
POV Suku Serigala
2 hari kemudian, diwilayah suku Serigala
Wolfbang dengan penuh emosi, "Arsyhe brengsek. Aku akan membalas atas apa yang terjadi dengan Ruwolf. Rewolf, persiapkan seluruh pasukan suku Serigala. Kita akan bertempur habis-habisan dengan suku Hyena."
marah besar setelah pasukannya menemukan kepala Ruwolf tertancap tombak dan tertutup kulit Hyena diperbatasan wilayah suku Serigala.
Rewolf kemudian berkata, "siap, ayah. Aku tak akan menyia-nyiakan pengorbanan nyawa yang dilakukan kakak agar aku bisa melarikan diri. Aku akan melakukan pembalasan atas apa.yang terjadi dengan kak Ruwolf."
POV Suku Hyena
Sedangkan di wilayah Suku Hyena, tidak jauh berbeda dengan situasi di wilayah Suku Serigala
Arsyhe sedang berkabung dan menyimpan dendam pada Suku Serigala, "aku telah kehilangan semua anakku. Aku tidak punya arti lagi untuk hidup sebelum aku mengambil nyawa Wolfbang. Beraninya dia menancapkan kepala Syahre, anakku dengan tombak di perbatasan wilayahku. Dasar keparat keji."
lalu Arsyhe mengumpulkan semua pasukan suku Hyena untuk menuntut balas atas apa yang terjadi pada anaknya, Syahre.
POV Suku Elang
Lalu, diwilayah suku Elang
Eagle memberi pujian, "kerja bagus, Red Tailed Hawk dan Warphan. Kita siapkan pasukan kita seluruhnya untuk meratakan suku Serigala dan suku Hyena. Kita akan melempar 2 burung dengan 1 batu."
Red Tailed Hawk lalu berkata, "baik, kak. Terima kasih. Oh ya, bagaimana dengan latihan mereka berempat?" yang dimaksud adalah Nial, Khar, Bullan dan Powerbull.
Eagle kemudian memberitahu pada adiknya, "mereka sedang melakukan latihan tertutup bersama Baldeag. Mereka akan siap berangkat setelah kita selesaikan urusan dengan suku Serigala dan suku Hyena."
Red Tailed Hawk yang mendengar perkataan kakaknya lalu bertanya, "bukankah lebih baik mereka terus berlatih disini, kak?"
Eagle kemudian menanggapi pertanyaan adiknya tersebut, "aku senang dengan keberadaan mereka disini. Tapi bagaimanapun juga, mereka harus berangkat menuju wilayah suku lain untuk menambah wawasan dan pengetahuan mereka. Terutama Nial, dia harus mengenal banyak suku-suku lain jika dia mempunyai niat menjadi Sang Raja semua suku."
Red Tailed Hawk menyetujui kata-kata kakaknya, "keputusan tepat, kak. Baiklah, kak.
aku akan istirahat dulu sebelum kita berangkat menuju medan perang." berlalu pergi meninggalkan ruangan.
Eagle lalu berkata pada Warphan, "Warphan, tolong berangkat menuju suku Merak dan Suku Anjing. temui Azuna dan Doglor. suruh mereka bersiap karena sebentar lagi kita akan memanggang daging Serigala dan Hyena."
Warphan menjawab perintah Eagle, "baik, pimpinan Suku Elang."
lalu pergi meninggalkan ruangan.
POV Suku Harimau
Wilayah Suku Harimau
Tigerly sedang bersenang-senang dengan istrinya, Liger. Lalu datanglah Gerald menuju ruangan tempat mereka bersenang-senang.
Gerald menghadap Tigerly dengan tergesa-gesa, "ayah, kau harus dengar berita ini."
Tigerly kemudian berkata, "bicaralah, Gerald." dan langsung menghentikan kegiatan bersenang-senang dengan Liger.
Gerald lalu menyampaikan, "Batra dan Sarbat dari suku Kelelawar menyampaikan berita buruk. Suku Serigala dan suku Hyena sudah memulai bentrokan. Masing-masing kehilangan anak mereka dalam perang itu. Wolfbang punya 1 pangeran lagi di wilayah suku Serigala. Dan beberapa hari kemudian mereka akan memulai perang besar. Haruskah kita ikut campur dan melerai mereka, ayah?"
__ADS_1
Tigerly menanggapi hal tersebut dengan tenang, "untuk apa? suku Serigala dan suku Hyena adalah suku yang tamak dan rakus. Buat apa kita memilih salah satu di antara mereka ataupun jadi penengah? Biarkan mereka saling menghancurkan. Yang kalah atau menang diantara mereka, tidak ada bedanya. Pemenang dari perang 2 suku itu pun pasti akan mengalami kerugian yang tidak sedikit. lalu kita akan datang menguasai milik mereka. Hahahahahahaha."
Gerald menyetujui perkataan Tigerly, "ide ayah bagus juga. Baik, ayah. Aku permisi dulu." berlalu pergi meninggalkan ruangan.
POV Suku Merak
Wilayah Suku Merak
Azuna sedang memberi perintah pada kaumnya, "siapkan 50 pasukan wanita terbaik. Kita akan berangkat untuk menghabisi suku Serigala dan suku Hyena."
Pasukan suku Merak langsung mematuhi perintah Azuna, "baik, Pimpinan Suku Merak."
Kemudian bergegas pergi mengumpulkan 50 pasukan terbaik Suku Merak.
POV Suku Anjing
Wilayah Suku Anjing
Maxdog, Pangeran kedua suku Anjing berkata, "esok kita akan berangkat dan bertemu di titik temu yang disepakati dengan Suku Merak. Siapkan diri kalian.
karena kita akan menghabisi suku Serigala dan suku Hyena."
70 pasukan Suku Anjing yang mendengar perintah tersebut, secara serentak menjawab dengan lantang, "siap pangeran."
Strongdog, pangeran ketiga suku Anjing dengan penuh emosi lalu berkata, "kita akan membalaskan dendam almarhum kakak kita, Radog.
aku sudah tak sabar membantai mereka."
lalu Maxdog dan Strongdog menuju ruangan tempat Doglor.
Tak berapa lama,
Maxdog melaporkan, "ayah, aku dan Strongdog sudah menyiapkan 70 pasukan sesuai perintahmu."
Doglor memuji kinerja anaknya, "kerja bagus, anakku. Besok kita akan berangkat menuju titik kumpul dengan suku Merak. Lalu kita tinggal menunggu aba-aba dari suku Elang."
Keesokan harinya, suku Anjing dan suku Merak berangkat untuk bertemu di tempat yang telah disepakati.
Doglor berkata, "kau mulai membaik setelah peperangan kemarin, Azuna."
Azuna menanggapi perkataan Doglor dengan candaan, "terima kasih atas perhatianmu, Doglor. Tapi sayang, kau bukan tipe ku. Hahahaha."
Doglor langsung teringat dengan ucapan Azuna seperti itu ketika mereka masih kecil, "aku tak menyangka kau masih berkata seperti itu. Hahaha.
Maxdog, Strongdog, sapa pimpinan suku Merak."
Maxdog, Strongdog lantas menyapa Azuna, "hormat kami pada pimpinan suku Merak." sambil berlutut dan memberikan tanda penghormatan.
Azuna lalu berkata, "terima kasih, keponakanku. Tinggal Suku Elang yang belum tiba."
Selang beberapa saat, suku Elang pun tiba di tempat yang disepakati. Eagle datang bersama dengan Harpeag, Red Tailed Hawk, Warphan, dan 100 pasukan suku Elang
Eagle langsung menyapa 2 sahabatnya, "halo, temanku Azuna dan Doglor. Apa kalian baik-baik saja?"
__ADS_1
Azuna langsung berkata dengan sikap percaya dirinya, "masih cukup baik untuk memikat hatimu, Eagle. Hahahaha."
Doglor juga berkata, "seperti yang kau lihat, temanku."
Eagle senang melihat bahwa Azuna dan Doglor baik-baik saja, "baguslah temanku. Ayo kita segera berangkat. Menurut informasi, mereka akan berperang diwilayah suku Hyena. Kita akan bersembunyi di tempat yang agak jauh dari mereka. Lalu ketika perang dimulai, kita menunggu sampai mereka hancur. Disitu mereka sekaligus kita bantai."
Doglor mendengarkan arahan, "baik, Eagle."
Azuna juga setuju dengan arahan Eagle, "sesuai arahanmu saja, Eagle. Yang terpenting Arsyhe dan Wolfbang mati."
Eagle lalu berkata, "baiklah. Ayo kita berangkat beriringan sekarang juga menuju tempat persembunyian."
Lalu suku Anjing, suku Merak, dan suku Elang berangkat secara serentak menuju persembunyian mereka.
Beberapa hari kemudian, diperbatasan wilayah Suku Hyena
Wolfbang terlihat memberikan perintah, "Rewolf, langsung serang suku Hyena. bakar semua bagian wilayah suku Hyena. Kita tak perlu memberikan peringatan untuk perang pada Arsyhe."
Rewolf lalu menjawab, "baik, ayah."
langsung menuju wilayah suku Hyena dan memulai serangan.
Disaat Rewolf dan pasukannya memulai serangan, ternyata mereka juga dibalas dengan serangan dari suku Hyena. Suku Hyena sudah mengantisipasi akan hal ini, sehingga dia memperbanyak pasukan diperbatasan wilayahnya. Akibatnya, bentrokan besar pun terjadi.
Di dalam wilayah suku Hyena,
Arsyhe tertawa puas dan berkata, "mampus kalian, suku Serigala. Kalian kira aku tak belajar cara licik kalian. Kalian akan mati konyol diwilayah ku sendiri. Hahaha."
Dan diperbatasan wilayah suku Hyena, Rewolf dan pasukan suku Serigala berperang habis-habisan melawan suku Hyena. Peperangan berlangsung lama dan sengit. Lalu perlahan suku Serigala mulai didesak mundur, dikarenakan faktor bahan makanan yang menipis dan kurangnya obat-obatan pada pasukan yang terluka.
Rewolf yang menyadari jebakan tersebut merasa kesal, "Hyena bangsat. Jika saja perangnya tak terjadi disini, aku pasti akan meraih kemenangan.
aku harus mundur dulu. Biar pasukanku yang melanjutkan peperangan ini." lalu Rewolf mulai mundur melarikan diri ke luar wilayah Suku Hyena.
Lalu ada seorang pasukan memakai penutup kepala dan perlengkapan perang suku Serigala berjalan ke arah Rewolf.
Pasukan memanggil, "sebentar, pangeran suku Serigala." sambil berlari tergesa-gesa ke arah Rewolf.
Rewolf bertanya dengan emosi, "ada apa, bajingan? Kau tak melihat kita sedang diserang habis-habisan?
apa yang mau kau katakan?"
Pasukan itu tiba-tiba mengeluarkan belati dan langsung menusuk dada serta leher Rewolf secara cepat dan tepat sasaran.
Rewolf lantas terkejut dan tak siap menangkis serangan tiba-tiba itu, "kau?????? Kenapa?"
memegangi leher dan dadanya yang tertusuk belati.
Pasukan itu membuka penutup kepalanya.
Warphan lalu berkata, "ini aku, Rewolf. suku Elang, suku Anjing, dan suku Merak menitipkan salamnya padamu. Matilah."
Rewolf pun jatuh tergeletak mati akibat kehabisan darah. Dan Warphan kembali memakai penutup kepalanya lalu melarikan diri dari perang suku Serigala dan suku Hyena tersebut.
__ADS_1