
"Jadi siapa kau?" tanya Yue Ai agar tidak di curigai.
"Oh, kau tidak perlu berpura-pura, Kakak" ucap Wanita itu.
"Apa kau tidak mengenal adik mu sendiri?" tanya Wanita itu.
"Oh, kau cukup pandai mengenali orang, adik" ucap Yue Ai menekankan kata adik.
"Kau juga sangat pandai berpura pura, kakak" ucap wanita itu menekankan kata kakak.
"Langsung ke intinya saja" ucap Yue Ai tidak ingin berbasa basi lagi.
"Mengapa mereka mengincar mu?" tanya Yue Ai dengan masa menyelidiki.
"Oh, soal masalah itu, itu karena ada yang ingin membunuh ku" ucap Wanita itu.
"Heh, jangan bercanda, kau adalah istri pangeran keempat, wu an shu. siapa yang berani membunuh mu?" tanya Yue Ai tidak percaya.
"Aku serius" ucap Wanita itu yang tak lain dan tak bukan adalah wu an shu.
"Aku juga serius" balas Yue Ai.
__ADS_1
"Orang yang mengincar ku adalah musuh suami mu" ucap Wu An Shu.
"Dan dulu, aku dan mo kang chen adalah anak buah nya" lanjut nya.
"Siapa?" tanya Yue Ai.
"Li Xian" jawab Wu An Shu.
"Li Xian? Tadi pagi Xuan Ming juga membahas tentang Li Xian. Dia terlihat sangat hati hati, tapi siapa Li Xian?" tanya Yue Ai.
"Aku juga tidak terlalu tau, tapi seperti mo kang chen sangat patuh dengan nya" jelas Wu an Shu.
"Sebelum kau terjatuh ke jurang, dia menyuruh ku untuk tidak melakukan tindakan apapun. kata nya dia mempunyai rencana nya sendiri. Seperti yang kau duga, Rong Bai Yu juga anak buah nya" jelas Wu An Shu.
"Dibunuh, oleh suami mu, tentu Li Xian menggunakan Rong Bai Yu sebagai kambing hitam" ucap Wu An Shu.
"Dia tidak pernah peduli akan orang lain, yang dia peduli kan hanya diri nya sendiri" lanjut Wu An Shu.
Yue Ai mengerutkan dahi nya bingung. Siapa sebenarnya Li Xian? Seperti nya dia adalah dalang dari pembunuhan ku? tapi ada dendam apa dia dengan Xuan Ming? Beribu banyak pertanyaan yang tersimpan di dalam pikiran Yue Ai.
"Kenapa kau memberitahu ku?" tanya Yue Ai curiga.
__ADS_1
"Anggap aja sebagai balasan karna menolong ku tadi, Sudah lah aku ingin kembali. Sampai Jumpa" ucap Wu An Shu.
"Wanita yang aneh" gumam Yue Ai.
"Tapi dia lucu juga, tidak terlalu licik, seperti yang aku bayangkan" gumam Yue Ai.
Yue Ai pergi dari penginapan dan kembali ke istana sebelum matahari terbenam. Sesampainya di Ming wang gong, dia menuju kamar pelayan milik nya.
"Seperti nya aku harus menyelidiki lebih lanjut mengenai Li Xian" gumam Yue Ai.
"Aku bisa memulai nya dengan Wu An Shu, seperti nya dia tau lebih banyak tentang Li Xian, karena dia anak buah nya" gumam Yue Ai.
"Tapi.... Apa dia mau?" tanya Nya sendiri.
"Ah sudah lah biarkan saja, nanti kalau dia tidak mau aku akan memaksa nya untuk bicara" lanjut Yue Ai.
Sekarang Yue Ai sudah seperti orang stress yang bertanya sendiri menjawab sendiri. Ini semua adalah ulah Li Xian.
Li Xian : Apa salah ku? Ini salah dia yang memikirkan ku, padahal aku sudah tau aku tampan. Jadi dia selalu memikirkan ku.
Narsis!! teriak Yue Ai.
__ADS_1
Abaikan percakapan tidak berfaedah di atas.
bersambung....