
Setelah selesai bersiap dia berpamitan dengan paman dan bibi Luo, lalu pergi ke istana. Saat tiba di Ming Wang Gong. Pemandangan pertama yang dia lihat adalah sebuah gerbang yang terbuat dari emas dengan dua penjaga di sisi nya.
Dengan tenang dia mengambil langkah memasuki istana itu dengan tenang. Para prajurit yang melihat Yue Ai menghentikan nya,
"Siapa Kau?" tanya salah satu penjaga.
Tentu saja para penjaga tidak mengenali Yue Ai, karena Yue Ai memakai cadar sebelum pergi ke istana.
"Hamba adalah Yue Ai, datang kesini untuk menjadi pelayan" ucap Yue Ai.
"Baiklah" ucap Penjaga tersebut membiarkan Yue Ai masuk.
Yue Ai masuk dan pandangan yang dia lihat adalah Ming Wang Gong yang dia rindukan.
"Setelah sekian lama, akhirnya aku kembali ke sini" batin Yue Ai.
Saat berjalan dia melihat Xuan Ming di sana.
"Salam Yang Mulia" salam Yue Ai.
"Hmm, Yue Ai, kenapa kau di sini?" tanya Xuan Ming.
"Dari mana, yang mulia tau bahwa ham–" perkataan Yue Ai terpotong oleh perkataan Xuan Ming
__ADS_1
"Saya" Suruh Xuan Ming pada Yue Ai.
Yue Ai hanya pasrah dan mengikuti perkataan eh ralat maksud nya perintah Xuan Ming.
"Dari mana yang mulia tau bahwa saya adalah Yue Ai?" tanya Yue Ai sambil menunduk. Karena dia sekarang hanya pelayan tidak pantas jika menatap majikan nya. Akting nya bagus banget :v
"Tusuk rambut mu" ucap Xuan Ming jelas, dan singkat.
"Ah" ucap Yue Ai terkejut, reflek langsung memegang tusuk rambut nya.
"Aduh, kenapa aku bisa lupa? seharusnya aku tidak memakai tusuk rambut ini" batin Yue Ai, memarahi kecerobohan nya sendiri.
"Apa yang kau lakukan di sini?" tanya Xuan Ming
"Ham–" ucap Yue Ai terjeda.
"Jadi kau sekarang pelayan di sini?" tanya Xuan Ming.
"Iya yang mulia" Jawab Yue Ai.
"Buat kan aku teh dan antar ke ruang kerja ku" suruh Xuan Ming.
"Baik yang mulia" patuh Yue Ai.
__ADS_1
"Baru masuk langsung di suruh bekerja" gerutu Yue Ai dalam batin nya.
Xuan Ming pergi ke ruang kerja nya, sedangkan Yue Ai pergi ke dapur untuk membuat teh untuk Xuan Ming. Yue Ai pergi ke ruang kerja Xuan Ming. Kemudian dia mendengar suara Xuan Ming yang sedang berdiskusi tentang seseorang.
"Apa semua ini berhubungan dengan Li Xian?" tanya seseorang yang Yue Ai yakin adalah Xuan Ming.
"Benar yang mulia, dari hasil penyelidikan ku, Rong Bai Yu adalah anak buah Li Xian" ucap orang yang Yue Ai yakin adalah Fhu.
"Li Xian? Siapa itu Li Xian?" batin Yue Ai.
"Yang mulia, sebaiknya kita mengawasi Li Xian lebih lanjut" saran Fhu.
"Kau benar Fhu, kita harus mengawasi Li Xian lebih lanjut. Kau kirimkan beberapa mata mata lagi ke tempat Li Xian" suruh Xuan Ming.
"Siapa sebenarnya, Li Xian? Kenapa nama itu terasa tidak asing? Dan kenapa Xuan Ming sangat berhati hati dengan Li Xian?" batin Yue Ai.
tok,, tok,, tok,,
"Siapa?" tanya Xuan Ming.
"Ini Yue Ai yang mulia, saya mengantarkan teh anda kesini" ucap Yue Ai yang berada di luar.
"Fhu kau pergi lah" suruh Xuan Ming.
__ADS_1
"Masuk" ucap Xuan Ming setelah Fhu pergi.
bersambung....