
Kembali pada masa sekarang,
Eagle berkata sambil mengingat kenangan ketika mereka kecil, "aku rindu masa-masa kecil saat kami penuh keangkuhan dan mencoba membuktikan diri bahwa kami yang terbaik. Dan sekarang, Helion, Ephant, dan Bullsar telah tiada."
Azuna lalu meminta, "kita harus menyerang balik, bagaimanapun caranya. kita sudah kehilangan Helion, Ephant, dan Bullsar. apa kita harus menunggu sampai kita dibantai habis?"
Eagle kemudian menjawab, "aku sudah menyuruh Baldeag dan Harpeag untuk mencari tahu berita tentang apa saja yang terjadi belakangan ini. seharusnya mereka sudah melapor padaku."
Benar saja, tak berapa lama kemudian Baldeag dan Harpeag datang keruangan.
Eagle langsung bertanya tanpa basa-basi pada 2 saudaranya, "apa berita terbaru yang kalian dapat, saudaraku?"
Baldeag dengan cemas berkata, "ada 3 berita buruk, kak. akan kujelaskan.
Pertama, Suku panda telah habis dibantai tak bersisa, beserta Anpan sang Pimpinan dan 2 pangerannya, Supan dan Khopan. Lalu Bullsar, Bearkhar, dan Ephant juga tewas dipenggal dan kepala mereka dikirim ke suku masing-masing sebagai bentuk peringatan."
Bullan langsung geram setelah mendengar kabar tersebut, "Tigerly brengsek. Mereka akan membayar mahal perbuatan mereka tersebut."
sedangkan Powerbull hanya bisa terdiam lemas mendengar kabar kematian sang ayah.
Eagle lalu meminta pada Baldeag, "beritahu kami tentang berita buruk lainnya."
Baldeag kemudian menyampaikan kabar lainnya, "baik, kak. Berita buruk yang kedua, Tigerly menyebarkan kebohongan besar kepada suku-suku lainnya yang tak hadir ketika perayaan. Tigerly menyebarkan berita bahwa Helion dan Jolion mencoba melecehkan Liger. Karena itu mereka menghukum mati Helion dan Jolion beserta 2 anaknya, Roli dan Sher. Lalu tentang pimpinan suku yang dibunuh seperti Ephant dan yang lain, itu karena Ephant dan yang lain mencoba membantu Helion. Serta kabar beredar bahwa mereka mencari pasukan Suku Singa, suku Banteng, suku Beruang, suku Merak, suku Anjing, dan suku Gajah. Terutama kepada Nial dan Khar."
Nial dengan penuh emosi berkata, "mereka sangat licik. Setelah memberontak, mereka memutarbalikkan fakta. Dasar biadab."
Khar lalu berkata, "kita harus membalaskan dendam kita secepatnya, kak Nial."
Kemudian dijawab oleh anggukan Nial.
Eagle kemudian melihat Nial dan Khar lalu mengalihkan pandangan kembali ke Baldeag.
"terus, apa berita buruk yang ketiga?"
Baldeag melanjutkan soal kabar buruk yang terjadi' "Tigerly dan pengkhianat lainnya, melakukan kekerasan pada suku-suku lain, untuk memaksa suku lain agar menurut pada perintah Tigerly. Tugas itu dijalankan oleh Wolfbang, pimpinan suku Serigala."
Eagle bimbang seketika, "Situasinya benar-benar sulit. Kita bisa menjadi korban selanjutnya. Atau kita bisa menjadi pemenang dalam peperangan yang diciptakan oleh mereka." lalu berdiri, mengambil tong berisi anggur, menuangkan kegelasnya dan meminumnya sampai habis, kemudian berpikir sejenak.
"Baldead, Harpeag, dan Red Tailed Hawk. Kalian adalah 3 penjaga langit. perketat dan perbanyak. penjagaan di udara dan darat. suruh pasukan berpatroli secara bergantian. Jika pengkhianat itu mengira dia bebas sesuka hati kesini, mereka salah. Untuk kalian Nial, Khar, Bullan, dan Powerbull. Kalian akan tetap disini untuk berlatih dan belajar ilmu sihir suku Elang."
Red Tailed Hawk memprotes perkataan Eagle, "bukankah ilmu itu hanya milik suku kita? Dan apakah mereka bisa mempelajarinya, kak?"
__ADS_1
Eagle lalu menjawab, "mereka akan mempelajari itu sebagai tanda permintaan maafku. Aku sudah kehilangan 3 saudara, aku tak mau lagi kehilangan keponakan.
Azuna dan Doglor, besok aku akan mengutus pasukan terbaikku untuk mengawal kalian kembali ke wilayah suku kalian. Aku akan menjaga kalian dari udara. Sesampainya kalian di wilayah suku kalian, kita harus saling memberi kabar dan memastikan ke suku lain untuk membantu kita. Perang besar akan terjadi kali ini dan kupastikan itu perang terbesar yang akan kita menangkan."
Azuna menundukkan kepala dan berkata, "terima kasih, Eagle."
Doglor juga berkata, "aku berhutang atas bantuan mu, Eagle. Dan aku akan membalasnya suatu saat."
Eagle lalu menjawab, "tak usah kalian pikirkan. Baldeag, bawa 4 anak muda ini ( Nial, Khar, Bullan, dan Powerbull ) ke ruang latihan sekarang juga. Harpeag, kirim pesan lewat udara ke wilayah suku Gajah. Suruh mereka bersiaga dan melaporkan jika ada serangan tiba-tiba, agar kita bisa secepatnya memberikan bantuan."
Harpeag mematuhi perintah Eagle, "baik, kak."
lalu pergi meninggalkan ruangan.
Baldeag lantas berkata, "ayo kita keruang latihan sekarang." mengajak 4 anak muda tersebut.
Nial, Khar, Bullan, dan powerbull dengan hormat berkata, "terima kasih, paman. Kami berjanji tidak akan mengecewakan paman." seraya berlutut memberikan penghormatan.
Eagle bersikap santai, "sebaiknya begitu. kalian bisa pergi berlatih sekarang."
dan kemudian 4 anak muda itu pun pergi meninggalkan ruangan bersama Baldeag.
kemudian, yang tersisa diruangan hanya Azuna, Doglor, Eagle, Warphan, dan Red Tailed Hawk.
Doglor lantas meminta saran, "caranya bagaimana, Eagle?"
Eagle berkata dengan tegas, "serahkan padaku, dan aku akan memberi tahu kalian dimana kita akan mengeksekusi mereka satu persatu. Kita akan balaskan dendam saudara kita. Dan kau, Warphan. Buktikan dirimu pantas dipercaya. Kau ikut dengan Red Tailed Hawk. Lakukan apa saja yang diperintahkan oleh adikku."
Warphan dengan hormat berkata, "terima kasih atas kepercayaan anda, pimpinan Suku Elang. Saya tidak akan berkhianat pada anda atau siapapun disini."
Red Tailed Hawk menanggapi dengan tegas, "buktikan saja ucapanmu. Ayo kita pergi." lalu mengajak Warphan lalu mereka berdua pergi meninggalkan ruangan.
Kemudian Eagle pun sibuk membahas rencana bersama Azuna dan tentang berita palsu yang dia buat dan siapa yang jadi korban pertama mereka.
Keesokan harinya, Azuna dan Doglor hendak berangkat menuju wilayah masing-masing.
Azuna dengan senang berkata, "terima kasih atas pertolonganmu pada kami, Eagle."
Doglor kemudian melamunkan hal yang menyedihkan, "seandainya saja Helion masih hidup dan bersama kita disini."
Eagle menyemangati para rekannya, "sudahlah. Kita jangan berdiam diri dalam kesedihan kita. Kita harus lakukan rencana kita itu agar Helion bisa tenang di alam sana. Tunggu saja aba-abaku dari burung elang yang kukirimkan ke wilayah kalian nanti."
__ADS_1
Azuna dan Doglor pun berangkat beserta pasukan suku Elang yang di utus untuk mengawal mereka berdua.
Beberapa hari setelah kepulangan Doglor dan Azuna dari wilayah Suku Elang. Sementara itu, di wilayah suku Trenggiling
Wolfbang bertanya, "jadi kau lebih memilih mati daripada berpihak pada kami, Golin?" sambil mengarahkan pedang ke arah Golin yang sedang terduduk dan terluka parah.
Golin menjawab, "pertama, aku adalah Pimpinan suku trenggiling, aku tak semudah itu untuk bisa kau perintah sesuka hati, karena kita setara.
kedua, kesetiaanku hanya milik Helion. Apapun yang kau perbuat, aku tak akan pernah menuruti mu, Wolfbang."
Wolfbang kemudian berkata, "baiklah. Bawakan 2 pangeran itu kesini sekarang juga." sambil memerintahkan pasukannya untuk membawa anak Golin.
Pasukan suku Serigala menyerahkan 2 anak tersebut, "ini mereka ber2, Pimpinan."
menyerahkan 2 anak Golin pada Wolfbang dalam kondisi terikat tangan dan kakinya.
Wolfbang kemudian bertanya, "siapa nama kalian berdua, anak muda?"
Palin lalu memberitahu, "aku Palin, Pangeran pertama suku Trenggiling, dan dia bernama Pango, pangeran kedua." sambil mengarahkan pada Pango, adiknya.
Pango penuh emosi berkata, "dasar serigala busuk. Kalian akan segera mendapatkan balasannya."
Wolfbang tertawa dengan licik, "hahaha. Yang bungsu punya sifat temperamen dan kasar, ketimbang memikirkan baik-baik alternatif yang kutawarkan. benar juga, jiwa muda susah mengontrol emosinya. Dan kau Golin, jangan sesali pilihanmu. Salahkan dirimu atas semua yang terjadi disini."
Kemudian Wolfbang langsung menusuk dada Pango dengan pedangnya seketika itu juga, lalu menyusul dan menusuk Palin. Akhirnya dua pangeran suku Trenggiling mati ditangan Wolfbang.
Golin menyumpah pada Wolfbang, "dasar biadab. Kau akan merasa,,,,,,,,,"
tak sempat berbicara lagi karena lehernya langsung ditusuk oleh Wolfbang dan Golin tewas seketika.
Wolfbang lalu berkata, "jika tak mau beraliansi, tak perlu mengoceh panjang lebar." lalu melap pedangnya yang berlumuran darah dan memasukkan pedang tersebut kesarungnya.
"pasukan, bakar semua rumah-rumah disini dan jangan sisakan satupun. Bunuh semua pasukan dan penduduk suku Trenggiling, termasuk hewan peliharaan mereka."
Pasukan mematuhi perintah Wolfbang, "baik, Pimpinan."
Lalu tak lama kemudian, ada seorang pasukan datang menghadap Wolfbang
Pasukan dengan was-was berkata, "izin menghadap pimpinan suku Serigala. ada kabar buruk yang harus saya beritahu, Pimpinan."
Wolfbang seketika itu khawatir, "apa berita buruk itu? ."
__ADS_1
Pasukan berkata, "terlihat jejak pasukan suku Hyena didekat wilayah kita. dan binatang serigala kita habis diburu oleh mereka."
Wolfbang seketika itu juga terkejut, "APA????"