Pembalasan Dendam

Pembalasan Dendam
[Episode 34 ~ Sidang 1]


__ADS_3

Eps Sebelumnya....


"tapi.... apa baik jika kita membohongi semua orang?" ucap jia yun ragu.


"kau ingin membalas dendam kan?" ucap xuan ming.


"hah, baiklah" ucap jia yun pasrah.


"kita mulai rencana kita besok" ucap xuan ming.


"baiklah" ucap jia yun.


flash back off..


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


(note : ini semua tentang flash back)


Flash back on


chapter 18 {Surat dari permaisuri lin}


xuan ming dan jia yun pun mengobrol sebentar.

__ADS_1


"hei, bagaimana kau bisa membuat tabib itu mengatakan bahwa aku hamil? kau beri berapa koin emas untuk nya?" tanya jia yun terus menerus.


"aku tidak melakukan apa pun, aku juga tidak memberinya koin emas" ucap xuan ming.


"lalu? bagaimana bisa?" tanya jia yun yang benar benar kebingungan.


"mungkin kau memang sedang mengandung anakku" ucap Xuan Ming dengan santai.


"tapi bagaimana bisa?" ucap jia yun bertanya dengan polos nya.


"apa kau lupa? kita bahkan sudah pernah melakukan nya. jadi apa itu tidak mungkin?" tanya xuan ming.


"kau..." ucap jia yun menjeda.


"baik baik" ucap xuan ming.


"jadi.... apa yang kau lakukan?" tanya jia yun lagi.


"aku memasukan obat ke dalam makanan mu agar kau mengalami gejala seperti orang yang sedang mengandung" ucap xuan ming.


"ternyata kau lebih pintar dari yang kuduga" ucap jia yun.


"hmm" ucap xuan ming dan kemudian xuan ming pergi ke ruang baca sedangkan jia yun tidur lagi.

__ADS_1


flash back off....


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


sekarang semua orang tengah berkumpul di aula istana.


"tabib bagaimana hasil pemeriksaan nya?" ucap xuan mong dengan dingin.


tabib tersebut segera menjawab perkataan Xuan Ming "Dupa ini memang mengandung obat pengugur kandungan yang mulia" setelah mendengar ucapan tabib seketika seisi aula menjadi terkejut bukan main.


kaisar mo yang mendengar perkataan tabib tadi, menjadi yang pertama bereaksi kaisar mo langsung berteriak marah "Wu An Shu!!! berani sekali kamu membunuh calon pewaris dari Kekaisaran ini!!!" bahkan teriakan kaisar mo sampai menggema di seluruh aula.


Wu An Shu Yang mendengar suara teriakan kaisar langsung berlutut dan tubuh nya bergetar karena ketakutan. "Yang Mulia Kaisar, hamba tidak melakukan hal itu, Ratu Yun sendiri adalah kakak perempuan hamba dan bayi yang ratu yun kandung juga keponakan hamba, untuk apa hamba membunuh nya yang mulia, hamba tidak melakukannya yang mulia" ucap an shu yang sudah berkeringat dingin karena ketakutan dengan aura dingin yang dipancarkan Xuan Ming dan jua Kaisar mo.


Sebenarnya Kaisar Mo yang mendengar penjelasan An Shu juga merasa ucapan An Shu masuk akal juga. Tapi mau bagaimana lagi sudah ada bukti yang kuat, tidak mungkin tabib itu berbohong, karena tabib itu sudah ada sejak dinasti Kaisar terdahulu.


Mo Kang Chen yang melihat Kaisar mo sudah lebih tenang langsung berlutut dan berkata "itu benar yang mulia, lagipula untuk apa istri hamba melakukan hal seperti itu, apa lagi Ratu Yun sendiri adalah kakaknya yang mulia."


Kaisar berpikir sejenak, namun pikiran nya seketika buyar karena ucapan Xuan Ming "Tapi bukti tetaplah bukti. itu sebuah bukti yang kuat" ucapnya dengan nada yang dingin.


Kaisar mo mengangguk pelan dan berkata "yang diucapkan Raja Ming memang benar, bukti tetaplah bukti itu tidak bisa disangkal." ucap Kaisar mo dengan dingin.


bersambung......

__ADS_1


__ADS_2