
Di saat Yue Ai sedang termenung dan tenggelam dalam pikiran nya sendiri, tiba tiba terdengar suara pintu yang terbuka dengan kencang. Lalu masuk seorang gadis yang begitu ceria.
Gadis itu langsung saja menghampiri Yue Ai dan memegang tangan nya. Kemudian gadis itu berkata, "Kau Xiao Ai kan?"
Yue Ai yang bingung pun hanya mampu menganggukkan kepala nya pelan, dan bertanya, "Kau adalah?"
Gadis itu yang mengerti maksud Yue Ai langsung berkata, "Ah ya, nama ku adalah Luo Yun Xi. Xiao Ai, kau bisa memanggil ku Xiao Xi" Ucap Xiao Xi sambil tersenyum.
Tiba tiba dari sebuah pintu terdengar sebuah suara, "Aiya, Xiao Ai.. apakah Xiao Xi mengganggu mu?" ucap orang yang tak lain dan tak bukan adalah Bibi Luo.
Yue Ai yang mendengar hal itu tersenyum, seakan melupakan masalah yang dia pikirkan lagi. "Tidak bibi Luo, Xiao Xi tidak mengganggu ku"
Mendengar ucapan dari Yue Ai, bibi Luo tersenyum, "Oh iya, Xiao Ai, Dia adalah putri ku satu satu nya" Yue Ai menganggukkan kepala nya pelan.
Kemudian bibi Luo melanjutkan perkataan nya, "Ayo kita pergi ke ruang makan, sebentar lagi sudah waktunya makan malam"
Bibi Luo, Yue Ai, dan Xiao Xi pergi ke ruang makan. Di ruang makan sudah ada paman Luo yang menunggu. "Salam paman Luo" Yue Ai memberi salam pada paman Luo.
__ADS_1
Paman Luo menganggukkan kepala nya pelan, kemudian berkata, "Xiao Ai, kau tidak perlu sungkan, anggap lah ini adalah rumah mu sendiri"
Ucapan Paman Luo membuat Yue Ai merasa bersalah karena menyembunyikan identitas asli nya. Kemudian Yue Ai memutuskan untuk mengatakan yang sebenarnya.
"Emn, paman Luo, bibi Luo ada yang ingin ku bicara kan kepada kalian setelah makan malam" Ucap Yue Ai. "Baiklah" balas paman Luo.
"Setelah ini datang lah ke ruang baca bersama ku dan bibi Luo" lanjut paman Luo.
Yue Ai hanya menganggukkan kepala nya pelan. Mereka pun makan dengan tenang. Setelah selesai makan, Paman Luo meminta Xiao Xi untuk kembali ke kamar nya terlebih dahulu.
Sampai di ruang baca, Paman Luo mempersilahkan semua orang untuk duduk di sana. dan bertanya, "Apa yang ingin kau bahas?"
"Emn, Paman Luo, Bibi Luo... Sebenarnya.... sebenarnya.... " Yue Ai menenangkan diri nya dengan menutup mata nya.
Kemudian Yue Ai membuka mata nya dan berkata, "Aku adalah Ratu Yun. Nama asli ku Wu Jia Yun. Sebenarnya aku mengalami musibah sampai akhirnya paman dan bibi Luo menyelamatkan diri ku"
"Aku sebenarnya ingin memberi tahu yang sebetulnya, tapi aku ragu untuk mengatakan nya. Jadi, aku menggunakan nama Yue Ai" lanjut Yue Ai.
__ADS_1
Yue Ai berlutut kepada paman Luo dan Bibi Luo. Membuat Kedua orang itu terkejut. "Maaf kan aku" ucap Yue Ai.
Dengan cepat bibi Luo membantu Yue Ai untuk berdiri, "Aiya, apa yang kau lakukan? Ini tidak pantas"
Setelah membantu Yue Ai berdiri, bibi Luo berkata, "Kau orang terhormat, tidak pantas berlutut kepada yang rendah ini"
Mendengar hal itu Yue Ai mengerutkan dahi nya. "Bibi Luo, kau bisa memanggil ku seperti biasa tidak perlu formal, anggap ini permohonan ku"
Baru saja Bibi Luo ingin menolak, tapi Yue Ai sudah mendahului diri nya, jadi dia hanya bisa tersenyum saja.
Tiba tiba terdengar suara, "Jadi... Xiao Ai, kapan kau ingin kembali ke istana?" tanya paman Luo.
Bersambung....
Visual Luo Yun Xi【罗运喜】
__ADS_1