Pembalasan Dendam

Pembalasan Dendam
[Episode 32 ~ Masalah Besar]


__ADS_3

Eps sebelumnya.....


"PERNIKAHAN SELESAI, SILAHKAN KEDUA PENGANTIN KE KAMAR PENGANTIN UNTUK BERTUKAR BIR PERNIKAHAN" ucap pemandu pernikahan. mo kang chen dan wu an shu pun masuk ke kamar mereka dan bertukar bir pernikahan. setelah itu mereka pun melakukan malam pertama mereka.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


keesokan paginya.....


Di paviliun Yu An terjadi keributan besar. tiba tiba perut jia yun terasa sakit. sekarang semua orang sudah berkumpul di paviliun Yu An termasuk mo kang chen dan wu an shu


"tabib, bagaimana kondisi nya?" tanya permaisuri lin khawatir


"Yang mulia permaisuri, saya sudah memberi yang mulia Ratu obat tidur, itu akan mengurangi rasa sakitnya dan yang mulia Ratu akan tertidur" ucap tabib itu.


"apa jia yun dan kandungan nya baik baik saja?" tanya xuan ming


"ini.... " ucap tabib tersebut ragu ragu


"tabib, katakan apa yang terjadi" ucap xuan ming dingin


"yang mulia Raja, yang mulia Ratu baik baik saja, ta..... tapi... janin dalam kandungan nya ti... tidak bisa di selamat kan yang mulia" ucap tabib tersebut ketakutan. setelah mendengar ucapan tabib tersebut tiba tiba atmosfer dalam ruangan tersebut berubah karena aura dingin dan aura membunuh dari xuan ming.


"apa penyebab nya?" xuan ming bertanya pada tabib dengan tatapan tajamnya dan bertanya dengan dingin.

__ADS_1


"yang.... yang mulia, penyebab nya kemungkinan besar dari benda yang 'yang mulia Ratu hirup yang mulia, seperti kantong wewangian, atau... dupa" ucap tabib tersebut gemetar karena aura dan tatapan xuan ming


xuan ming jadi teringat dengan dupa yang diberikan oleh wu an shu pada saat perjamuan.


......FLASH BACK ON.......


"kakak, ku dengar jika orang yang sedang mengandung maka akan lebih sulit untuk tertidur, jadi adik ini ingin memberikan kakak dupa, dupa ini bisa membuat kakak agar lebih cepat tertidur" ucap wu an shu


"terima kasih adik, kakak ini sangat menghargai hadiah yang adik berikan" ucap jia yun


......FLASH BACK OFF......


"dupa... " gumam xuan ming


"dupa yang diberikan oleh yang mulia Putri ke 4 yang mulia" ucap nuan nuan


*kalau istri pangeran \= Putri


*istri putra mahkota \= Putri mahkota


*Anak perempuan kaisar \= Tuan Putri


*Tuan putri sama Putri beda ya....

__ADS_1


*putri ke 4 artinya istri pangeran ke 4


"bawa kemari dupa nya" ucap xuan ming dengan dingin


"adik ketujuh, apa kau bermaksud menuduh kakak ipar mu?" ucap mo kang chen


"itu benar adik ipar ketujuh, apa kau bermaksud untuk menuduh kakak ipar ini" tanya wu an shu.


"sepertinya begitu" ucap xuan ming dingin


"adik ketujuh, kau tidak bisa menuduh orang sembarangan" ucap mo kang chen


"itu benar nak, apa kau yakin?" ucap permaisuri lin bertanya pada xuan ming


"itu benar, ming.. tidak baik jika menuduh orang sembarangan" ucap kaisar mo


"kita akan tau setelah ini, tabib kau periksa dupa ini" ucap xuan ming dengan dingin


"baik yang mulia, hamba pamit undur diri untuk memeriksa dupa ini" ucap tabib itu memberi hormat pada semua orang lalu pergi.


"xuan ming, kau benar benar berpikir bahwa an shu yang telah membuat jia yun seperti ini?" ucap permaisuri lin. baru saja xuan ming ingin menjawab tiba tiba....


bersambung........

__ADS_1


__ADS_2