Pegat

Pegat
Garis 2 lagi


__ADS_3

Karena hari libur agak santai setelah menyiapkan sarapan aku pergi ke teras untuk mengurus bunga bunga koleksi uuuh bahagia rasanya melihat bunga bermekaran warna warni bunga bougenville ku tumbuh subur senang sekali melihatnya .


Mungkin hobby ku menurun dari ibu yang juga hobby menanam bunga semilir angin pagi di tambah aroma rumput dan bunga bunga di taman ku ini menambah sensasi tersendiri terasa sejuk damai.


karena terlalu asyik dengan kegiatan ku mengurus bunga bunga koleksi ku sampai tidak menyadari kalau mas dennis sedari tadi memperhati kan ku sambil melakukan gerakan olahraga ringan di teras.


Trapp!


mas dennis melingkar kan tangannya di pingganggu dan menciumku dari arah belakang ku aku yang sedang fokus menyirami bunga sedikit terkejut fengan aksi mas dennis


" Maass bikin kaget aja ahhh" ujar ku sambil berusaha melengos karena merasa geli dengan jambang mas dennis yang menyentuh wajah dan leher ku


" Melamun saja sich padahal mas dari tadi di teras perhatiin kamu loch sayang" ujarnya


mas dennis meraih watering pot dari tangan ku dan meletakannya di sudut taman kemudian menggandeng ku untuk duduk di teras


Aku melangkah kedalam untuk membuat kopi untuk mas dennis


" Ini mas masih panas" ujar ku seraya menyodorkan kopi yang masih ngebul


" makasih sayang"


"Mas, boleh gak kalau aku minta izin ngantor lagi?


Mendengar pertanyaan ku sontak mas dennis menurunkan Koran yang tengah di bacanya dan menatap tajam ke arah ku,


"Uang belanja yang mas kasih kurang?"


Aku tahu mas Dennis sangat sensitive jika bicara tentang mantan boss ku itu karena mas dennis tahu kalau pak Firmam dulu menaruh hati padaku


"Mas uang yang mas kasih itu lebih dari cukup"


" Lantas? " sahutnya tanpa menoleh


" Supaya ada kegiatan ku mas jadi gak over thingking terus"


" Atau kamu ingin bertemu dengan mantan boss mu yang gatel itu? Tanya mas dennis nyelekit


Aku terkejut dengan ucapan mas dennis samasekali tidak menyangka mas dennis akan berucap seperti itu


" Mas kan aku gak bilang akan balik kekantor lama?"


" No, pokok nya mas gak suka kamu kerja titik!" Mas dennis bangkit dari duduknya dan melangkah kedalam rumah


Kalau sudah begini repot urusannya aku tahu betul sifat mas dennis tidak suka di bantah, aku menyusul masuk kedalam dan duduk disampingnya di ruang tengah.

__ADS_1


"Mas marah ya?" tanyaku sambil menggelendot di pundaknya


" Kenapa sich sayang kamu ingin kerja lagi hmm?"


" Gak ada mas cuma bosan" sahutku


" Mas bukan mengekang kamu sayang tapi kamu harus patuh apa kata suami mu"


Aku mengangguk mengiyakan yang diucapkan mas dennis.


Tidak seperti biasa malam ini aku gelisah tidur ku terasa tidak nyenyak dan terbangun sangat awal saat ku lihat jam di ponsel menunjukan pukul 4.15 aku memutuskan untuk bangun dan mandi tapi tiba tiba aku teringat satu hal aku segera membuka ponselku kembali dan mengecek kalender


Deghhhh! kok bisa tidak sadar bahwa aku sudah hampir masuk 2 bulan belum didatangi tamu bulanan yang biasanya rutin menyapa apa jangan jangan michelle akan punya adik? atau hanya gangguan hormon saja?!


Demi mengobati rasa penasaran ku aku mengambil test pack yang sudah tersedia di laci karena memang belakangan ini aku dan mas dennis gencar berusaha m untuk memberikan adik bagi michelle.


Allah memang tahu kapan waktu yang tepat dalam mengabulkan doa umat nya di saat kami begitu menggebu gebu ingin memberi adik bagi michelle jasilnya selalu negatif


Tapi ketika aku dan mas dennis sudah pasrah Allah justru memberinkejutan yang tidak di duga duga


Seperti biasa menunggu beberapa detik untuk mengetahui hasilnya nyaris tidak percaya dengan apa yang kulihat ada 2 garis merah disana. berarti michelle akan punya adik yeeeeay!


Saat keluar dari kamar mandi aku melihat mas dennis masih terlelap nanti aku segera menyusul menyelinap kembali di balik selimut karena seperti biasa sabtu minggu baik michelle maupun mas dennis libur.


Plaaak!


"Awwwwh aduhh mass! pekik ku seraya menyingkirkan tangan mas dennis.


"errghhh, saayang kenapa? ujar mas terkejut seraya menoleh kearah ku


" Kesamplok tangan nya mas, " sahut ku sambil memegangi mataku yang berair karena tertimpa tangan mas dennis


" Maaf sayang maaaf duuuh sakit ya?" ujar nya sambil mencoba memeriksa mataku.


" Sakit lah tangan mas kan berat" rengek ku manja


Mas dennis merengkuh ku dalam pelukannya.


diusap usap nya kepalaku..


"Maaf ya sayang hmm"


"Mas sepertinya kita berhasil loch" bisiku di telinganya reaksi mas dennis di luar dugaan dia terperanjat dan bangun dari posisinya tidurnya dan duduk di samping ku


" Beneran sayang kamu udah chek" ujarnya mukanya tampak berseri seri aku mengangguk sambil tersenyum

__ADS_1


" finally sayaaaaaang mas senang banget"


Muuuuachhh muaaachh muachh !!


Mas dennis tidak berhenti menghujani ku dengan kecupan dan mengusap usap perut ku


"Makasih sayang muuuach " dia memberi kan kecupan di perut ku.


Mas dennis bangun dari tempat tidur dan keluar kamar.


15 menit kemudian mas dennis kembali ke kamar dengan nampan berisi toast egg dan teh


aku merasa surprise fengan aksinya.


"Apaa ini mas" ujar ku sampil tersenyum kearah nya


"For my queen" ujar nya sambil membantu ku bangun dari tempat tidur.


Aku sedikit merasa tersanjung dengan perhatian mas dennis setelah mendengar aku mengandung anak ke duanya dengan sigap mas dennis menarik bangku meja rias ku dan menaruh nampan yang berisi sarapan disana


aku hendak keluar kamar membawa nampan itu tapi mas dennis mencegah ku


"Sarapan disini saja sayang" ujar nya penuh perhatian


"Mas so sweet banget aku jadi malu dech" ujar ku seraya menutupi mukaku


" lebay nya kumat" ujar mas dennis sambil mencolek hidung ku"


hahahah hahahah hahah haha tawa kami pecah di pagi itu terasa indah sekali dunia tanpa pertengkaran ujar ku dalam hati.


Menjelang siang aku diantar mas dennis pergi ke rumah sakit untuk memastikan kehamilan ku.


" Michelle mama dan papa mau kerumah sakit michelle mau ikut atau gimana?"


" Kerumah sakit ma?" siapa yang sakit?" tnaya michelle


" Gak ada sayang tapi mama mau periksa kehamilan" ujar ku memberi pengertian


" Haaaa?? berarti michelle punya dik ma? yeaaaay" ujarnya girang


"Jadi gimana sayang ? mau ikut kerumah sakit?" lanjut ku


" Enggak lah ma michelle mau kerumah yangti aja, michelle kangen sama yangti" sahutnya


Setelah mengantar michelle kerumah ibu dan mas dennis segera meluncur kerumah sakit sepanjang perjalanan menuju rumah sakit mas dennis terlihat sangat sumringah.

__ADS_1


__ADS_2