Pembalasan Pangeran Hutan

Pembalasan Pangeran Hutan
Bab 16. Kematian Wolfbang


__ADS_3

Perang mulai memasuki tahap akhir. Pasukan suku Serigala mulai habis dibantai oleh pasukan suku Hyena. Lalu salah satu pasukan menemui Wolfbang, dan memberi tahu bahwa Rewolf telah mati.


Wolfbang lalu mengumpat, "Arsyhe kurang ajar. Akan kululuh-lantakkan wilayah suku Hyena ini. Ayo pasukan, semua bergerak. Habisi suku Hyena."


Wolfbang memerintahkan pasukan intinya masuk kedalam wilayah suku Hyena dan mulai menyerang.


Arsyhe yang melihat bahwa Wolfbang sudah ikut turun kedalam peperangan langsung menyambut Wolfbang dengan 2 pedangnya.


Arsyhe menghadang Wolfbang seraya berkata, "hahahaha. Wolfbang biadab, apa kabar? Apa kau menikmati pemandangan anakmu Rewolf yang mati itu?"


lalu mengayunkan salah satu pedangnya ke arah Wolfbang.


Wolfbang semakin geram mendengar hal tersebut, "diam kau, tikus licik. Kau akan mati menggenaskan hari ini. Aku datang untuk mengambil nyawamu." menangkis serangan pedang dari Arsyhe lalu dengan cepat menyerang Arsyhe dengan pedangnya.


Arsyhe lalu berkata, "apa kau buta? Lihat sekelilingmu. Pasukanmu habis dibantai dan mati sia-sia disini. Jadilah kacungku. Akan kubiarkan kau hidup dan makan enak setiap harinya." sambil menangkis dengan cepat serangan Wolfbang dengan pedang satunya lagi.


Tiba-tiba ditengah pertarungan Wolfbang dan Arsyhe,


pasukan suku Serigala berteriak, "Pimpinan Suku Serigala, kita dijebak. Dan bukan oleh suku Hyena, melainkan suku lain."


Wolfbang penasaran mendengar hal itu, "siapa mereka?"


dan mengalihkan pandangan ke arah pasukannya.


"Arrrggghh..."


langsung jatuh dalam posisi berlutut setelah kakinya terkena sabetan pedang Arsyhe.


Arsyhe kemudian berkata, "Wolfbang, apakah ayah ibumu tak pernah mengajarimu, agar jangan mengalihkan pandangan ketika sedang bertarung?"


Wolfbang geram dengan perkataan Arsyhe tapi tidak bisa berbuat apapun karena posisinya yang terluka, "kau menyerang diam-diam. Kau benar-benar licik, Arsyhe."


Arsyhe lalu beralasan, "aku hanya memanfaatkan peluang. Sekarang matilah kau, Wolfbang."


dan ketika hendak mengayunkan pedangnya ke arah leher Wolfbang,


Pasukan suku Hyena berlarian kocar-kacir mencoba menyelamatkan diri dan berteriak meminta pertolongan. Arsyhe pun menghentikan ayunan pedangnya kearah Wolfbang ketika mendengar pasukannya berlarian meminta tolong.


Arsyhe terkejut dan bertanya, "ada apa ini? Kenapa kalian berlarian?"


pasukan langsung memberitahukan apa yang terjadi, "suku Elang, suku Anjing, dan suku Merak sudah mulai mengepung wilayah kita, pimpinan. Cepat kabur, pim, , , ," tiba-tiba pasukan tersebut menghentikan perkataannya karena punggungnya telah terkena anak panah, dan terjatuh mati.


Arsyhe langsung ketakutan, "aku harus kabur. Selamat tinggal, Wolfbang."

__ADS_1


Langsung lari meninggalkan Wolfbang dalam keadaan terluka dan tak bisa bergerak. Lalu Arsyhe menyuruh sisa pasukannya untuk bersama melarikan diri.


Tak lama kemudian, suku Elang, suku Anjing, dan suku Merak menemukan Wolfbang yang kesulitan bergerak karena kakinya yang terluka.


Wolfbang benar-benar tak menyangka, "kalian? Apa maksud semua ini?:


Eagle kemudian berkata, "benar, Wolfbang. Bukankah saudaraku pernah diposisi seperti ini karena jebakan mu?


harusnya kau tak perlu bertanya seperti itu lagi."


Doglor juga berkata, "benar, Wolfbang. kau harusnya tahu, kita memberi dan kita menerima. Oh ya, dimana Arsyhe?"


Azuna yang melihat situasi tersebut, mengambil kesimpulan, "kelihatannya dia kabur bersama sisa pasukannya. Lihat dihadapan kita, hanya ada pimpinan Suku Serigala yang cacat."


Wolfbang dengan kesal berkata, "tak usah banyak bicara, Azuna. Jika aku dalam keadaan normal, kau bukan tandinganku dan kupastikan kau akan kujadikan penghiburku setiap malam?"


Azuna langsung mengejek kondisi Wolfbang yang terluka, "yang cacat berbicara. Hahahaha."


sedangkan Maxdog, Strongdog, Harpeag, Red Tailed Hawk, dan Warphan hanya melihat penampilan Wolfbang menyedihkan. Wolfbang yang licik, arogan, memandang rendah siapapun, kini sedang terluka dalam posisi berlutut dihadapan suku Merak, suku Anjing, dan suku Elang


Eagle perlahan berjalan mendekati Wolfbang.


Eagle lalu bertanya, "katakan, apa saja yang sudah kalian rencanakan bersama Tigerly?"


Eagle kemudian berkata lagi, "itu masih tahap perkenalan dan masih ada banyak lagi sebelum masuk ke penyiksaan sebenarnya. Jadi, katakan secepatnya karena kami disini malas membuang waktu."


Wolfbang yang keras kepala, "tidak semudah itu untuk membuatku bicara, Eagle. Ha, , , , ha, , , ha, ," dengan nafas terengah-engah.


Eagle lalu mengambil keputusan, "baiklah, Wolfbang."


kemudian menekan 2 pergelangan tangan Wolfbang ke tanah dan menahan dengan kakinya, lalu Eagle mengambil belatinya, menghunuskannya ke telinga kanan Wolfbang.


Wolfbang seketika itu berteriak, "sakit sekali, brengsek. Bunuh saja aku. Aku tak akan pernah mengatakan apapun pada kalian yang disini. Lihatlah nanti bagaimana Tigerly akan memburu kalian. Hahahahaha."


Eagle lalu berkata, "kau berbicara yang tidak sesuai dengan yang kusuruh. kau lebih baik mati saja."


kemudian menggunakan pedangnya dan menusuk mulut Wolfbang sampai menembus bagian belakang kepala.


Wolfbang, pimpinan Suku Serigala akhirnya tewas dengan sadis. Bukan ditangan Arsyhe, melainkan Eagle.


Eagle lalu memberikan perintah pada pasukan Suku Elang, "ayo kita bakar semua wilayah suku Hyena ini. Jangan sisakan 1 rumah pun."


Lalu mereka mulai membakar tiap rumah diwilayah suku Hyena. Dan setelah itu mereka kembali ke wilayah suku masing-masing

__ADS_1


POV Suku Harimau


Diwilayah suku Harimau


Arsyhe memohon, "biarkan aku bertemu dengan Tigerly. Ada berita buruk yang hendak kukatakan."


Penjaga langsung menuruti permohonan Arsyhe, "baik, tuan pimpinan."


Lalu penjaga pintu tersebut mempersilahkan Arsyhe masuk kedalam rumah besar milik Tigerly.


Dan didalam rumah,


Gerald bertanya tanpa sopan santun, "ada apa gerangan sehingga kau datang mendadak kesini dan berpenampilan lusuh seperti itu, Arsyhe?"


Arsyhe tak menggubris pertanyaan Gerald tersebut, "mana ayahmu? Aku harus bertemu dengannya."


Tigerly lalu muncul dan berkata, "aku disini, Arsyhe. katakan apa yang terjadi."


Arsyhe lalu memberitahukan semuanya, "suku Serigala telah habis. Dan suku Hyena di pojokkan oleh suku Elang, suku Anjing, dan suku Merak. Wolfbang mati ditangan mereka."


Gerald terkejut mendengar hal itu, "bukankah suku Serigala dan suku Hyena sedang bertempur? Kenapa ada suku Elang dan yang lain disana?"


Arsyhe lalu berpikir, "aku merasa kami dijebak. Mereka menunggu waktu yang tepat. Mereka datang setelah kami melalui perang yang panjang dan mengalami kelelahan."


Tigerly pun berkata, "Eagle, dia satu-satunya yang bisa memanfatkan situasi untuk meraih kemenangan. Tapi aku bukan orang yang mudah untuk dikalahkannya. Istirahatlah Arsyhe. Kau sudah mengalami hari yang panjang. Aku telah menyediakan kamar untuk mu dan tenda untuk pasukanmu."


Arsyhe pun antusias mendengar perkataan Tigerly, "terima kasih, Sang Raja."


lalu keluar meninggalkan ruangan.


Gerald langsung menanyakan hal itu, "kenapa ayah menerimanya?


bukankah Arsyhe sekarang hanya pimpinan tak berguna?"


Tigerly kemudian berkata, "dia akan berguna sebagai umpan kita, nak. Tidak perlu mengorbankan pasukan kita jika kita punya umpan untuk dikorbankan. Pasukan kita akan kita siapkan untuk penyerangan ke suku lain. Biarkan dia merasa berhutang budi kepada kita. Setelah itu, dia akan melakukan apa saja bahkan hanya untuk membersihkan telapak kakimu."


Gerald langsung sepaham dengan Tigerly, "ide bagus, ayah. Dengan begitu, suku kita akan tetap bertahan. Biarlah suku yang lain saling menghancurkan."


Tigerly kemudian berkata, "tepat sekali, anakku. Oh ya, dimana Wuger dan Sliger? kenapa aku belum melihat mereka seharian ini?"


Gerald lalu memberitahu pada Tigerly, "mereka sedang berlatih, ayah. Agar bisa memimpin pasukan untuk membasmi sisa-sisa suku Singa. Jadi kita bisa sepenuhnya terbebas dari mimpi buruk dan ketakutan kita."


Tigerly setuju akan hal tersebut, "bagus. Untuk sekarang, kita berdiam diri dulu. Karena setelah ini, suku yang akan kita habisi adalah suku Beruang. Bearkhar telah mati. Tapi anaknya menggantikan posisinya sebagai Pimpinan Suku Beruang. kita akan kesana, lalu menghabisi semua pasukan Suku Beruang."

__ADS_1


Gerald menuruti perintah Tiger, "baik, ayah."


__ADS_2