
"Kalau begitu mari ikut dengan ku tuan muda, kita pasti bersenang senang hari ini" lanjut Xi Jie membawa Yue Ai pergi.
Xi Jie membawa Yue Ai ke sebuah kamar di paviliun itu kemudian mengunci pintu nya.
Ternyata di dalam kamar itu terdapat Wu An Shu yang sedang duduk di kursi dekat kasur.
"Huh, melelahkan" ucap Yue Ai langsung duduk di seberang Wu An Shu.
"Hmm, ayo kita mulai pembicaraan tentang Li Xian itu" ucap Yue Ai.
"Li Xian adalah musuh kakak ipar. Sepertinya dia dendam pada kakak ipar karena pada saat itu kakak ipar gagal menyelamatkan ibu nya" jelas Wu An Shu.
"Dia mempunyai seorang adik yang bernama Li Xiang, dia hanya beberapa tahun lebih muda dari Li Xian. Tapi Li Xian sangat menyayangi Li Xiang karena Li Xiang adalah adik satu satu nya" lanjut Wu An Shu.
__ADS_1
"Aku dan suamiku adalah mantan anak buah nya. Sebenarnya, setelah beberapa Minggu menikah dengan Mo Kang Chen, tiba tiba ada yang datang menemui ku dan Mo Kang Chen dan menawari kami untuk menjadi anak buah nya. Pada saat itu aku setuju menjadi anak buah nya, itu karena aku iri pada mu. Namun, setelah kau terjatuh dari tebing, aku sadar bahwa sejak kecil, ayah dan ibu tidak pernah membedakan kau, aku, dan kakak" Ucap Wu An Shu.
"Jadi aku memilih untuk keluar, dan mengajak Mo Kang Chen. Mo Kang Chen sudah setuju dan kami pun sudah tidak menjadi anak buah Li Xian lagi. Tapi beberapa hari lalu, anak buah Li Xian datang dan menyuruh kami untuk meracuni kakak ipar. Dan Mo Kang Chen menyetujui nya. Karena itu kami bertengkar" jelas Wu An Shu.
"Aku benar benar tidak mengerti mengapa Mo Kang Chen sangat menuruti nya!" kesal Wu An Shu.
"Hey, ku rasa dia melakukan ini semua demi dirimu. Seperti nya Li Xian mengacam nya dengan menggunakan nyawa mu" jelas Yue Ai.
"Tapi, dari mana kau tau hal itu?" Ucap Wu An Shu tidak percaya.
"Hmm, ayo kita menemui nya sekarang. Aku tau dimana tempat yang biasa didatangi Li Xiang" ucap Wu An Shu.
"Kau tau dari mana kalau itu adalah tempat yang sering di datangi Li Xiang?" tanya Yue Ai.
__ADS_1
"Aku diam diam berteman dengan Li Xiang" jawab Wu An Shu.
"Hmmm, Ayo" ucap Yue Ai.
Mereka pergi keluar dari paviliun Mei Hua dan pergi ke suatu tempat yang didatangi oleh Li Xiang. Kini mereka sampai di taman yang luas dengan berbagai bunga indah. Angin yang sejuk, melengkapi pemandangan di sana. Terdapat satu kursi di tengah taman itu. Tapi di kursi itu tidak terdapat siapapun seperti biasanya. Biasanya Li Xiang selalu duduk di sana.
"Li Xiang!" panggil Wu An Shu.
"Li Xiang!" panggil Wu An Shu lagi.
"Dimana dia?" tanya Yue Ai.
"Aku juga tidak tahu, biasanya dia duduk di kursi itu" ucap Wu An Shu sambil menunjuk kursi yang berada di tengah taman.
__ADS_1
"Jangan - jangan" ucap Yue Ai menggantung.
bersambung....