Pembalasan Dendam

Pembalasan Dendam
[Episode 74 ~ Kalah]


__ADS_3

"Yap, memang istri ku yang terpintar" ucap Xuan Ming memuji Jia Yun.


"Tapi, aku baru saja tahu, bahwa istri ku memiliki kebiasaan menyusup dan menguping pembicaraan orang lain" ucap Xuan Ming menyindir.


"A-aku hanya ingin mencari tahu" ucap Jia Yun memegang tengkuk nya.


"Mencari tahu? Apa harus sampai menyamar dan pergi ke paviliun Mei Hua?" Ucap Xuan Ming.


"Pada saat itu, aku juga terpaksa tahu!" Ucap Jia Yun kesal.


"Iya aku tahu" balas Xuan Ming.


"Tapi di mana Nuan Nuan?" Tanya Jia Yun.


"Dia izin untuk kembali ke kampung halaman nya. Dia akan kembali 2 Minggu lagi" jawab Xuan Ming.


"Sudah waktu nya makan malam. Ayo pergi ke ruang makan" ucap Xuan Ming.


Xuan Ming dan Jia Yun pergi ke ruang makan.


"Kau sedang menunggu siapa?" Tanya Jia Yun.


"Seseorang" ucap Xuan Ming.

__ADS_1


"Kakak! Kakak ipar!" Teriak seseorang.


"Li Xiang!" Ucap Jia Yun terkejut.


Li Xiang duduk di meja makan dan menceritakan segala hal yang terjadi.


"Astaga, apa kalian bekerja sama? Ku kira Li Xiang tidak tahu apa pun" ucap Jia Yun.


"Sudah sudah, ayo makan" ucap Xuan Ming.


Mereka pun makan tanpa hambatan apa pun. Satu Minggu telah berlalu, sejak semua kesalahpahaman telah berakhir. Namun, ada hal tak terduga yang terjadi pada malam hari.


"Astaga! Ada kebakaran di taman belakang"  ucap para pengawal panik.


"Ambil air! Cepat!" Lanjut para pengawal dengan panik.


Orang itu menyusup ke dalam salah satu ruangan yang pengawal nya sudah teralihkan oleh api yang dia buat.


"Li Xiang!" Panggil orang itu.


"Kakak!" Pekik Li Xiang.


"Li Xiang, apa kau baik baik saja?" Ucap orang itu panik. Yap, orang itu tak lain dan tak bukan adalah Li Xian.

__ADS_1


"Kakak, apa yang kau lakukan di sini?" Tanya Li Xiang.


"Li Xiang, ayo pergi! Kakak akan membawa mu pergi dari sini!" Ucap Li Xian.


"Kakak, berhenti lah berbuat hal yang jahat" ucap Li Xiang menangis.


"Kau sudah tahu semua nya?" Tanya Li Xian terkejut.


"Ya, aku sudah tahu semua nya, berhenti lah berbuat jahat kakak" ucap Li Xiang.


Tanpa berbicara apa pun Li Xian menarik Li Xiang keluar. Belum sempat Li Xian membawa Li Xiang pergi. Mereka sudah di kepung oleh pasukan Xuan Ming.


"Kau sudah tertangkap, Li Xian" ucap Xuan Ming.


"Heh, jadi ini sebuah jebakan ya?" Ucap Li Xian sambil tersenyum.


"Li Xian berhenti lah" ucap Xuan Ming.


Li Xian melepaskan tangan Li Xiang. Li Xiang yang di lepas tangan nya langsung berlari ke arah Jia Yun yang datang bersama Xuan Ming. Melihat hal tersebut membuat Li Xian menjadi sedih.


Tapi Li Xian tetap menarik pedang nya dan ingin melawan Xuan Ming. Terjadi lah pertarungan sengit antara Xuan Ming dan Li Xian. Namun pada akhirnya tetap saja, Li Xian yang kalah.


"Kau sudah kalah, Li Xian" ucap Xuan Ming.

__ADS_1


"Mo Xuan Ming, kau sudah mengenal ku sejak lama. Seharusnya kau tahu bahwa aku Li Xian tidak suka yang nama nya kekalahan" ucap Li Xian lalu menusuk kan pedang nya ke arah jantung nya.


Bersambung....


__ADS_2