak 10 tahun.
"Assalamualaikum yangtiiiiii" seru michelle setibanya kami dirumah ibu
Seperti biasa ibu tergopoh gopoh menyambut kami
" Ealah masuk masuk" ujar ibu sambil merangkul michelle
" Dennis we mangkat?" tanya ibu
" Sampun bu wau enjing"
Aku memutuskan untuk tinggal di rumah ibu sementara selama mas dennis di sana supaya tidak selalu kepikiran dan meliburkan mbak prapti sementara waktu.
Triiiin triiiiin triiiiing!! ponsel ku berdering mas dennis memanggil untuk video call.
"Sayaaang"Sapa mas dennis melalui video call di belakang nampak suasana kantor dengan segala kesibukannya.
" Kamu dirumah ibu? " tanya mas dennis melihat suasana yang berbeda dari rumah Kani
" Iya maaf mas lupa izin sementara mas gak ada Kami tinggal disini, biar ovt"
" It's okay sayang apa itu ovt?"
" Over thinking mas , mas lagi ngapain sama siapa lagi ngapain gitu dll gitu lah Kira kira " jelas ku
" Hahahhaha hahahah kamu yaa, ya udah sudah dulu ya sayang ada yang mau mas kerjakan'
" Muaaaach ilove you byeeee byee" ujar ku menutup pembicaraan kami.
...****************...
Sudah 5 hari mas dennis ada di kota itu kerinduan ku semakin tidak bisa dibendung lagi aku berinisiatif untuk menghubunginya
THE NUMBER YOU'RE CALLING ISNT ACTIVE PLEASE TRY AGAIN LATTER suara mesin penjawab dari provider itu membuat ku cemas .
Bagaimana tidak selama 11 tahun lebih mengenal dan menjadi istri mas dennis tidak pernah sekalipun nomer mas dennis tidak bisa di hubungi.
karena mas dennis selalu mencharge hp nya full dan siap sedia Power bank.
__ADS_1
Tapi sekarang pertama kalinya nomornya tidak bisa di hubungi berbagai macam prasangka buruk pun menari nari di benak ku jangan jangan jangan jangan..
15 menit kemudian aku mencoba kembali menghubungi nomor nya hasil nya tetap sama
THE NUMBER YOU'RE CALLING ISN'T ACTIVE PLEASE TRY AGAIN LATTER masih mencoba untuk tetap berfikir positive barang kali kebetulan hp dan power bank nya lupa di charge .
Aku berusaha mengalihkan perhatian ku dari masalah nomor mas dennis yang tidak bisa di hubungi aku mengajak mbak tyas ke salon.
untuk sekedar memanjakan diri.
" Mbak mlaku mlaku yuk"
" Nyang ngendi?
" Nang salon sekalian mampir nang hypermart mengko"
" Yo wes ayo" sambut mbak tyas girang
Ibu dan michelle memilih diam dirumah akhirnya aku dan mbak tyas seharian menghabiskan waktu memanjakan diri. kami pulang ketika mas ndaru menelfon menanyakan keberadaan kami.
Menjelang maghrib kami tiba dirumah yang disambut dengan gerutuan mas ndaru.
" Ngopo ra sekalian nginep nang mall?"
" Sakjane yo pingin tapi ra ono kasur'e yo mbak" ujarku mengedipkan mata pada mbak tyas
" Ho'oh"
Kami pun tertawa cekikikan.
Selesai membereskan belanjaan dan mandi kami berkumpul di meja makan untuk makan malam bersama.
Hingga akhirnya kami masing masing masuk kedalam kamar.
Michelle sudah terlelap dalam mimpinya.
Aku teringat akan ponsel ku aku mengambilnya siapa tahu mas dennis menghubungi ku.
Nihil tidak ada telfon atau chat dari mas dennis.
Aku mencoba menghubunginya kembali setelah seharian pergi
THE NUMBER YOU'RE CALLING ISN'T ACTIVE PLEASE TRY AGAIN LATTER .
Ini ketiga kalinya aku menghubungi nya dan ketiga kalinya aku harus menelan kecewa nomor nya masih di luar jangkauan.
Sepanjang malam aku tidak tenang fikiran ku melayang kemana mana karena masalah nomor yang tidak aktif.
__ADS_1