Pendekar Naga Darah (Waifu System)

Pendekar Naga Darah (Waifu System)
Waifu -48 Pil Inti Iblis.


__ADS_3

Feng Xin tiba-tiba hatinya gusar, ditambah lagi topeng Harimau Belang keluar otomatis dari cincin semesta.


"Kenapa aku merasakan firasat buruk," gumamnya sambil bangkit berdiri dan melanjutkan, "Lebih baik aku bergegas!"


Feng Xin langsung melesat terbang ke arah restoran Hao Ling dengan kecepatan penuh.


Bahkan pepohonan yang dilewatinya ada yang beberapa tumbang saking kuatnya hempasan angin yang ditinggalkan oleh Feng Xin.


Sesampainya di depan restoran Hao Ling, Feng Xin melihat Jia Ling mondar-mandir di depan pintu gapura restoran.


"Tuan muda kamu kemana? Gawat, ini gawat. Pening aku pening aku." Jia Ling terus menepuk jidatnya berkali-kali.


"Ada apa paman Jia?" tanya Feng Xin dipenuhi tanda tanya melihat kelakuan Jia Ling.


"Ketiga nona, tuan muda dibawa ke kediaman keluarga Lu, tu ---"


Sebelum Jia Ling menyelesaikam kata-katanya, Feng Xin melesat cepat dengan langkah Naga Darah ke arah kediaman keluarga Lu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...Kediaman keluarga Lu....


"Jendral Zhang Jiao, kami membawa mereka." Lu Jin meninju telapak tangannya dan menunduk hormat pada Zhang Jiao yang duduk di singgasana aula kediaman keluarga Lu. "Lemparkan mereka!"


Salah satu anggota keluarga Lu melemparkan Meng Yi, Meng Qi dan Yuan Shi.


"Uhuk .... Oh, tuan putri. Jadi kau mau menjadi pengkhianat bersama murid Jia Xu itu."


Zhang Jiao memegangi dadanya yang masih sakit akibat hantaman Jia Xu tempo hari.


Yuan Shi menggertakan gigi dan mengeluarkan aura membunuh yang sangat kuat, "Zhang Jiao, kau!"


"Sayang, padahal aku sangat mencintaimu. Tapi kau menolakku mentah-mentah." Zhang mengitari Yuan Shi dan mengelus lembut rambutnya, "Makanya aku mengirimimu roh jahat karena kau menolak cintaku."


"Dasar tua bangka bodoh, muka jelek, ketek bau, mulut bau naga, mata belekan, mana mau aku denganmu. Aku juga sudah punya calon suami dan 10000 kali lipat lebih baik darimu, pria brengsek," hardik Yuan Shi berapi-api.


Zhang Jiao meludahi muka Yuan Shi, "Cuih, mau mati saja kau masih sombong!"


"Berani kau! Apa kau tidak takut dengan ayah kaisar?" ancam Yuan Shi dengan tatapan tajam pada Zhang Jiao.


Zhang Jiao tertawa jahat sambil mencengkram pipi Yuan Shi, "Ha-ha ... kaisar sialan itu takan bisa menemukanmu dan kamu hanya seorang diri disini."

__ADS_1


"Lepaskan kami sialan, apa kau tidak takut terhadap keluarga Meng, hah!" teriak Meng Yi dengan nada yang mengancam.


"Aku tinggal hancurkan tubuh kalian, mereka takan bisa menemukan kalian bukan?" Lu Jin dengan tatapan penuh n***u menatap Meng Yi, Meng Qi dan Yuan Shi.


"Ha-ha ... ketua kita gilir saja bagaimana?" usul salah satu anggota keluarga Lu bernama Lu Kuo.


"Ide bagus. Aku ingin mencicipi wanita ini," tunjuk Lu Jin pada Meng Yi dengan menyeringai.


"Sialan, lepaskan!" Meng Yi berontak, namun tubuhmya diikat dengan tali energi Qi.


Meng Yi, Meng Qi, dan Yuan Shi bukan tandingan keluarga Lu, apalagi Zhang Jiao. Mereka ditampar dan dijilati mukanya oleh Zhang Jiao, Lu Jin serta Lu Kuo.


"Benar-benar sangat menggoda tubuh keluarga Meng dan putri Yuan Shi. Aku ingin segera memakannya, ha-ha ...."


Lu Jin beringas dan merobek baju bagian atas Meng Yi.


"Bajingan!"


"Teriaklah sesukamu, karena sebentar lagi tubuhmu aku nikmati sepuasnya, ha-ha ...."


Lu Jin mencekik tubuh Meng Yi dan menindih perutnya, lalu mulai menjilati bagian bahu Meng Yi hingga turun ke arah gunung kembarnya.


BAM!


"Sialan kau bocah tua!" Zhang Jiao menggertakan gigi dengan memegangi dadanya yang tiba-tiba kambuh.


Feng Xin tertawa jahat, "Ha-ha ... aku tak menyangka jika salah jendral kekaisaran Han terluka parah. Bagaimana jika aku bantu mengobatinya?"


"Jangan diam saja bunuh dia!" teriak Lu Jin yang mulai bangkit sambil menunjul Feng Xin.


"Aku akan perlihatkan pada kalian kekuatanku, keluarlah Serigala Darah, Serigala Bulan dan Serigala Deza. Habisi mereka semua!"


Feng Xin menjentikan jari dan dari dalam Dantiannya keluar 3 bola cahaya berwarna merah, hitam dan biru.


Lalu membentuk menjadi Serigala merah yang berkobar-kobar, Serigala hitam dengan aksen bulatan kuning dan Serigala biru bersayap juga bertanduk.


"Miaw!" Ketiga Serigala itu berkedip cepat ke arah Feng Xin dan menunjukan wajah imutnya.


"Aiih ... kenapa malah mengeluarkan wajah imut? Ya sudah habisi mereka dahulu, aku akan berikan makanan untuk kalian nanti," titah Feng Xin.


"Grrr ... grrr ...." Ketiga serigala menatap sekeliling dengan tatapan tajam.

__ADS_1


Anggota keluarga Lu yang lain datang dan mengepung mereka bertujuh.


"Seni Bayangan Darah!"


Feng Xin menciptakan 10 kembaran dirinya dan 3 kembaran diri melesat keluar membawa Meng Yi, Meng Qi, juga Yuan Shi.


"Mati kalian semua, seni taring petir!"


Zhang Jiao mengumpulkan energi Qi di kedua tangannya dan dilepaskan ke arah Feng Xin.


BOOM!


Serigala Deza melompat untuk menghalaunya dan terpental dengan luka cukup parah. Sesaat kemudian serigala bertanduk tersebut menjadi bola cahaya biru dan masuk Dantian Feng Xin.


Serigala Darah melesat cepat dengan berlari zig-zag ke arahbZhang Jiao dan melompat dengan cakaran diselimuti api yang berkobar-kobar.


"Tuan Jendral!"


Lu Jin melompat dengan menyilangkan tangan di dada, namun nahas, Lu Jin cakaran tersebut menebas kepala hingga tubuhnya terbelah menjadi dua.


Bukan hanya itu, Zhang Jiao juga kehilangan tangan kirinya terkena gelombang hawa panas dari cakaran api Serigala Darah.


BOOM! BOOM!


Bentrokan antara kembaran diri Feng Xin, serigala Bulan dan anggota keluarga Lu cabang kekaisaran Han tak terelakan.


Suara ledakan dan dentingan senjata beradu memekakan telinga hingga merusakan beberapa bangunan kediaman Lu cabang kekaisaran Han.


Kembaran diri Feng Xin dan Serigala Bulan dengan mudah membantai ratusan anggota keluarga Lu tanpa ampun, hanya menyisakan Zhang Jiao seorang.


"Bedebah, kalian memaksaku menggunakan ini." Zhang Jiao mengeluarkan satu pil berwarna hitam dengan aura merah dan berbau busuk.


"Pil inti iblis?!" Feng Xin melebarkan mata dan menggertakan gigi, "Bangsat! Jadi kau yang mengirimkan roh jahat kepada Yuan Shi, takan aku ampuni!"


Zhang Jiao langsung menelan pil inti iblis, sklera matanya menghitam dengan manik mata merah menyala-nyala.


Tubuhnya dipenuhi ruam akar berwarna merah kehitaman, kuku-kuku yang memanjang runcing, kedua taring yang dibalur cairan saliva dan aura merah kehitaman yang menyelimuti tubuhnya.


"Mati kau! Cakar Ashura!"


Zhang Jiao mengibaskan cakaran secara horizontal ke arah Feng Xin, Serigala Darah melompat untuk menghalau siluet sabit merah kehitaman.

__ADS_1


BOOM!


Serigala Darah terpental ke arah Feng Xin dengan luka yang sangat parah dan berubah menjadi bola cahaya merah, lalu masuk ke dalam Dantian Feng Xin.


__ADS_2