Pendekar Naga Darah (Waifu System)

Pendekar Naga Darah (Waifu System)
Waifu-36 Menyelamatkan Yuan Shi


__ADS_3

"Berisik!" Hun Dun menjitak kepala Tao Wu dan melanjutkan, "Kamu itu kalah, cepat buka bajumu!"


"Aiih ... bisa tidak kita hentikan lebih dahulu permainan ini. Lihatlah!"


Tao Wu menunjuk Jia Xu yang digendong oleh Feng Xin dengan wajah seputih kertas dan masih pingsan.


"Ya, aku tahu." Qiong Qi menyebikan bibir dan satu detik kemudian berpindah tempat di belakang Feng Xin, "Pasti kamu membawa masalah?"


"Maaf, nek. Ini guruku dari sekte Bulan Darah. Tenang beliau orang yang baik. Kita bawa dulu ke dalam."


Oung Ji, Nia Nia, Zan Ning, Niu Shi yang memapah Yu ji dan Feng Xin menggendong Jia Xu masuk ke dalam istana Waifu untuk menuju kamar pengobatan milik Qiong Qi.


Suasana canggung menyelimuti Oung Ji, Nia Nia, Zan Ning, dan Niu Shi. Walau keempat kaisar iblis sudah turun level di fase Nirwana bintang satu, tapi dominasi auranya masih terlalu kuat. Membuat 3 wanita muda, cantik dan seksi tersebut badannya gemetar.


"Aku tak menyangka Feng Xin mempunyai kakek dan nenek yang awet muda juga terlihat kuat," batin Niu Shi raut wajahnya seputih kertas.


"Bagaimana kalau bocah tua tampan ini mengadukanku pada neneknya?" batin Zan Ning dengan mulut agak bergetar.


"Lebih baik aku cari aman saja," batin Nia Nia.


"Latar belakang pria super tampan ini ternyata bukan pria biasa. Untung saja aku tak pernah menyinggungnya," batin Oung Ji membantu menaruh tubuh Yu Ji ke tempat tidur Qiong Qi.


"Nenek, aku titip mereka. Ada masalah yang harus aku selesaikan."


Feng Xin segera memeluk Qiong Qi dan tanpa basi-basi meninggalkan Oung Ji, Nia Nia, Zan Ning, dan Niu Shi di dalam kamar pengobatan.


Tujuannya hanya ingin melihat ketiga wajah kakeknya itu. Walau baru satu bulan, rasa rindu itu sungguh berat di hati Feng Xin pada ketiga kakeknya itu.


"Kakek, aku sudah berhasil mengendalikan api ilahi, lihatlah!"


Feng Xin membentuk api ilahi darah di telapak tangannya seukuran semangka.


"Cucuku memang hebat."


Hun Dung mengacungkan jempol dengan sudut-sudut bibir mengambang pada Feng Xin.


Tao Wu juga memegang tangan Feng Xin untuk memindai tubuhnya dan langsung membola, lalu memukul kepala Feng dengan bibir merekah, "Cucu sialan! Kau memecahkan rekorku!"


"Aduh, aw! Sakit kakek." Feng Xin memegangi kepalanya dan melanjutkan, "Tentu saja aku memang hebat. Ya sudah, aku pergi dahulu, ada hal yang harus aku selesaikan."

__ADS_1


"Eeeh ...." Feng Xin terbang ke arah kerajaan Xiaolan untuk mencari Yuan Shi, dan membuat ketiga kaisar iblis membola matanya.


Mereka tidak menyangka jika Feng Xin hanya dalam satu bulan sudah menguasai salah satu jurus dari kitab 7 naga surgawi.


Masalahnya dengan Yuan Shi belum terselesaikan, 5 hari lagi misi itu akan selesai.


Feng Xin mengetahui informasi Yuan Shi telah kabur dari istana Han dari Yu Ji ketika kabur ke arah Hutan Ku.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Hutan Han Ku, wilayah kerajaan Nanjing....


Selama 10 hari ini Yuan Shi terus kabur menjauh dari pusat kekaisaran Han.


Awalnya ingin kabur ke kerajaan Xiaolan, tapi melihat banyaknya pasukan kekaisaran berada di perbatasan kerajaan Xiaolan dan kekaisaran Han.


Yuan Shi memutar arah menuju kerajaan Nanjing, masuk melalui hutan Han Ku untuk menuju sekte Bulan Darah.


Ia tidak tahu jika sekte Bulan Darah sudah hancur lebur oleh Jia Xu sendiri, akibat diserang oleh pasukan kekaisaran Han.


"Huff ... huff ... huff ...." Nafas Yuan Shi tersengal-sengal. Ia bersembunyi di balik semak-semak dari kejaran bandit hutan Han Ku yang berbatasan dengan kerajaan Nanjing.


Salah satu bandit Daun Bintang wajahnya menyeringai dengan menyeret pedangnya. Matanya berkeliling memindai seluruh tempat di sekelilingnya mencari Yuan Shi.


Bandit berjumlah 10 orang tersebut di fase Golden Core bintang 5 dan bukan tandingan Yuan Shi yang berada di fase Golden Core bintang 4.


Kesembilan anggota bandit lainnya mulai menyisir hutan dalam radius 20 meter dari tempat Yuan Shi bersembunyi.


"Nona manis, lebih baik keluar dan layani kami. Aku yakin milikku ini pasti membuatmu ketagihan!"


Bandit dengan codet berbentuk tanda centang di pipi kirinya tersebut, menyibak semak-semak yang mengarah ke arah Yuan Shi.


Tubuhnya semakin gemetar dan memejamkan mata dengan menahan bibirnya disertai kelopak mata yang menjatuhkan cairan bening.


"Ayah, tolong! Bunda tolong! Bocah tua jingga, tolong!" batin Yuan Shi yang sudah tak berdaya.


Sekarang ia hanya memakai pakaian yang robek disana-sini, bahkan gunung kembar berukuran C Cup itu, hampir terlihat jelas biji jagungnya yang berwarna merah muda pudar.


Ia berhasil lari dari kepungan 10 anggota bandit Daun Bintang dan hampir saja kesucian tubuhnya di lahap oleh mereka.

__ADS_1


Sebelum bandit bercodet itu menghabisi lembah surganya. Yuan Shi memukul kepalanya dengan batu lalu melarikan diri.


Tapi sayang, Yuan Shi tidak bisa berlari kabur karena tubuhnya masih lemah.


"Oh, kamu disini sayang."


Bandit bercodet tersebut menemukan Yuan Shi dan langsung mendekap pinggangnya. Kemudian membalik posisi badan Yuan Shi ke depan dan mendekap lehernya dengan ujung pedang terhunus ke dahi kiri Yuan Shi.


"Uuugh ...." Yuan Shi melenguh ketika lidah bandit bercodet itu menyapu daun telinga kirinya, wajahnya merona dan agak jijik.


Selain Feng Xin, belum pernah ada laki-laki yang menyentuh tubuhnya dan itu membuatnya jijik setengah mati.


Sifat dingin, bengis, dan kejamnya seakan luruh tak berdaya oleh hunusan pedang bandit bercodet tersebut.


Pria bercodet itu tangannya bergerilya dan darahnya sudah berdesir di puncak ubun-ubun. Ingin segera menikmati keindahan tubuh Yuan Shi yang molek, seksi dan berbau sangat wangi.


Aroma tubuh Yuan Shi mampu membangkitkan cacing kecil menjadi naga yang mengaum keras, karena saking wanginya.


"Tuan, le-lepaskan," lirihnya lalu menggigit tangan bandit bercodet.


Pria itu langsung memekik keras dan menampar Yuan Shi, "Aw! Perempuan j*****!"


Tubuh indah itu tertelungkup ke tanah dengan pantat yang menusuk mata pria bercodet. Nampak belahan lembah surga yang masih melipat, seakan menolak belaian benda asing manapun.


Tanpa basa-basi, bandit bercodet kalap dan langsung mengeluarkan terong S miliknya yang sudah menegang menjadi terong L.


Feng Xin yang sedang mengedarkan Mata Naga Darah dengan kemampuan tembus pandang dan terbang di udara. Langsung melepaskan salah satu siluet pedang merah darah dari seni 7 naga terbang ke arah bandit bercodet tersebut.


JLEB!


"Aaaargh!"


Yuan Shi berteriak ketakutan melihat kepala bandit bercodet tertembus dari belakang ke depan oleh bilah siluet pedang merah darah yang dilepaskan oleh Feng Xin dari atas.


Secepat kilat Feng Xin terbang untuk menyambar tubuh Yuan Shin yang akan tertimpa tubuh bandit bercodet.


"Kamu siapa?"


Mata Yuan Shi membola melihat ketampanan pria berambut putih yang menggendongnya terbang sambil menghabisi kesembilan anggota bandit lain dengan seni 7 naga terbang.

__ADS_1


__ADS_2