Pembalasan Dendam

Pembalasan Dendam
[Episode 57 ~ Bertemu Kembali]


__ADS_3

"Lihat bagaimana aku akan memberi mu pelajaran" lanjut Wei Li Xiang kemudian mendorong Yue Ai ke arah belakang.


Yue Ai yang belum siap pun, terhuyung ke belakang. Yue Ai sudah bersiap siap dan menutup mata nya. Tapi tiba tiba, ada yang menangkap badan Yue Ai.


"Aneh, kenapa aku tidak merasakan sakit?" batin Yue Ai yang terus menutup matanya.


Pada saat Yue Ai membuka mata nya, Yue Ai terkejut akan orang yang menangkap nya. Jantung nya langsung berdebar kencang. mengingat kenangan kenangan nya yang lama.


"Mo Xuan Ming, orang yang selama ini ingin ku lupakan, tapi sekarang dia berada di hadapan ku. Kita bertemu kembali setelah sekian lama" batin Yue Ai.


Yue Ai langsung bangun dari pelukan orang yang menangkap nya lalu memberi salam, "Yue Ai memberi salam pada Yang Mulia Raja Ming"


Semua orang langsung tersadar kalau mereka belum memberi hormat pun memberi hormat nya, "Salam pada Yang Mulia raja Ming"


Xuan Ming langsung menangguk kan kepala nya pelan. Sejak Jia Yun menghilang Xuan Ming menjadi lebih dingin dan irit bicara. Xuan Ming tak pernah menyerah mencari Jia Yun.

__ADS_1


"Ada apa?" Kata Xuan Ming sambil menatap orang orang di sekeliling nya kemudian beralih menatap Yue Ai , seolah ingin Yue Ai yang menjawab pertanyaan nya itu.


Yue Ai yang mengetahui hal itu langsung menjawab, "Menjawab pertanyaan Yang Mulia, tadi hamba–" ucap nya terpotong.


"Saya" Kata Xuan Ming tiba tiba memotong perkataan Yue Ai. Semua orang di sana terkejut, pasal nya raja Ming tidak pernah menyuruh orang untuk menggunakan kata saya bukan hamba.


Xuan Ming saja bingung, biasa nya yang menyebut kata 'saya' pada saat berbicara dengan nya hanya Jia Yun. Tapi sekarang dia menyuruh seorang wanita menyebutkan kata 'saya' saat berbicara dengan nya?


Entah kenapa Xuan Ming merasa kalau wanita yang di depan nya terasa familiar. Hati nya terasa hangat. Seakan mengerti hal yang di ucap kan Xuan Ming, Yue Ai menganggukkan kepala nya.


"Tidak Yang Mulia, Saya–" ucap Wei Li Xiang terpotong karena mendapatkan tatapan tajam nan dingin dari Xuan Ming. "Hamba" ucap Xuan Ming dingin.


"Ta- Tapi yang mulia... " ucap Wei Li Xiang kembali terpotong saat melihat tatapan tajam yang di berikan oleh Xuan Ming.


"Yang Mulia, hamba menyukai Tusuk konde ini, jadi hamba ingin membeli nya, dia hanya rakyat biasa, sedangkan hamba adalah nona keturunan bangsawan. Jelas kalau tusuk konde itu lebih pantas saat di beli oleh hamba" Jelas Wei Li Xiang

__ADS_1


Xuan Ming yang mendengar itu langsung tersenyum meremehkan, "Seperti nya anda terlalu di manjakan"


"Pengawal, bawa wanita ini ke kediaman menteri Wei, katakan bahwa kali ini aku mengampuni nya. Jika dia sekali lagi membuat kesalahan. aku tidak akan segan untuk membunuh nya" ucap Xuan Ming dingin.


"Yang Mulia, maafkan lah hamba" teriak Wei Li Xiang sambil di bawa paksa oleh pengawal Xuan Ming.


Xuan Ming tidak menghiraukan teriak kan itu dan menghampiri Yue Ai, "nona, tusuk konde ini milikmu" ucap Xuan Ming sambil memberikan tusuk konde itu pada Yue Ai.


"Terima Kasih Yang Mulia, kalau begitu ham–" lagi lagi perkataan Yue Ai terpotong oleh kata, "Saya" yang diucapkan Xuan Ming.


Yue Ai menghela nafas, kemudian berkata, "Baiklah yang mulia, Kalau begitu saya pamit" ucap Yue Ai sambil menekan kata saya.


"Tunggu"


bersambung....

__ADS_1


__ADS_2