Pembalasan Dendam

Pembalasan Dendam
[Episode 56 ~ Wei Li Xiang]


__ADS_3

Yue Ai hanya menganggukkan kepala nya pelan dan tersenyum. Mereka pun turun dan membayar kereta kuda yang mereka sewa.


Pasar di ibukota sangat ramai, banyak yang berjualan di pinggir jalan. Tiba Tiba saja Xiao Xi menarik tangan Yue Ai. "Xiao Ai, lihat di sana ada penjual tanghulu, ayo kita beli"


Yue Ai hanya tersenyum saja, melihat tangan nya yang di tarik oleh Xiao Xi. Tiba lah mereka di penjual tanghulu tersebut. "Bos, kami ingin membeli satu tanghulu" Kata Xiao Xi.


"Xiao Ai, apa kau mau beli" tanya Xiao Xi. Yue Ai hanya menggeleng kan kepala nya pelan. "Hah, baiklah" ucap Xiao Xi.


"Ini, tanghulu nya nona" Kata penjual tanghulu tersebut dan memberikan Xiao Xi satu batang tanghulu. Xiao Xi menerima tanghulu tersebut dan memberi penjual tersebut uang.


"Terima kasih nona" ucap penjual tanghulu itu dan di balas senyuman oleh Xiao Xi.


"Yue Ai, kau pergi lah. kita beli apa pun yang kita suka. setelah selesai kita berkumpul di rumah makan itu mengerti?" tanya Xiao Xi kemudian memasukkan tanghulu yang baru saja dia beli.


"Baiklah" Yue Ai menganggukkan kepala nya. Saat Xiao Xi pergi, Yue Ai melihat sebuah toko perhiasan. Karena tertarik, dia pergi ke sana.

__ADS_1


Saat tiba di sana, dia melihat tusuk konde yang sangat indah. Terdapat bunga lotus biru di atas nya, dengan perpaduan beberapa permata di bawah nya.



"Bos, tusuk konde ini sangat indah. Aku ingin membeli ini" Ucap Yue Ai sambil memperhatikan tusuk konde tersebut dan memberi uang pada penjual itu.


"Baiklah nona" ucap penjual itu sambil menerima uang dari Yue Ai. Tapi pada saat Yue Ai ingin mengambil tusuk konde tersebut, tiba tiba tangan nya di cekal oleh seseorang.


Yue Ai langsung menoleh ke arah orang tersebut, dan berkata, "Nona, lepaskan tangan ku"


Yue Ai yang mendengar ini tidak senang, "Nona, tusuk konde ini aku yang pertama melihat, aku juga yang pertama membeli nya, dan aku juga yang pertama memberi kan uang nya, jadi tusuk konde ini seharusnya menjadi milikku"


Nona arogan tersebut merasa kesal karena perkataan Yue Ai, "Diam!! Apa kau tidak tahu siapa diri ku?"


"Oh? Siapa diri mu?" Yue Ai bertanya dengan senyum mengejek di wajah nya. "Heh, adegan seperti ini, aku sudah sering mengalami nya" batin Yue Ai.

__ADS_1


Nona tersebut langsung tersenyum dengan sombong nya dan berkata, "Aku? Perkenalkan, Aku adalah putri dari seorang pejabat istana. Ayah ku adalah seorang Menteri Pertahanan. Nama ku adalah Wei Li Xiang"


"Hanya seorang putri Menteri Pertahanan saja begitu sombong? ckckck" batin Yue Ai.


"Oh" Satu kata yang di ucap kan oleh Yue Ai. Wei Li Xiang yang mendengar hal itu langsung terkejut dan marah, "Hanya 'oh' saja?" ucap nya kesal.


"Lalu? Apa kah saya harus berkata 'Wahh' begitu?" ucap Yue Ai dengan senyum mengejek. "Kau ingin aku terkejut dengan yang kau katakan?" lanjut nya.


"Tapi.... sayang nya aku tidak terkejut dengan perkataan mu" ucap Yue Ai sambil terkekeh pelan.


"Kau.. " ucap Wei Li Xiang sambil menunjuk Yue Ai dengan jari telunjuk nya. Tapi karena kesal tidak bisa berkata apa apa lagi dia berkata, "Kau sangat berani ya"


"Lihat bagaimana aku akan memberi mu pelajaran" lanjut Wei Li Xiang kemudian mendorong Yue Ai ke arah belakang.


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2