Pembalasan Pangeran Hutan

Pembalasan Pangeran Hutan
Bab 8. Melarikan Diri


__ADS_3

Nial masih terkejut atas kematian Sher, adik bungsunya yang terjadi tiba-tiba. Sedangkan Bullsar yang melihat kondisi Nial semakin beringas membantai pasukan suku pengkhianat secara membabi buta.


Bullsar memberi perintah, "Bullan, lindungi Nial bagaimanapun caranya. Powerbull, bantu kakakmu Bullan melindungi Nial. Dia harapan kita untuk membalaskan dendam atas peristiwa ini. Ayah akan membuka jalan untuk kalian agar bisa kabur."


Khar bergegas mengajak saudaranya, "ayo kak Nial, kak Roli. Kita harus melarikan diri dari tempat ini."


lalu menarik tangan Roli dan Nial agar bisa bangkit dan kabur.


Dari jarak yang jauh, Basnake bersiap melepaskan anak panahnya ke arah Roli.


Basnake berbicara dalam hati, "1 ekor mati, tinggal 3 ekor anak kucing."


suku singa apanya? Lemah sekali. Hehehehe."


lalu Basnake melepaskan anak panahnya kearah Roli.


Roli berkata, "ayo kita per,,"


langsung terdiam setelah anak panah yang dilepaskan menancap dipunggungnya, lalu perlahan jatuh dan tergeletak mati akibat racun dari anak panah tersebut.


Nial yang melihat Roli mati, seketika itu berteriak dengan keras, "BAJINGAN!!!!!!


kau akan membayar untuk ini semua, Basnake bangsat!"


Tiba-tiba Warphan langsung berlari menabrak Nial sehingga keduanya jatuh berguling di tanah.


Nial mencoba bangkit berdiri, lalu ketika hendak melayangkan tendangan kearah Warphan.


Warphan mengajak Nial kabur secepatnya, "ayo kita cepat pergi dari sini, Nial."


Nial yang mendengar ajakan Warphan, seketika itu tidak percaya, "apa? Apakah aku bermimpi?"


Warphan lalu berkata, "kita tidak punya banyak waktu, Nial brengsek. Khar, buruan kita kabur. Sekarang kalian tak akan punya kesempatan untuk balaskan dendam. Tak lama lagi kita akan benar2 terkepung."


Khar bertanya pada Warphan, "tapi bukankah semua jalan keluar masuk dijaga ketat? Dan bagaimana dengan ayahmu?"


Warphan memberitahu, "aku tahu 1 jalan tersembunyi yang tidak diketahui siapapun. Aku tak punya waktu untuk bersedih soal ayahku. Dia akan segera mati sebentar lagi. Ayo kita kabur sekarang."


kemudian berlari meninggalkan lokasi perang.


Nial dan Khar pun secepatnya berlari menyusul Warphan.


Bullan dan Powerbull yang melihat kepergian Nial dan Khar segera mengejar mereka sesuai pesan Bullsar. diwaktu yang sama, Ephant, Anpan, Azuna, Doglor, dan Bearkhar mulai terpojok. Dan kemudian,


Anpan, pimpinan suku panda terjatuh dan mati kehabisan darah setelah terkena banyak tusukan dari Batlin. Sedangkan pangeran suku Panda, Supan dan Khopan juga mengalami nasib serupa dari pangeran suku Kelelawar, Batra dan Sarbat. Azuna pimpinan suku merak pun terjatuh akibat di serang oleh Kiena dan White Snake. Ketika Azuna pasrah dan siap menerima serangan cakar dari Kiena, tiba-tiba saja Radog datang menghadang dengan punggungnya.


Azuna terkejut, "Radog? kenapa?"


Radog berkata, "jangan banyak tanya, Azuna.


cepat pergi dengan ayahku, Doglor."

__ADS_1


lalu perlahan terjatuh lalu tergeletak tak bernyawa lagi.


Kiena tertawa puas lalu berkata, "sia2 Radog memberikan nyawanya, Azuna. Karena kau tetap akan mati."


kemudian bersiap menyerang dengan cakarnya ke arah Azuna, tapi tiba-tiba saja,


"Arrrrrgggghhhh. Kau, , , , , ," tertahan menahan sakit, lalu tergeletak mati.


Dan azuna terdiam bisu, Kiena, putri suku Hyena di tusuk dari belakang dengan gading milik Ephant.


lalu Kiena di angkat oleh Ephant dan di campakkan ke sembarang arah.


Asuna berkata lirih, "terima kasih, Ephant."


sambil menunduk dan meneteskan air mata.


Ephant dengan terengah-engah, "hos, , , hos, , , cepat pergi. Aku akan menjaga dari belakang dan menyusul kalian. Buruan kabur."


Diwaktu yang sama, Black tertawa melihat korban pembantaian. Dan disaat dia sadar tangannya maaih di ikat.


Black berkata, "buruan lepaskan ikatan ini, Tigerly.


sudah cukup sandiwaraku sebagai tahanan dari kemarin."


Tigerly pun menjawab, "baik, Black.


tenang saja. Kau akan kulepaskan dari penderitaanmu."


Black kebingungan, "maksudnya?"


Pertanyaan Black dijawab oleh pedang Wolfbang yang menebas lehernya. Seketika itu juga Black mati terpenggal.


Wolfbang menyindir, "dasar Black tolol. Kalau kau juga hidup, pasti wilayah2 yang akan dikuasai akan sedikit juga. Untuk kesejahteraanku, aku harus menyingkirkanmu. hahahahaha."


Tigerly membenarkan ucapan Wolfbang, "benar, Wolfbang. Black adalah orang yang bodoh dan naif. Pasukan!!! Bantai habis semua suku macan kumbang!!!"


lalu pasukan suku Macan Kumbang pun habis dibantai oleh Suku Serigala dan Suku Harimau.


Di sisi lain, Bullsar dan sebagian pasukannya masih bertahan walau sudah dipojokkan oleh suku Ular, suku Macan Tutul, suku Kalajengking, suku Kelelawar. Kemudian datang Ephant dan Bearkhar serta sebagian pasukan suku mereka, bergabung dengan Bullsar.


Bullsar bertanya, :dimana Anpan dan suku nya?"


Ephant hanya menghela nafas lalu terdiam.


Bullsar seakan tahu maksud Ephant, "aku mengerti. Jadi suku Panda sudah tidak ada lagi. Bearkhar, apakah Doglor dan Azuna selamat?"


Bearkhar kemudian menjawab, "mereka selamat dan melarikan diri. Kita hanya bisa berharap mereka tidak ditemukan oleh para bajingan dihadapan kita ini."


sambil menatap geram para suku pengkhianat didepannya.


Wolfbang mencoba merayu, "ayo, teman. Jangan seperti itu. Kalian sudah terpojok. Jangan paksakan diri kalian. aku berbicara mewakili Tigerly, menawarkan kesepakatan pada kalian. Akui Tigerly sebagai Sang Raja baru, dan bersujud. Maka kalian akan selamat. hahahaha"

__ADS_1


Bearkhar langsung meludah ketanah, "cuuuiiiihh.


aku sebagai pimpinan suku Beruang tidak akan pernah mengakui Tigerly sebagai Sang Raja.


lebih baik kami bertempur sampai mati."


Leopard lalu menerangkan, "lihat situasimu, Bearkhar. Hanya tersisa kau, Bullsar, dan Ephant, serta sisa2 pasukan suku kalian. Kalian tidak akan menang melawan kami. Itu hanya tindakan bunuh diri dan sia-sia."


Perlahan suku Ular, suku Kalajengking, suku Harimau, suku Serigala, suku Hyena, suku Macan Tutul, dan suku Kelelawar mengelilingi mereka.


dihadapan Bullsar, Bearkhar, Ephant dan sisa pasukan suku mereka, ada Tigerly yang menatap mereka dengan pandangan merendahkan, Liger, Gerald, Wuger, Sliger, Wolfbang beserta dua anaknya, Arshye dan Syahre, Cobra beserta 4 pelindungnya, Batlin dan 2 pangerannya, dan Scorpa.


Perlahan Bearkhar memikirkan situasi mereka yang terjepit.


Bearkhar mulai berkhayal, "seandainya kita bertiga masih hidup, akan ku nikahi Azuna."


Ephant yang mendengar perkataan Bearkhar langsung saja tertawa, :hahahahaha. dalam mimpimu, kawan."


Bullsar lalu mengingatkan para rekannya, "jangan lupakan, kawan. Kita punya pesta disini. Kita harus menikmatinya. Hahahaha"


Ephant menyetujui perkataan Bullsar, "benar, Bullsar.


lebih baik kami mati dengan kehormatan daripada hidup lama sebagai pengkhianat."


Bearkhar kemudian menyemangati rekan-rekannya dan berteriak kencang, "AYO KITA HABISI PARA PENGKHIANAT DIHADAPAN KITA, AGAR HELION BANGGA MELIHAT KITA SEBAGAI TEMAN SEPERJUANGANNYA.


Tigerly biadab, TERIMA AJALMU!!!"


Lalu 3 pimpinan dan sisa pasukan suku tersebut maju dan menyerang siapapun yang menghadang mereka.


Petang harinya,


Leopard meringis kesakitan, "Bearkhar adalah lawan tangguh. aku terluka diperut karena cakarnya. Jika saja kami bertarung 1 lawan 1, aku sudah jelas akan mati."


Wolfbang sedang bersama sebagian pasukan Suku Serigala dan memerintahkan, "tumpuk dan bakar pasukan mereka."


Cobra lalu bertanya, "bagaimana dengan mayat Bearkhar, Bullsar, dan Ephant?"


Tigerly memberi perintah, "penggal kepala mereka. dan kirimkan ke suku masing-masing. Lalu tanam badannya diluar wilayah Suku Harimau. Biar mereka paham, itu yang akan terjadi pada mereka semua yang tidak menurutiku. Hahahaha"


Gerald dengan jengkel berkata, "aku kesal karena disibukkan oleh pasukan suku Singa, yah. Aku tak sempat menantang Nial."


Tigerly lalu teringat, "oh ya, aku sampai lupa. Tugaskan tim pemburu dari suku Serigala, Wolfbang. Jangan sampai anak-anak itu berlari semakin jauh dan suatu saat mencoba menyerang kita lagi."


Wolfbang menanggapi perkataan Tigerly, "tenang saja, Tigerly. Aku akan mengutus tim pemburu secepatnya. kau tidak perlu khawatir soal itu."


Tigerly pun merasa tenang setelah mendengar bahwa Wolfbang akan mengurus hal tersebut, "bagus2. Hahahaha


undang para pimpinan suku. Kita berpesta malam ini merayakan kemenangan kita.


hahahaha."

__ADS_1


__ADS_2