
Lu Wuo bertepuk tangan dan keluar dari balik pohon di belakang restoran Hao Ling, "Sungguh hebat kau bocah, bisa tahu keberadaan kami. Bagaimana kalau kau serahkan semua hartamu dan kedua matamu itu, sepertinya itu menarik."
"Sudah serahkan saja, lagian kalian hanyalah semut. Level kalian hanyalah Gathering bintang satu dan Golden Core bintang empat. Apa kalian mau cari mati?"
Lu Zhang menimpali Lu Wuo dan menatap sinis Yuan Shi bersama Feng Xin.
"Sialan, aku baru saja menemukan harta karun, keluarga Lu malah mengganggunya. Jika saja kakak sepupu Jia ada disini, sudah habis kalian," batin Jia Ling menyeringai kesal dengan kedua tangan terkepal erat.
"Jangan menggangu tuan Jia. Ini urusan keluarga Lu, jika berani, aku hancurkan restoranmu," ancam Lu Wuo.
Feng Xin menunjuk Lu Zhing yang tangannya patah karena memukul Feng Xin, dengan tatapan sinis.
"Kalian memang orang yang otaknya kemasukan lalat. Apa kalian tidak mengambil pelajaran dari pak tua sampah itu?"
"Sudah, jangan banyak bicara!" Lu Wuo melesat ke arah Feng Xin melayangkan pukulan yang diselimuti energi Qi.
BOOM!
Suara ledakan disertai kepulan debu menghalangi pandangan. Lu Zhing dan Feng Xin sama sekali tidak terlihat.
Namun, ketika kepulan debu itu mereda, ada campuran kabut darah disekitar tubuh Feng Xin yang dihalangi oleh Yuan Shi.
Pukulan Lu Wuo berhasil diadu dengan pukulan Yuan Shi dan kalah, tubuh Lu Wuo hancur menjadi kabut darah.
Yuan Shi levelnya memang Golden Core bintang lima, tapi karena memakai artefak topeng harimau belang. Dia levelnya setara Golden Core bintang sembilan atau setara kultivator lima level diatasnya.
"Apa?!" Semua orang yang melihat kecuali Feng Xin matanya membulat dengan rahang terjatuh, "Ti-tidak mung-mungkin?!"
"Yuan Shi, habisi mereka semua!" titah Feng Xin dingin lalu membalikan badan dan menarik tangan An Lin untuk menuju kamar penginapan yang sudah disediakan Jia Ling.
Yuan Shi meremas kepalan tangannya, sedetik kemudian tubuh yang molek itu hilang dari pandangan mata.
BOOM! BOOM!
Suara rentetan ledakan di berbagai tempat menggema bersahutan disertai kabut darah.
__ADS_1
Yuan Shi menghabisi 9 anggota keluarga Lu termasuk Lu Zhing hanya dalam satu nafas dan cukup dengan hantaman pukulan ke dada mereka.
Jia Ling dan semua karyawannya berlutut lemas dengan tubuh gemetar. Bagaimana tidak, hanya dalam sekejap, seorang perempuan cantik dan seksi mampu menghabisi 9 anggota keluarga Lu yang terkenal kuat.
Keluarga Lu merupakan salah satu dari 8 pilar keluarga bangsawan di kerajaan Nanjing dan masuk dalam peringkat kelima keluarga bangsawan terkuat di kerajaan Nanjing.
Membunuh mereka sama saja mengundang keluarga Lu utama di kekaisaran Wu.
Tapi, Feng Xin punya langkah yang pasti, yaitu menghabisi semua keluarga Lu di kerajaan Nanjing dengan bersih.
Semua langkah rencana sudah ia susun serapi mungkin untuk mengokohkan diri di kerajaaan Nanjing, di samping menyelesaikan misi utama dari keempat kaisar iblis dan misi dari sistem.
Kembali ke Feng Xin yang berada di dalam kamar pelanggan khusus di penginapan Hao Ling lantai atas.
"Pangeran An Lin," panggil Feng Xin dengan raut muka menyeringai membuat An Lin bergidik ngeri.
Serasa ia akan dilahap oleh Feng Xin, dan An Lin berkata gugup, "I-iya. A-ada a-pa tuan? Apakah butuh uang?"
"Aku tahu kamu pangeran An Lin yang Dantiannya cacat. Aku adalah Feng Xin, murid dari dewi alkemis Qiong Qi, bahkan lebih hebat dari Penatua Hua Tuo di sekte Bulan Darah."
Feng Xin bergaya seperti pahlawan bertopeng dengan tersenyum lebar, hingga menampakan gigi-giginya yang putih bersinar.
"Aiih ... ini namanya bukan pangeran sampah lagi tapi pangeran cengeng," batin Feng Xin menepuk jidatnya sendiri.
Feng Xin mengedarkan pandangannya ke dalam cincin semesta untuk memposes ulang Dantian milik An Lin.
"Sepertinya ini cocok." Feng Xin mengeluarkan kristal dari pecahan jiwa dewa Deza yang memiliki teknik dan jiwa petir 7 surgawi.
Namun itu hanya pecahannya, kekuatan yag tersimpan hanya 10% dan Feng Xin juga mengeluarkan inti monster Azulong yaitu Naga Biru yang memiliki elemen petir.
"Sebentar, aku siapkan bak air untuk kamu berendam. Sekarang buka semua pakaianmu, sudah jangan malu. Lagipula aku masih normal, hmph!" Feng Xin membuang muka dengan menyebikan bibir.
"I-iya tuan muda." An Lin menunduk pasrah dengan kedua pipi merona, karena harus memperlihatkan tubuhnya pada Feng Xin tanpa sehelai benang.
"Benar-benar menyusahkan misi menyembuhkan Dantian yang cacat ini. Benar-benar merepotkan," gerutu Feng Xin dengan mengerucutkan bibir.
__ADS_1
Ia memasukan stalaktit berusia 1000 tahun, air susu naga putih berusia 2000 tahun, dan memanggil pangeran sampah itu, "Pangeran cepat kemari!"
An Lin berjalan sambil menutupi bagian vitalnya alias terong S miliknya yang seperti cacing dan membuat Feng Xin tertawa cekikikan sambil menutup mulutnya.
"Ini lagi tidur tuan muda, coba saja kalau bangun dia akan ganas," ucapnya penuh percaya diri.
"Masuklah ke dalam!" seru Feng Xin menunjuk bak kolam air yang sudah berubah warna menjadi cairan putih susu.
An Lin masuk ke dalam dan bersila dengan memejamkana mata. Feng Xin membuat 1000 lapisan pelindung Naga Darah, agar tak merusak ruangan penginapan Hao Ling.
"Tahan dan usahakan dengan tekad kuat agar tetap sadar." Feng Xin mengumpulkan energi Qi miliknya ke kedua telapak tangan.
Lalu dihentakan ke punggung An Lin, "Seni 9 bintang: Permata Kaisar Langit!"
Siluet-siluet jarum merah melayang mengelelilingi tubuh An Lin dan secepat kilat melesat ke beberapa bagian tubuh An Lin, tapi kebanyakan di daerah pusat.
Seperti mendapat kejutan listrik yang amat kuat, An Lin menjerit, "Aaaaakh ...! Sakit sekali!"
Feng Xin terus mengalirkan energi Qi dan energi spiritualnya. Seakan paham apa yang akan dilakukan Feng Xin, Yuan Shi berjaga di depan pintu dengan kewaspadaan tinggi menggunakan kesadaran ilahi.
Tetes demi tetes keringat menemani teriakan dan raungan An Lin.
Tulang-tulangnya bergemeretak berganti dengan yang baru yaitu tulang kaisar. Feng Xin langsung membantu seni penguatan tulang An Lin ke level kaisar dan rasa sakitnya 1000 kali dari kenaikan level tulang raja.
Dantiannya yang hancur, perlahan pulih dan membentuk mangkuk pusaran galaksi.
BOOF! BOOF!
Ledakan demi ledakan teredam mengiringi kenaikan level An Lin dari manusia biasa menjadi seorang kultivator.
"Ini langkah selanjutnya." Feng Xin memasukan kristal pecahan dewa Deza dan inti montser naga biru Azulong ke dalam bak mandi.
Kedua kristal tersebut, hanya dalam satu nafas masuk ke dalam Dantian An Lin dan menyatu denganya.
Dantiannya membesar menjadi 100 danau seluas 1 km.
__ADS_1
Benar-benar kenaikan level yang sangat cepat dan fantastis. Tapi itu membuat pondasi kultivasi An Lin goyah.
"Kamu bersemedilah selama 1 bulan, untuk menguatkan pondasimu. Saat ini aku tidak bisa membuat pil Bintang Tujuh untuk mempercepat penguatan pondasi kultivasi," bisik Feng Xin.